fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Oktober 20, 2020
Update Covid-19 Indonesia
368,842
Total Kasus
Updated on 20/10/2020 2:26 pm
Beranda Kota Mataram Diringkus Polisi, Spesialis Pembobol Gudang Ekspedisi Ini Menangis

Diringkus Polisi, Spesialis Pembobol Gudang Ekspedisi Ini Menangis

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Spesialis pembobol gudang ekspedisi, SH (35) warga Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram ini ditangkap tim Opsnal Polsek Cakranegara.

"Pelaku kami tangkap Rabu dini hari 22 April sekitar pukul 00.30 wita,’" ungkap Kapolsek Cakranegara, AKP Zaki Magfur di Mataram, Kamis (23/04/2020).

Dituturkannya, kronogis kejadian berawal dari pembobolan dengan TKP Jalan Anggada nomor 3 Lingkungan Karang Kelebut, Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara. Pelaku masuk ke gudang milik PT Gajah Gotra Bali. Modusnya, pelaku bersama dua orang rekannya melompati gerbang gudang. Selanjutnya merusak terpal penutup truk. Pelaku selanjutnya mengambil 16 dus pasta gigi di gudang tersebut.

- Advertisement -

"Itu modus yang dilakukan pelaku," bebernya.

Setelah menerima laporan. Kepolisian turun melakukan penyelidikan. Korban dan saksi diintrogasi petugas. Titik terang didapatkan petugas dengan mengantongi ciri-ciri dan identitas pelaku. Penangkapan ini berjalan cukup heroik. Karena petugas sempat kejar-kejaran dengan pelaku. Tapi pelaku ditangkap berkat kesigapan petugas. ‘"Sudah kita tangkap setelah dikejar,’" tutur Zaki.

Menariknya, saat penangkapan, setelah berhasil dikejar petugas, pelaku sempat menangis dan meminta maaf kepada petugas. Petugas tidak bergeming dan tetap menangkap pelaku.

"Itu kan cara dia (pelaku) saja agar kita kasihan. Seperti anak kecil saja," ujarnya.

Usai ditangkap, pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Cakranegara untuk diproses lebih lanjut. Pelaku mengakui perbuatannya. Dia mengaku membobol gudang sesuai dengan laporan yang diterima petugas.

Saat ditangkap, barang bukti yang diamakan petugas berkurang 1 dus. Total barang bukti yang diamakan petugas sebanyak 9 dus pasta gigi.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas. Coleng belum memiliki catatan kriminal. Dia juga bukan residivis.

‘’Dia (pelaku) bukan residivis. Tapi dia lima kali membobol gudang dan baru kali ini tertangkap," terang Zaki.

Atas perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (f3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

SALAM akan Kembangkan Kawasan Perbatasan Kota Mataram

HarianNusa.com, Mataram - Pembangunan Kota Mataram saat ini belum benar-benar merata. Pelayanan publik di sektor kesehatan, pendidikan, dan juga pusat perekonomian seakan terkonsentrasi hanya...

Posyandu Keluarga, Pusat Edukasi dan Solusi Masalah Sosial

HarianNusa.com, Lombok Timur - Masih banyak ditemukannya kasus stunting, gizi buruk, kematian bayi, kematian ibu hamil serta masalah pernikahan dini di NTB menjadi pekerjaan...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia