fbpx
25 C
Mataram
Jumat, Maret 22, 2019

Ditetapkan Tersangka, Kepala Pasar Sayang-Sayang Ditahan

- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Kepala Pasar Sayang-Sayang, H. Muzakir telah resmi ditetapkan tersangka atas kasus dugaan pungutan liar terhadap pedagang di Pasar Sayang-Sayang. Ia juga menjalani masa penahanannya atas status tersangkanya.

Tersangka ditahan di Mapolres Mataram sejak ditangkap Senin (30/7) kemarin. Ketua Pelaksana Dua Unit Pemberantasan Pungli (UUP) Kota Mataram, Kompol I Made Baduarsa mengatakan dari hasil penyidikan terhadap pelaku dan pemeriksaan saksi-saksi, pelaku diduga kuat melakukan pungli.

“Hasil pemeriksaan saksi-saksi, yang bersangkutan memang mengarah pada pungutan liar di Pasar Sayang-Sayang. Dia bertugas mulai Januari 2017 dan sudah ada SK dari Walikota Mataram,” ujarnya dalam press release di Mapolres Mataram, Selasa (1/8).

Pelaku menarik pungutan penyewaan lapak pada para pedagang di pasar. Pungutan yang dilakukan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan maupun Perda yang berlaku.

- Advertisement -

Barang bukti yang disita Tim Saber Pungli Kota Mataram. (satria/hariannusa.com)

“Dia memungut tidak sesuai dengan undang-undang maupun peraturan daerah. Itu menjadi indikasi pelaku melakukan pungutan liar,” jelasnya.

Tim Saber Pungli juga mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 7.209.000. Uang tersebut ditemukan di tempat terpisah di Kantor Kepala Pasar Sayang-Sayang. Rp 2,5 juta ditemukan pada sebuah amplop, Rp 1,5 juta ditemukan di dalam sebuah tas hitam, Rp 2,9 juta di dalam sebuah tas dan sisanya ditemukan di sebuah toples.

Selain uang tunai, ditemukan juga barang bukti berupa beberapa bundel karcis retribusi dan dokumen-dokumen lainnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Mataram, AKP Kiki Firmansyah mengatakan terdapat enam orang pedagang yang diperiksa sebagai saksi atas kasus tersebut. “Ada enam pedagang kita periksa sebagai saksi,” paparnya.

Kompol Baduarsa juga menjelaskan, tersangka mulai melakukan pungutan pada para pedagang sejak satu minggu yang lalu.

“Tersangka mulai melakukan pemungutan terhadap pedagang sejak satu minggu yang lalu,” ungkap Wakapolres Mataram ini. (sat)

Komentar

- Advertisement -

Berita Lainnya

Hari Ini Di Lombok, Jokowi Janji Bangun Tiga Infrastruktur

HarianNusa.Com - Untuk menyambut perhelatan MottoGP 2021 di NTB, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo...

Soal Bantuan Korban Gempa, Ini Kata Jokowi

HarianNusa.Com - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi...

Ratusan Massa Aksi Tolak Kedatangan Jokowi di NTB

HarianNusa.Com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Mataram yang tergabung...

Lombok Barat Ditetapkan Sebagai Unit Metrologi Legal

HarianNusa.Com - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menetapkan Lombok Barat bersama 250 Kabupaten/Kota se Indonesia sebagai...

Share Berita ini

Paling Populer

Ratusan Massa Aksi Tolak Kedatangan Jokowi di NTB

HarianNusa.Com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Mataram yang tergabung...

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

Soal Bantuan Korban Gempa, Ini Kata Jokowi

HarianNusa.Com - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi...

Berita Terbaru

Hari Ini Di Lombok, Jokowi Janji Bangun Tiga Infrastruktur

HarianNusa.Com - Untuk menyambut perhelatan MottoGP 2021 di NTB, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo...

Soal Bantuan Korban Gempa, Ini Kata Jokowi

HarianNusa.Com - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi...

Ratusan Massa Aksi Tolak Kedatangan Jokowi di NTB

HarianNusa.Com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Mataram yang tergabung...

Lombok Barat Ditetapkan Sebagai Unit Metrologi Legal

HarianNusa.Com - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menetapkan Lombok Barat bersama 250 Kabupaten/Kota se Indonesia sebagai...

Share Berita ini

Komentar