fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Oktober 31, 2020
Update Covid-19 Indonesia
406,945
Total Kasus
Updated on 31/10/2020 3:42 am
Beranda NTB Respon Cepat, Gubernur NTB Pastikan Kondisi Sapri Pengidap Penyakit Komplikasi Tertangani

Respon Cepat, Gubernur NTB Pastikan Kondisi Sapri Pengidap Penyakit Komplikasi Tertangani

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Kondisi kesehatan mahasiswa Universitas Mataram (Unram), Sapri (24) yang sempat viral di media sosial mendapat perhatian cepat Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc.

Melihat informasi yang beredar di media sosial, Gubernur mengambil langkah cepat dengan memastikan kondisi perawatan Sapri melalui Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur ingin memastikan bagaimana kondisi terkini perawatan dan kondisi sosial ekonomi Sapri yang merupakan anak muda kelahiran Hu’u Kabupaten Dompu yang terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Dompu, karena mengidap penyakit komplikasi.

- Advertisement -

"Ini merupakan respon dan bagian dari langkah cepat Gubernur setelah melihat dan menerima informasi dan pengaduan dari masyarakat melalui akun facebook beliau," kata Kepala Dinas Sosial, H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., melalui saluran telepon (18/10).

Sapri, sejak sabtu (17/10) malam mendapatkan kunjungan langsung dari Dinas Sosial Provinsi NTB melalui Pilar Sosial Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Informasi yang didapat dari kunjungan tersebut yakni Sapri masih tercatat sebagai mahasiswa Unram yang dalam proses menyelesaikan semester akhir pendidikan. Kondisinya lemas tak berdaya di Rumah Sakit Dompu, karena mengidap penyakit komplikasi, seperti batu Ginjal/Luka di bagian hati dan maag. Harapannya, Sapri dapat mendapatkan rujukan pengobatan lebih lanjut.

Sedangkan kondisi sosialnya, Sapri merupakan anak dari Kalisom dan Firdaus (Almarhum,red). Ia merupakan salah satu keluarga tidak mampu, asal Dusun Sigi RT 02 RW 02 Desa Huu Kecamatan Hu’u. Mereka bukan dari Peserta penerima bantuan PKH, BPNT Program Kemensos RI. Namun, bantuan di masa Covid-19 seperti Bantuan Sosial Tunai pernah didapat. Kemudian tentang BPJS, Sapri sebelumnya menggunakan BPJS Mandiri, namun terkendala biaya, BPJS saat ini terkonfirmasi ada tunggakan iuran.

"Pagi ini bantuan sementara diserahkan untuk membayar tunggakan BPJS adinda Sapri, supaya kartu BPJS-nya aktif kembali dan penanganan di rumah sakit menjadi Gratis," ungkap Ahsanul Khalik.

Selanjutnya, Sapri akan ditangani lebih lanjut oleh Tim Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, agar anak muda tersebut segera pulih dan kembali berjuang meraih pendidikan dan membantu orang tua dan adik-adiknya.

"Untuk Kondisi ekonomi, akan kami cek juga apakah keluarganya sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau tidak. Agar kemudian BPJS keluarganya bisa dialihkan ke PBI," ujarnya. (**)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Kunjungi Sumbawa, Wagub Semangati Para Nakes

HarianNusa.com, Sumbawa - Rumah Sakit menjadi salah satu garda terpenting dalam penanganan Covid-19. Tidak sedikit tenaga kesehatan yang menjadi korban wabah ini. Oleh karena...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Operasi Zebra Gatarin 2020 di KSB Sasar Objek Pariwisata dan Pelabuhan penyebrangan

HarianNusa.com, Sumbawa Barat – Para pengendara di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) baik roda dua maupun roda empat harus melengkapi surat-surat kendaraan seperti STNK dan...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia