fbpx
23 C
Mataram
Kamis, Oktober 29, 2020
Update Covid-19 Indonesia
404,048
Total Kasus
Updated on 29/10/2020 11:15 am
Beranda Headline Jokowi ke Lombok, Mahasiswa Selfie Berlatar "Tolak Jokowi”

Jokowi ke Lombok, Mahasiswa Selfie Berlatar “Tolak Jokowi”

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Presiden Joko Widodo mengunjungi Lombok, Kamis (19/10). Jokowi melakukan rangkaian acara, di antaranya meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan menghadiri malam penutupan Konferensi Alumni Al-Azhar di Masjid Hubul Wathan NTB, Kota Mataram.

Saat kedatangan Jokowi, puluhan mahasiswa berbagai kampus di Mataram dan Lombok Timur melakukan aksi protes dengan selfie berlatar spanduk bertulis penolakan kedatangan Jokowi.

“Kita bersama mahasiswa selfie bareng untuk penolakan terhadap kedatangan Jokowi,” ujar Zul Harmawadi.

- Advertisement -

Mahasiswa melakukan selfie berlatar penolakan kedatangan Jokowi di Lombok. (dok. istimewa)

Puluhan mahasiswa dari kampus Universitas Mataram, Universitas Islam Negeri Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram, IKIP dan Universitas Hamzanwadi Lombok Timur berselfie memegang spanduk bertulis penolakan kedatangan Jokowi,

Aksi mahasiswa tersebut bukan tanpa alasan yang jelas, mahasiswa menilai kedatangan Jokowi untuk meresmikan KEK merupakan salah satu bentuk mempermudah investor asing berinvestasi di NTB dengan mengorbankan lahan warga.

Beberapa lahan di KEK milik warga hingga saat ini belum tuntas penyelesaian sengketanya. Sehingga mahasiswa mendesak agar pemerintah tidak hanya mementingkan investasi asing tapi juga berlaku adil terhadap masyarakat di NTB.

Mahasiswa melakukan selfie berlatar penolakan kedatangan Jokowi di Lombok. (dok. istimewa)

“Penyelesaian konflik lahan tersebut belum terselesaikan. Tidak hanya Mandalika, sejumlah sektor pariwisata sarat muatan monopoli untuk keuntungan investor asing,” ucapnya.

Menurutnya, pariwisata yang menjanjikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat merupakan ilusi atau kebohongan. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pedagang asongan yang diusir dari Lombok Internasional Airport (LIA). Padahal sebelumnya pemerintah berjanji, jika LIA dibangun, maka akan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas lagi.

Beberapa rentetan ketidakadilan struktural tersebut, memicu mahasiswa menolak kedatangan Jokowi dengan melakukan selfie berlatar spanduk bertulis penolakan kedatangan Jokowi di Lombok. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Telah Diresmikan, Kini Warga Poan Bisa Beribadah di Masjid Ibadurrahman

HarianNusa.com, Lombok Barat - Masjid Hidayatullah yang dibangun pada tahun 1993 yang berlokasi di Dusun Poan Selatan, Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok...

Kunjungi Sumbawa, Wagub Semangati Para Nakes

HarianNusa.com, Sumbawa - Rumah Sakit menjadi salah satu garda terpenting dalam penanganan Covid-19. Tidak sedikit tenaga kesehatan yang menjadi korban wabah ini. Oleh karena...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia