fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Mei 21, 2020
Update Covid-19 Indonesia
19,189
Total Kasus
Updated on 20/05/2020 3:27 pm
Beranda NTB ACT dan The Datu Kolaborasi Gelar Konser Kemanusiaan

ACT dan The Datu Kolaborasi Gelar Konser Kemanusiaan

HarianNusa.com, Mataram – Pandemi covid-19 yang kian hari semakin mengkhawatirkan membuat sendi-sendi perekonomian rakyat semakin sulit, banyak pekerja harian yang terdampak khususnya para pekerja/penggiat seni. Dengan ada aturan physical distancing dan pembatasan berkumpul di area publik otomatis mematikan peluang usaha bagi para pekerja seni, misalnya yang bergerak di bidang musik karena wabah pandemi covid-19 banyak jadwal mengisi hiburan di cancel dan ijin mengadakan konser di ruang publik tidak diberikan oleh pihak berwenang.

Menyikapi situasi tersebut Aksi Cepat tanggap (ACT) menggandeng salah satu band Indie lombok yang sedang naik daun The DATU Band untuk berkolaborasi melakukan konser kemanusiaan #dirumahaja, band yang terkenal dengan lirik bahasa sasak dan mempunyai masa yang sangat banyak di penjuru pulau lombok. Konser kemanusiaan untuk menggalang dana yang diperuntukan untuk para pekerja seni.

Itok sang vokalis, menceritakan rasa keprihatinannya pada para penggiat seni yang ada di Lombok karena pandemi ini, banyak yang terkena dampaknya selain pelaku Seni, juga penyedia peralatan seperti, panggung, penyedia alat musik dan crew di belakang panggung yang berpenghasilan pas ada event aja juga merasakan efek dari pandemi ini.

"Apalagi menjelang Ramadhan seperti ini, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, semoga dengan konser amal ini bisa terkumpul donasi untuk membantu teman-teman crew yang memang dalam keadaan sulit secara ekonomi," harapnya.

Kepala Cabang ACT NTB, Lalu Muhammad Alfian menyampaikan harapannya semoga dengan kegiatan konser kolaborasi antara ACT dan The DATU band ini bisa menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama, khususnya kepada para pekerja seni yang memang sekarang langsung merasakan dampak dari pandemi ini dengan tidak adanya JOB event dan konser.

"Dan semoga kegiatan ini memberikan dampak positif dan menggerakkan semua komunitas seni untuk bisa bergerak bersama dan berkolaborasi dalam upaya menggalang donasi bagi para pekerja seni yang terdampak pandemi covid-19," harapnya pula.

Bimo salah satu anggota komunitas MC Lombok yang menjadi host konser tersebut membuat acara semakin semarak dan menarik

Di akhir acara setiap anggota band memberikan closing statement, Itok sang vokalis mengatakan berbagilah karena berbagi tak pernah rugi, Yoyo sang gitaris mengatakan Sedekah adalah berbisnis dengan akhirat, sedangkan Bintang bassis mengungkapkan harapannya semoga pandemi ini segera berakhir dan semua kembali normal lagi, sementara Itonk pemain keyboard mengajak semua crew yang ada di rumah untuk tetap bersabar dan semoga pandemi ini segera berakhir, terakhir Poci sang Drummer menyampaikan masalah covid ini bukan masalah satu dua atau tiga orang, ini adalah masalah bersama. Ia mengajak untuk saling membantu dan bersama-sama berdoa agar pandemi ini segera berlalu dan para pekerja di industri kreatif bisa berkarya kembali dan bisa mencari rezeki yang halal.

Bimo sebagai host merangkum closing statement dari semua anggota band. "apapun yang kita berikan kepada seseorang insha Allah itu sangat bermakna dan semoga Covid-19 ini segera berlalu dan semoga badai ini bisa kita lewati dengan bahagia, dengan gembira karena bahagia itu tidak susah yang membuat kita tidak bahagia itu karena kita lupa untuk bersyukur, memperbanyak syukur membuat kita bahagia," ungkapnya.

Mengakhiri ucapannua Bimo tidak lupa mengajak mengajak semua untuk berdonasi melalui ACT lewat tautan bit.ly/thedatupeduli. (f3)

Berita Populer Pekan Ini

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi(Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....

Tulis Berita Tentang Seorang Nenek Tak Dapat Bantuan, Wartawan Ini Dibogem Oknum Kadus di Lobar

HarianNusa.com, Lombok Barat - Nasib naas menimpa seorang wartawan media online bernama Ahmad Sahib warga desa Kediri kabupaten Lombok Barat. Lantaran berita yang ia...

Terus Meningkat, 34,5% Pasien Positif CoVid-19 di NTB Sembuh

HarianNusa.com, Mataram - Trend kesembuhan pasien dari positif Covid 19 di NTB dalam beberapa hari belakangan ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, bahkan jauh melampaui...