fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Februari 28, 2021
Update Covid-19 Indonesia
1,329,074
Total Kasus
Updated on 28/02/2021 5:11 am
Beranda NTB SmeetOn, Aplikasi Meeting Virtual Buatan Diskominfotik NTB

SmeetOn, Aplikasi Meeting Virtual Buatan Diskominfotik NTB

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Aplikasi SmeetOn berbasis Big Blue Button (BBB) merupakan produk open source dengan lisensi GNU GPL sehingga memungkinkan untuk penggunanya memodifikasi source code sesuai dengan kebutuhan masing-masing penggunanya.

Tetapi apakah anda tahu manfaat aplikasi SmeetOn? SmeetOn merupakan aplikasi untuk menggelar meeting secara online yang mirip dengan aplikasi Zoom dan berbagai aplikasi meeting online berbayar lainnya. Aplikasi meeting virtual kini mulai favorit dan banyak di gunakan oleh institusi atau lembaga untuk melakukan rapat secara online di masa Pandemi Covid 19, karena adanya kebijakan physical distancing dan menghindari kerumunan.

Namun aplikasi SmeetOn yang merupakan buatan Dinas Komunikasi, informatika dan Statistik Pemerintah Provinsi NTB tersebut, beda dengan aplikasi berbayar yang banyak tersedia di playstore.

- Advertisement -

Kepala Dinas Komunikasi, informatika dan Statistik NTB, Gde Putu Aryadi, S.Sos, MH, saat melayani wawancara sejumlah awak media, Kamis (20/8-2020) menjelaskan bahwa aplikasi SmeetOn buatan Tim IT dinas yang dipimpinnya, mirip dengan aplikasi Zoom dan sejenisnya. Namun aplikasi SmeetOn, menurutnya lebih simple dalam operasionalnya.

“Kalau Zoom harus diinstal di android atau di perangkat komputer yang akan digunakan. Namun SmeetOn cukup menggunakan web browser yang pada umumnya sudah tersedia pada perangkat masing-masing sehingga cukup mengunjungi tautan undangan yang dikirimkan oleh host, peserta meeting virtual dapat terkoneksi,” jelas mantan Irbansus pada Inspektorat NTB yang akrab di sapa Pak Gde.

Diterangkannya, bahwa SmeetOn sengaja dibuat, selain untuk keamanan data dan informasi pemerintah daerah, juga dalam upaya efisiensi anggaran.

“Jika menggunakan Zoom, kita harus bayar dengan cost (biaya -red) hitungan mencapai ratusan dolar, namun dengan menggunakan aplikasi buatan kita sendiri, maka cost untuk biaya langganan tidak perlu. Ini sekaligus untuk pemberdayaan SDM internal kita,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Yasrul, S.Kom.M.Kom menambahkan, bahwa sejak Pandemi Covid 19 melanda Indonesia, khususnya NTB sejak Maret tahun ini, maka seluruh kegiatan rapat virtual yang dilaksanakan Pemprov NTB, menggunakan aplikasi SmeetOn. Bahkan Smeeton juga sempat digunakan untuk menfasilitasi Makorem 162/ Wira Bhakti dan BNNP NTB untuk koordinasi dengan jajarannya di Kabupaten/kota.

Yasrul mencontohkan, siaran live peringatan Tahun Baru Islam yang digelar dari IC NTB di Mataram juga menggunakan aplikasi smeeton dikoneksikan dengan live streaming.

“Kami terus meng-upgrade aplikasi ini demi kesempurnaan dan kelancaran dalam mendukung tatanan baru saat ini,” jelasnya.

Selain aplikasi smeeton, ia juga menjelaskan saat ini pihaknya sedang meng-upgrade aplikasi NTB Mall sebagai sebuah marketplace yang telah di luncurkan oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah pada puncak peringatan HUT Republik Indonesia ke 75 tahun 2020 kemarin. Aplikasi ini merupakan media pemasaran untuk beragam produk NTB.

Sebelumnya, Diskominfotik telah berhasil membangun sejumlah aplikasi berbasis digital untuk memperlancar pelayanan publik dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Diantaranya adalah aplikasi e-sakip. Dengan aplikasi ini, selain mempermudah laporan akuntabilitas kinerja OPD, juga menjadi salah satu instrumen inovasi yang ikut menentukan keberhasilan NTB meraih Nilai SAKIP, BB. Juga ada aplikasi SIP (sistem informasi posyandu), aplikasi NTB Care, JPS Gemilang dan sistem tata kelola lainnya. (*)

- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Pemkab Lobar Menangkan Sengketa Lahan Puskesmas dan Pasar Seni

HarianNus.com, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali memenangkan sengketa aset daerah. Kali ini pemkab Lobar menang atas sengketa lahan puskesmas dan pasar...

Puluhan Wartawan di NTB Ikuti UKW

HarianNusa.com, Mataram - Puluhan wartawan dari berbagai media baik online, cetak, dan radio di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia