HarianNusa.com, Mataram – Mantan Walikota Mataram, H. Lalu Mudjitahid bantah pemberitaan di media yang menyebutkan dirinya mendukung salah satu Paslon tertentu pada Pilgub NTB 2018.
Bantahan itu disampaikannya kepada Tim Media Ahyar-Mori saat melakukan silaturahmi ke kediamannya di Kelurahan Selagalas Kecamatan Sandubaya Kota Mataram, Jumat (16/3/2018).
Silaturahmi dengan tokoh sesepuh masyarakat adat sasak tersebut dalam rangka diskusi, salah satunya tentang kepemimpinan NTB ke depan, menjelang Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 – 2023.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut Mamiq Mudji – sapaan akrab Lalu Mujitahid bercerita banyak mengenai pengalamannya selama 10 tahun memimpin Kota Mataram, dan 10 tahun memimpin Lombok Barat.
Dalam pertemuan itu, sesepuh warga NTB ini memberikan bantahan yang muncul di media bahwa ia mberikan dukungan kepada paslon tertentu.
“Itu tidak benar. Kemarin kehadirannya ke sini untuk bersilaturahmi. Dan saya sampaikan pada beliau, ini semua kan ikhtiar. Yang menentukan adalah Allah dan para pemilih. Dan saya tidak pernah menyatakan dukungan kepada siapapun,” jelasnya memberikan klarifikasi.
“Yang utama adalah programnya baik untuk masyarakat. Kalau Ahyar – Mori mau mengembangkan Koperasi Syari’ah Berbasis Masjid, pasti saya paling depan mendukung. Saya ini Ketua Tim Pengembangan Koperasi Syari’ah Berbasis Masjid. Sekaligus saya akan mengembangkan jaringan-jaringan saya yang ada di bawah,” lanjutnya.
Diakhir pertemuan itu Mamiq Mudji menyampaikan beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh pemimpin NTB ke depan.
“Kriteria yang harus dimiliki ada 2. Pertama adalah Tauhid, yang dibuktikan dengan menjalankan ibadah secara rutin dan ikhlas, yakin tentang keberadaan Allah SWT yang selalu mengawasi kita. Kedua adalah amal sholeh, yang merupakan perwujudan dari tauhid dan keimanan yang dimiliki,” tutupnya. (f3)


