fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Januari 24, 2021
Update Covid-19 Indonesia
989,262
Total Kasus
Updated on 24/01/2021 3:34 pm
Beranda Hukum & Kriminal Curiga Ibunya Meninggal Karena Santet, Pria di Mataram Aniaya Korban

Curiga Ibunya Meninggal Karena Santet, Pria di Mataram Aniaya Korban

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Polsek Cakranegara mengamankan pelaku penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, Jumat (1/9) lalu. Pelaku diketahui bernama Rizal Johani (24) asal Lingkungan Karang Bata Selatan, Kelurahan Abian Tubuh, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Pelaku menganiaya tetangganya bernama Sunardi (26). Pelaku menganiaya korban menggunakan parang yang telah disiapkannya dari rumah. Saat korban sedang duduk, tiba-tiba pelaku datang dan menyerang korban. Akibatnya korban mengalami luka pada bagian pungung dan lengan sebelah kiri. Usai menganiaya korban, Rizal kemudian melarikan diri.

Kapolsek Cakranegara, Kompol Haris Dinzah SIK mengatakan, motif pelaku menganiaya korban lantaran menduga korban menyantet ibunya hingga meninggal dunia pada Juni 2016 lalu.

- Advertisement -

“Pelaku menyangka ibunya meninggal dikarenakan ilmu hitam dari korban, oleh karena tersebut tersangka dendam dan melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang,” ujarnya, Kamis (7/9).

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUP NTB. Sementara korban yang ditanya polisi menganai motifnya menganiaya korban, mengatakan karena dendam ibunya meninggal disantet korban.

Pelaku meyakini korban menyantet ibunya karena beberapa hari saat ibunya dikubur, pelaku melihat boneka berbentuk pocong yang diletakan di belakang rumah pelaku.

Saat polisi menggali keterangan pelaku lebih dalam, pelaku justru seperti orang kesurupan, sehingga ia dikembalikan ke ruang tahanan Mapolsek Cakranegara. Pelaku dijerat pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan berat dengan ancaman lima tahun penjara. (sat)

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Unram Kembali Terapkan WFH

HarianNusa.com, Mataram - Universitas Mataram (Unram) kembali memberlakukan penyesuaian sistem kerja untuk mengantisipasi meningkatnya penyebaran Covid-19. Dimana hal tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) terbaru...

Persediaan Pupuk di NTB Aman hingga 2,5 Bulan Kedepan

HarianNusa.com, Mataram - Persediaan pupuk di Nusa Tenggara Barat hingga 2,5 bulan ke depan sangat aman. Hal tersebut ditegaskan Superintendent Kantor Pemasaran Pupuk Kaltim...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia