HarianNusa.com, Mataram – Baiq Gita perwakilan Provinsi NTB dalam Liga Dangdut Indonesia gagal lolos dalam babak final 15 besar. Langkahnya terhenti di babak final 20 besar (top 20) di group 5. Dini hari tadi, Sabtu (31/03) nama Gita disebut sebagai perwakilan yang pulang lebih awal.

Meskipun demikian, perolehan polling SMS Gita berada pada urutan kedua. Hanya berbeda satu angka dengan Yuyun perwakilan asal Gorontalo yang berada pada posisi polling SMS paling tinggi di antara empat kandidat.

Yuyun memperoleh polling SMS 29,88 persen, sementara Gita hanya berjarak sedikit dengan perolehan polling 29,87 persen. Menyusul kemudian Fahrin (Maluku Utara) sebanyak 22,31 persen dan Yendri (Bangka Belitung) 17,94 persen.

Sistem perhitungan tersebut di mana dari empat kandidat, satu kandidat yang memperoleh polling SMS tertinggi berada pada posisi aman dan maju dalam babak final 15 besar. Sementara tiga kandidat di bawahnya akan melalui keputusan Dewan Dangdut, yang dinilai berdasarkan potensi dan penampilan.

Meskipun Gita berada pada posisi kedua, namun Dewan Dangdut berpendapat berbeda. Setelah berdiskusi, Dewan Dangdut akhirnya memutuskan Gita perwakilan NTB yang tersisih dalam top 20 tersebut.

Gita berbesar hati. Meskipun tersisih, dia tidak patah semangat. Menurutnya, ini bukanlah akhir segalanya. Dia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan para pendukungnya, sehingga mengatarkannya pada top 20 LIDA.

“Terimakasih banyak kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya NTB, Lombok dan semua yang mendukung Gita. Mohon maaf mungkin Gita belum bisa menampilkan yang terbaik, tapi Insyaallah Gita telah berusaha semampu mungkin. Gita yakin ini bukan akhir dari segalanya,” ujarnya. (sat)

Komentar