fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Mei 21, 2020
Update Covid-19 Indonesia
19,189
Total Kasus
Updated on 21/05/2020 12:42 am
Beranda NTB Polisi Gagalkan Perang Petasan di Udayana, Satu Orang Diamankan

Polisi Gagalkan Perang Petasan di Udayana, Satu Orang Diamankan

HarianNusa.com, Mataram – Perang petasan atau mercon di Jalan Udayana berhasil digagalkan petugas dari Polsek Mataram. Lokasi tersebut kerap dijadikan ajang perang petasan usai melaksanakan ibadah salat subuh. Upaya tersebut langsung digagalkan petugas dengan turun ke lokasi.

Bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat hari Minggu pagi, 17 Mei 2020 sekitar pukul 05.30 wita. Bahwa akan ada perang petasan di Jalan Udayana Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Tim Sabhara Polsek Mataram beserta reskrim langsung turun melakukan antisipasi. Setibanya di lokasi, petugas mendapatkan kerumunan massa yang diduga akan melaksanakan perang petasan. Mengetahui kedatangan petugas, warga masyarakat yang didominasi pemuda itu lari berhamburan. Perang petasan pun gagal dilaksanakan.

‘’Setelah anggota turun ke sana. Mereka langsung bubar dan tidak jadi melaksanakan perang petasan,’’ ungkap Kapolsek Mataram, Rafles Girsang dalam rilis yang disampaikan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K, M.Si., Minggu (15/5/2020).

Saat pembubaran perang petasan itu. Petugas mengamankan seorang berinisial RJ (21 tahun), waga Kebon Jeruk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Ia diamankan karena kedapatan membawa petasan di depan Hotel Madani Jalan Udayana. RJ kedapatan membawa 7 buah petasan merk Pegatop.

"Ada satu orang yang kita amankan karena kedapatan membawa petasan dan Ada 7 petasan yang dia bawa,’’ ungkapnya.

Selanjutnya, RJ dibawa ke Mapolsekta Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian dipastikan tidak main-main dengan aksi perang petasan. Tidak hanya mengganggu umat muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan Suci Ramadan. Tetapi juga sangat berbahaya dilakukan saat pandemi covid-19 seperti saat ini.

"Ini juga sedang penanganan untuk menghentikan penyebaran covid-19. Masih ada saja yang main petasan sambil berkumpul – kumpul,’’ ujarnya.

Perang petasan di Jalan Udayana menjadi atensi kepolisian. Sebelumnya beberapa kali telah terjadi pada Minggu pagi dan sangat mengganggu ketenangan masyarakat. Tidak hanya mengganggu masyarakat sekitar. Tapi juga pengguna jalan yang terganggu.

‘’Kami dari kepolisian mengimbau untuk tidak lagi melaksanakan perang petasan. Kami akan bertindak tegas,’’ ungkapnya sembari mengatakan secara keseluruhan kegiatan pengamaman perang petasan Polsek Mataram tersebut berlangsung aman dan kondusif. (f3)

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....

Kedisiplinan Warga Mengenakan Masker Meningkat

HarianNusa.com, Mataram - Salah satu upaya kolektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan menggunakan masker, terlebih saat beraktivitas di luar rumah. Karena itulah Pemprov...

Gubernur NTB Terbitkan Keputusan Baru Soal Idul Fitri

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerbitkan keputusan terbaru yang mengatur tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah...