fbpx
23 C
Mataram
Rabu, April 21, 2021
Update Covid-19 Indonesia
1,620,569
Total Kasus
Updated on 21/04/2021 1:38 pm
BerandaNasionalHadapi Pandemi, Pengacara Muda Berkolaborasi dengan Kreator Konten Digital

Hadapi Pandemi, Pengacara Muda Berkolaborasi dengan Kreator Konten Digital

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com, Jakarta – Situasi pandemi berdampak besar dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Banyak para pelaku wirausaha yang bisnisnya tutup, bangkrut dengan terlilit hutang akibat besar nya operasional perusahaan yang tidak bisa diimbangi dengan pendapatan. Namun tidak sedikit juga yang bisnisnya survive dan bertumbuh dalam masa pandemi ini.

Menyikapi terkait fenomenal yang banyaknya wirausaha yang kebingungan menjalankan usahanya dalam kondisi menghadapi wabah pandemi, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 BNPB mengadakan Talk Show bersama para praktisi digital kontent dan praktisi pengacara. Dua bidang bisnis yang berbeda, namun menariknya dalam talk show ini bisa dibuktikan perbedaan bidang bisnis Digital Marketing dan Bidang Law Firm dapat bersinergi.

Acara ini disiarkan secara langsung dari media center satuan tugas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Selasa 23 Februari 2021, pukul 11.00 WIB secara Livestream dipandu host Egiet Hapsari.

- Advertisement -

Dalam kondisi Pandemi ini, para pengusaha berusaha untuk mennyelamatkan bisnisnya. Berbagai strategi dirancang dan dilakukan.

Di bidang industri konten kreatif , Imam Pratomo salah satu narasumber mengatakan, bahwa kondisi pandemi menbuat dia berpikir keras untuk menjadikan peluang baru buatnya. Mantan jurnalis yang sudah menggeluti bidang media selama 14 tahun membuatnya mengambil keputusan mulai 6 bulan yang lalu, untuk memulai bisnis baru di bidang kontent kreatif. Pandemi dijadikannya moment untuk menjadi pengusaha konten digital, dan ternyata peluang ini bagus dimana saat pandemi ini banyak yang memasarkan produknya dengan Digital Markateng.

Sama halnya dengan yang dialami oleh seorang pengacara muda Armansyah, SH , MH. Dalam situasi pandemi, dalam hal beracara di persidangan, pemerintah menerapkan saat ini persidangan dilakukan dengan sistem hybrid. Artinya ada off line dan on line untuk mencegah penyebaran Covid-19. walaupun tetap menjalankan Protokol Kesehatan selama setiap bersidang, Ari saapan akrabnya tidak menampik bahwa di persidangan pun bisa terjadi cluster penyebaran Covid-19. Dan Ari pun menyampaikan tidak sedikit Hakim hakim persidangan yang terpapar CoVid-19.

Untuk melindungi dirinya supaya imun nya kuat dan supaya tetap Vit pengacara muda ini pun mengatakan, tetap jaga prokes dalam bersidang dan rajin minum vitaminsambil menunggu vaksin giliran diri nya.

Selanjutnya host Egiet Hapsari pun menanyakan kepada Ari, apakah diri nya sempat berpikir untuk shifting, beralih kepada konten digital untuk menjalan kan bisnisnya ?

Ari mengakui bahwa saat pandemi ini, supaya dekat dengan client atau untuk menambah client baru, cara digital adalah cara marketing yang paling bagus. Ia mengaku menggunakan jasa digital agency yang kontennya memberikan pengetahuan terkait hukum kepada masyarakat. Dan apa yang dilakukan Ari cara paling efektif di masa pandemi dengan menggandeng agency konsultan digital.

Selanjutnya di sesi penutup Talkshow, Ari pun menyampaikan supaya dalam kondisi pandemi ini tetap harus melakukan inovasi,
dan terus beradaptasi dengan perubahan perubahan yang terjadi.

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia