Gelar “Sahur On The Road” KAMMI Bagi-bagi Sahur untuk Kaum Duafa

79
Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.

HarianNusa.com, Mataram – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Mataram (Unram) menggelar kegiatan Sahur On The Road di Kota Mataram, Minggu (11/6). Sasarannya adalah kaum duafa di Kota Mataram.

Kegiatan tersebut dimulai dengan pelepasan di depan gerbang Unram. Relawan KAMMI kemudian menyisir wilayah-wilayah yang kerap menjadi tempat kaum duafa. Wilayah Ampenan, Jalan Sriwijaya dan kompleks pertokoan Cakranegara menjadi tempat relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada pemulung dan masyarakat kurang mampu.

Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.

Selain KAMMI Unram, acara tersebut diikuti juga oleh ACT-MRI NTB dan KRC NTB. Saat melihat kaum duafa di sepanjang jalan yang mereka lalui, para relawan membagikan makanan untuk sahur. Tampak senyum bahagia warga yang mendapat bingkisan sahur tersebut.

Ketua KAMMI Unram, Harmoko mengatakan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian KAMMI terhadap kaum duafa di Kota Mataram. Selain itu, kegiatan dimaksud untuk memberikan suntikan kepekaan sosial agar warga NTB turut membantu kaum duafa di Kota Mataram.

“Untuk mempertegas maksud dan tujuan bagi-bagi sahur pagi ini, yaitu sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap masyarakat sekitar, dan merangsang kepekaan serta jiwa sosial pemuda yang semakin lama mulai redup terhadap kondisi lingkungan,” ujarnya.

Sebanyak 14 relawan membagikan sekitar 50 paket sahur untuk masyarakat di Kota Mataram yang ditemui di emperan-emperan toko, di pinggir jalan dan di lokasi lainnya.

Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
“Kita bagikan sekitar 50-an paket sahur untuk warga. Semoga acara bagi-bagi sahur tidak hanya dimaknai sebagai seremonial biasa, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan jiwa sosial untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutupnya. (sat)
iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=