Pengungsi erupsi Gunung Agung Bali memasuki Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Senin (27/11). (sat/istimewa)

HarianNusa.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempersiapkan posko penampungan bagi masyarakat Karangasem Bali yang mengungsi ke Pulau Lombok akibat erupsi Gunung Agung.

Demikian disampaikan oleh Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Muhamad Rum usai menghadiri acara Desa Benderang Informasi Publik (DBIP) di Mataram, Selasa (28/11).

Sebagai langkah antisipasi dan kesiap-siagaan, ia mengatakan Pemda NTB bersama Pemkab Lombok Barat telah membangun posko penampungan bagi masyarakat Bali yang mengungsi di Pelabuhan Lembar.

Selain Pelabuhan Lembar,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Provinsi  NTB juga menyiapkan empat lokasi sebagai tempat penampungan sementara masyarakat Bali yang mengungsi ke Lombok, yaitu Gor Turida, Cakranegara, Asrama Haji dan Gelanggang Pemuda Kota Mataram.

“Posko penampungan dan pendataan pengungsi erupsi Gunung Agung sendiri telah dibuka sejak Senin 27 November 2017, merupakan posko gabungan dari BPBD, Dinas Sosial NTB, dan ASDP,” terangnya.

Lebih lanjut, Muhammad Rum mengatakan langkah BPBD mendirikan posko tersebut sebagai upaya antisipasi dari pemerintah provinsi melakukan pendataan pengungsi yang masuk ke Lombok. “Agar lebih mudah melalukan pendataan, “ujarnya. (f3)

Komentar