Kamis, Juli 18, 2024
spot_imgspot_img
BerandaPendidikanSMAN 3 Mataram Terapkan Transparansi dan Aturan Ketat dalam Proses Penerimaan Siswa...

SMAN 3 Mataram Terapkan Transparansi dan Aturan Ketat dalam Proses Penerimaan Siswa Baru

- Advertisement - Universitas Warmadewa

HarianNusa, Mataram – SMAN 3 Mataram menerapkan transparansi dan aturan yang ketat dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini.

Plt. Kepala SMAN 3 Mataram, Yuspita Martiningrum, S.Pd., mengungkapkan, berbagai tantangan dan sistem yang diterapkan dalam penerimaan siswa baru. Dengan berbagai jalur seperti afirmasi, perpindahan orang tua, prestasi akademik dan non-akademik, sekolah ini berkomitmen untuk menjalankan proses seleksi secara transparan dan adil.

*Sistem Jalur Afirmasi yang Ketat*

Banyak orang tua siswa masih belum memahami persyaratan lengkap untuk jalur afirmasi, termasuk kewajiban melampirkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang masih berlaku. "Banyak PKH yang sudah kadaluarsa, sehingga tidak bisa diproses. Setelah mereka melengkapi dengan surat keterangan tidak mampu dari dinas terkait, baru kami verifikasi," jelas Yuspita, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu, (16/6/24).

*Kuota dan Tahapan Penerimaan*

SMAN 3 Mataram menyediakan 72 kuota untuk jalur afirmasi, yang merupakan 20% dari total penerimaan. Pada hari terakhir pendaftaran, baru 4 dari 72 kuota yang terisi. "Selain itu, terdapat kuota untuk jalur perpindahan orang tua, prestasi akademik, dan non-akademik, seperti sertifikat olahraga dan hafalan keagamaan," terangnya.

*Tahapan Seleksi dan Verifikasi*

Seleksi untuk jalur prestasi akan dilaksanakan pada 25 Juni, dengan pendaftaran dibuka dari 21 hingga 24 Juni. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 27 Juni. SMAN 3 Mataram menampung total 360 siswa baru dengan berbagai jalur.

*Koordinasi dengan Dinas Pendidikan*

Yuspita menekankan pentingnya koordinasi dengan Dinas Pendidikan. "Kami tidak berani mengambil keputusan tanpa rekomendasi dari dinas. Semua harus sesuai aturan agar tidak ada pihak yang dirugikan," tegasnya.

*Menghindari Praktik Curang*

Yuspita memberikan peringatan kepada orang tua siswa untuk tidak melakukan praktik curang. "Jika ada transaksi yang tidak diketahui sekolah, maka risikonya ditanggung sendiri. Kami berkomitmen menjalankan proses ini dengan adil dan sesuai peraturan," ujarnya.

*Mengutamakan Keadilan*

Dalam upaya memberikan kesempatan yang adil bagi semua siswa, SMAN 3 Mataram berusaha menghindari favoritisme dan memastikan bahwa semua keputusan diambil berdasarkan aturan yang ada. "Kami ingin anak-anak mendapatkan hak mereka dengan cara yang benar," kata Yuspita.

Dengan sistem yang transparan dan koordinasi yang baik, SMAN 3 Mataram berharap proses penerimaan siswa baru tahun ini berjalan lancar dan adil bagi semua pihak. (HN3)

Ket. Foto:
Plt. Kepala SMAN 3 Mataram, Yuspita Martiningrum, S.Pd., saat diwawancara di kantornya. (HarianNusa)

RELATED ARTICLES
spot_img
Kamis, Juli 18, 2024
- Advertisment -spot_img

Populer Pekan ini

Kamis, Juli 18, 2024
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
- Advertisment -

Banyak Dibaca

Berita Terbaru

- Advertisment -