More
    BerandaPolitikPartai Berkarya di NTB Targetkan 30 Kursi di DPRD

    Partai Berkarya di NTB Targetkan 30 Kursi di DPRD

    HarianNusa.com, Mataram – Partai Berkarya (Beringin Karya) yang telah dinyatakan lolos oleh KPU sebagai peserta pemilu tahun 2019 itu sudah mulai menggeliat memanaskan mesin partai dengan melakukan penjaringan kader.

    Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra menyatakan untuk NTB, Partai besutannya itu menargetkan 30 kursi untuk DPRD kabupaten/kota di NTB pada pemilihan leguslatif 2019-2023 mendatang.

    “Target Partai Berkarya untuk NTB sebanyak 3 kursi untuk DPRD tingkat II. Di NTB kan ada 10 kabupaten/kota maka akan terlahir 30 korsi DPRD dari seluruh kabupaten/kota se NTB,” ujar Putra Mantan Presiden Soeharto yang akrab disapa Tommi tersebut kepada wartawan usai acara Deklarasi dan temu kader pengurus DPW dan DPD partai Berkarya se Nusa Tenggara Barat di Mataram, Kamis (03/05/2018).

    Sementara untuk tingkat DPR RI ia menargetkan meraih 1 korsi untuk masing-masing dapil, dimana jika 1 korsi itu dihitung 10 ribu maka 300 ribu untuk DPR RI yang harapannya dibagi menjadi 2 dapil.

    “Untuk tingkat nasional setiap dapil DPR RI diharapkan menyumbang 1 kursi,jadi totalnya 80 kursi dari sabang saampai Merauke. Sehingga kita harapkan ada 80 kursi di DPR RI dari Partai Berkarya,” harap Tommi optimis.

    Untuk meraih jumlah kursi yang ditargetkan itu ia optimis menggunakan caleg (calon legislatif) yang mumpuni yaitu mengutamakan tokoh-tokoh daerah dan juga memberikan program-program ekonomi kerakyatan.

    “Untuk pencalonan Partai Berkarya akan melakukan penjaringan dan apabila melebihi kouta maka nantinya akan dilakukan evaluasi mana yang lebih berkualitas untuk dicalonkan,” katanya sambil mencotohkan sosok Mamiq Ngoh yang sangat familiar sebagai tokoh masyarakat sehingga sudah tentu banyak pendukungnya.

    Ditanya apakah dirinya akan maju dalam perhelatan pilpres 2019 mendatang Tommi mengatakan bahwa saat ini Partai Berkarya sedang fokus untuk legislatif.

    “Karena beradasarkan Undang Undang bahwa partai baru tidak boleh mendaftarkan calon presiden harus partai yang sudah mempunyai suara di DPR.

    “Dan itupun harus 20 persen,” ujarnya.

    Tommi menegaskan untuk pilpres 2019 mendatang Partai Berkarya belum menentukan siapa yang akan didukung menjadi bakal calon presiden dan wakil presiden.

    Partai berkarya memastikan akan membuka pintu selebar lebarnya kepada semua Ormas yang ingin bergabung bersama dalam mensejahterakan masyarakat dan membangun bangsa.

    “Semua Ormas yang ingin bergabung bersama Partai Berkarya akan kami rangkul dan ajak untuk bersama-sama membesarkan partai ini demi mensejahterakan masyarakat dan demi bangsa yang lebih baik,” pungkasnya. (f3)

    spot_img

    Baca Juga

    spot_img
    error: Content is protected !!