HarianNusa.com – Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) DPP Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi terbentuk. RSI merupakan relawan Sandiaga Uno yang menjaring konstituen tidak di jalur kemitraan politik, melainkan melalui jalur manfaat, terutama di bidang ekonomi kerakyatan, kestabilan harga dan gerakan ekonomi kreatif, sesuai dengan Visi dan Misi RSI.

Ketua RSI DPP NTB, Amrin, saat rapat pengurus dan penandatanganan fakta integritas pengurus, pada Ahad (2/12) di Mataram menyampaikan terbentuknya RSI di NTB diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah perekonomian masyarakat kalangan menengah ke bawah.

“Dengan terbentuknya Rumah SandiUno Indonesia di NTB ini, diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah perekonomian di masyarakat, terutama menengah kebawah,” kata Amrin.

Lebih lanjut Amrin menjelaskan bahwa saat ini perekonomian di NTB sedang lesu terutama pasca bencana gempa Lombok dan Sumbawa.

“Pasca gempa, bukan hanya perekonomian saja yang menjadi masalah warga di NTB, akan tetapi angka pengangguran juga melonjak. Tentunya ini menjadi masalah kita semua, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah harus bersatu untuk keluar dari masalah ini,” ujarnya.

Amrin berharap hadirnya RSI di masyarakat dapat memberikan solusi bukan hanya janji-janji manis dengan program ekonomi kreatifnya dan melakukan pemberdayaan kepada masyarakat NTB.

Sementara Taufan Rahmadi, yang merupakan Koordinator Daerah sekaligus Penasehat RSI DPP NTB mengatakan bahwa RSI bertekad untuk dapat mengambil peran dalam perbaikan ekonomi kerakyatan dan menciptakan kemandirian masyarakat.

“RSI DPP NTB ini nantinya bukan hanya untuk mensosialisasikan program kerja Prabowo-Sandi saja, akan tetapi bergerak untuk membina masyarakat terutama dalam hal ekonomi kerakyatan dan menciptakan wirausaha baru yang akan membuka lapangan kerja,” tegasnya.

Saat ini RSI telah terbentuk di 10 provinsi dan terus melebarkan sayapnya ke seluruh penjuru Indonesia dan NTB merupakan provinsi pertama yang menyatakan kesiapan dalam pembentukan relawan Rumah Sandiuno Indonesia (RSI).

Program kerjanya meliputi Ngemil atau Ngobrol bareng emak-emak dan generasi milennial, merupakan diskusi kecil berkualitas, menyasar emak-emak dan generasi milennial terhadap isu-isu terkini. Diskusi UMKM dan Bisnis serta Bangsa, meningkatkan motivasi, pengetahuan UMKM dan bisnis kepada masyarakat. Bangsa dan Komunitas Milennial, merupakan program yang berkaitan dengan kegiatan positif generasi muda. (f3*)

Komentar