Jenazah ASN BLH Kota Mataram Diduga Tewas Akibat Kekerasan

190
Seorang PNS di Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram ditemukan tewas di kamar kos. (satria/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Mataram – Sosok mayat ditemukan di sebuah kamar kos di Gang Nuri, No.14, Lingkungan Bartasis Daya, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Rabu (9/8). Jenazah tersebut diketahui bernama Yahdi Rusdi (44), seorang ASN pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Mataram.

Penemuan jenazah tersebut atas kecurigaan pemilik kos yang mencium bau tak sedang dari kamar korban. Pemilik kos kemudian memanggil kepala lingkungan setempat dan Bhabinkamtibmas untuk memeriksa kamar tersebut.

Saat pintu kos dibuka paksa, ternyata ditemukan jenazah pria dalam posisi tengadah dan membusuk. Wajah korban ditutupi bantal, sementara leher korban dililit handuk. Polisi yang tiba di lokasi kemudian membawa jenazah ke RS Bhayangkara.

Kasat Reskrim Polres Mataram, AKP Kiki Firmansyah SIK mengatakan, hasil pemeriksaan luar pada korban, ditemukan adanya bekas pukulan benda tumpul.

“Terdapat luka terbuka di atas kepala, ditemukan patah tulang dagu, patah tulang rahang bagian tengah. Kemungkinan korban meninggal akibat dari kekerasan benda tumpul,” ujarnya ditemui di Mapolres Mataram, Kamis (10/8).

Polisi masih mendalami siapa pelaku di balik kasus kematian tersebut. Polres Mataram masih terus melakukan penyelidikan untuk mendalaminya.

Kemungkinan, kasus kematian korban memiliki hubungan dengan aksi pencurian dengan kekerasan. Pasalnya beberapa barang berharga milik korban tidak ada di lokasi kejadian.

“Masih kita dalami motifnya. Hasil olah TKP, barang-barang korban yang diduga hilang yaitu motor korban jenis Honda Beat, HP dan laptop korban. Itu yang baru kita ketahui,” ungkapnya.

Korban diperkirakan meninggal dunia lebih dari tiga hari. Hal tersebut dilihat dari kondisi jenazah yang membusuk saat ditemukan. Sementara pihak keluarga dikabarkan telah mengambil jenazah di rumah sakit untuk dimakamkan. (sat)