fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Mei 21, 2020
Update Covid-19 Indonesia
19,189
Total Kasus
Updated on 21/05/2020 1:42 am
Beranda Kota Mataram Diringkus Polisi, Spesialis Pembobol Gudang Ekspedisi Ini Menangis

Diringkus Polisi, Spesialis Pembobol Gudang Ekspedisi Ini Menangis

HarianNusa.com, Mataram – Spesialis pembobol gudang ekspedisi, SH (35) warga Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram ini ditangkap tim Opsnal Polsek Cakranegara.

"Pelaku kami tangkap Rabu dini hari 22 April sekitar pukul 00.30 wita,’" ungkap Kapolsek Cakranegara, AKP Zaki Magfur di Mataram, Kamis (23/04/2020).

Dituturkannya, kronogis kejadian berawal dari pembobolan dengan TKP Jalan Anggada nomor 3 Lingkungan Karang Kelebut, Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara. Pelaku masuk ke gudang milik PT Gajah Gotra Bali. Modusnya, pelaku bersama dua orang rekannya melompati gerbang gudang. Selanjutnya merusak terpal penutup truk. Pelaku selanjutnya mengambil 16 dus pasta gigi di gudang tersebut.

"Itu modus yang dilakukan pelaku," bebernya.

Setelah menerima laporan. Kepolisian turun melakukan penyelidikan. Korban dan saksi diintrogasi petugas. Titik terang didapatkan petugas dengan mengantongi ciri-ciri dan identitas pelaku. Penangkapan ini berjalan cukup heroik. Karena petugas sempat kejar-kejaran dengan pelaku. Tapi pelaku ditangkap berkat kesigapan petugas. ‘"Sudah kita tangkap setelah dikejar,’" tutur Zaki.

Menariknya, saat penangkapan, setelah berhasil dikejar petugas, pelaku sempat menangis dan meminta maaf kepada petugas. Petugas tidak bergeming dan tetap menangkap pelaku.

"Itu kan cara dia (pelaku) saja agar kita kasihan. Seperti anak kecil saja," ujarnya.

Usai ditangkap, pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Cakranegara untuk diproses lebih lanjut. Pelaku mengakui perbuatannya. Dia mengaku membobol gudang sesuai dengan laporan yang diterima petugas.

Saat ditangkap, barang bukti yang diamakan petugas berkurang 1 dus. Total barang bukti yang diamakan petugas sebanyak 9 dus pasta gigi.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas. Coleng belum memiliki catatan kriminal. Dia juga bukan residivis.

‘’Dia (pelaku) bukan residivis. Tapi dia lima kali membobol gudang dan baru kali ini tertangkap," terang Zaki.

Atas perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (f3)

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Gudang Tepung Terigu Oplosan Digerebek Polisi

HarianNusa.com, Mataram - Sebuah gudang di komplek pertokoan Jalan Gora Kelurahan Selagalas digerebek unit Tipidter Satreskrim Polresta Mataram. Gudang tersebut digerebek karena diduga digunakan...

Gubernur NTB Terbitkan Keputusan Baru Soal Idul Fitri

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerbitkan keputusan terbaru yang mengatur tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah...

NTB Terbaik Kedua Indeks Kesembuhan dari Covid-19 di Indonesia

HarianNusa.com, Mataram - Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid-19 di kawasan Indonesia timur. Dalam kesempatan tersebut, Wakil...