Astaghfirulloh, Lantaran Jemuran Seorang Ibu Berlumuran Darah

61
Hj. Sartia (75) menjalani perawatan intensiif setelah dilempar anak kandungnya sendiri.
Hj. Sartia (75) menjalani perawatan intensiif setelah dilempar anak kandungnya sendiri. (foto: ist)

HarianNusa.com, Dompu – Nasip naas menimpa Hj. Sartia (75) asal Dusun Kara, Desa Lanci, Kecamatan Manggalewa, Dompu. Dia mendapat jahitan yang cukup banyak di pelipis kanannya akibat dilempar anak kandungnya, Kamis (8/6) kemarin.

Kronologis

Kronologis bermula saat anaknya berinisial HR (30) melarang ibunya menjemur pakaian di halaman rumah pelaku. Namun, ibu kandungnya justru tidak menggubris perkataan pelaku. Ia tetap menjemur pakaian meskipun ditegur anaknya.

Tiba-tiba pelaku marah dan mengambil batu. Pelaku melemparkan batu tersebut sebanyak lima kali ke arah ibunya sendiri. Lemparan tersebut mengenai badan dan kepala korban, sehingga mengakibatkan luka robek di pelipis kanannya.

Korban pun berlari minta pertolongan menuju Polsek Manggelewa. Anggota polisi yang melihat korban berlumur darah segera membawa korban ke Puskesmas Soriutu, Kecamatan Manggelewa.

“Kami sempat kaget melihat korban yang berlari dengan kondisi bersimbah darah ke sini. Kita segera mengantarkan korban ke puskesmas. Saat ini pelaku masih dalam pencarian kami. Dia kabur usai kejadian,” ujar Kapolsek Manggelewa, Ipda Ramli, SH dihubungi. (sat)

iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=