PAD NTB 2016 Jeblok Karena Deviden Dari PT DMB Belum Diterima

72
Wakil Gubernur NTB HM. Amin
Wakil Gubernur NTB HM. Amin

HarianNusa.com, Mataram – Wakil Gubernur (Wagub) NTB H. Muhammad Amin mewakili Gubernur NTB menyampaikan jawaban terkait pemandangan umum fraksi PKS yang menyesalkan penurunan PAD Provinsi NTB tahun 2016 lalu. Jumat, (23/6).

Hal itu disampaikan Amin pada sidang Paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Gubernur NTB atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda pertanggung jawaban APBD tahun anggaran 2016.

Menurut Amin, Berkurangnya PAD Provinsi NTB 2016 disebabkan belum diterimanya deviden dari PT Daerah Maju Bersaing (DMB) sebesar Rp 85 miliar lebih.

“Jadi, jika setoran deviden PT DMB itu masuk, maka posisi keuangan kita akan stabil,” paparnya.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada semua pihak terutama anggota DPRD tidak risau. Sebab, PT DMB sudah berkomitmen untuk segera melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sekitar akhir Juni atau awal Juli 2017.

Amin juga menyampaikan bahwa kenyataan menurunnya PAD NTB pada tahun 2016 lalu hanya bersifat tekhnis dan masih bisa diperbaiki. Artinya, tidak akan terus berlangsung sampai akhir masa jabatannya.

“Fluktuasi penurunannya, hanya berkaitan dengan masalah teknis semata. Jadi, sangat jauh jika dikaitkan dengan masa akhir jabatan kami dengan Pak Gubernur,” katanya.

Sebelumnya, Fraksi PKS DPRD NTB dengan Johan Rosihan sebagai juru bicaranya menyampaikan kekecewaan nya terhadap kinerja Pemprov NTB pada 2016 lalu. Hal itu disebabkan turunnya realisasi PAD NTB dari 1. 372 triliun pada tahun 2015 menjadi 1. 359 triliun pada tahun 2016.

Menurut Johan, menurunnya realisasi PAD tersebut merupakan catatan buruk. Karena menjadi yang pertama dalam delapan tahun terakhir. (sta)

Baca Juga:
Fraksi PKS DPRD NTB Pertanyakan Sebab Penurunan PAD Provinsi NTB

iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=