fbpx
23 C
Mataram
Senin, Juni 1, 2020
Update Covid-19 Indonesia
26,473
Total Kasus
Updated on 31/05/2020 6:46 pm
Beranda Headline Kawasan Rinjani Terbakar, Sekitar 141 Hektar Lahan Hangus

Kawasan Rinjani Terbakar, Sekitar 141 Hektar Lahan Hangus

HarianNusa.com – Kebakaran terjadi di padang savana di Bukit Kondo dan Gunung Pusuk, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Minggu, 23 Juni 2019.

Lahan yang masuk di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani ini terbakar sejak sore kemarin. Api terus merambat dan membakar rumput ilalang di kawasan tersebut.

Kassubag Humas Polres Lombok Timur Iptu Lalu Jaharudin, mengatakan sekitar 141 hektar lahan di sana terbakar.

Petugas katanya, tidak dapat memadamkan api lantaran medan yang terjal menuju lokasi kebakaran.

“Pagi tadi tim gabungan diberangkatkan hanya untuk melihat dari kejauhan dan membuat penyekat agar api tidak menjalar atau meluas,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, saat ini api telah mengecil dan diperkirakan akan mati sendiri, karena api akan bertemu bebatuan dan batu karang. Kendati demikian petugas terus memantau pergerakan api. (sat)

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Mataram Gelar Wisuda Daring di Masa Pandemi Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 berdampak terhadap merebaknya wabah virus baru bernama SARS-CoV-2. Menyikapi munculnya virus jenis baru tersebut,...

Sesaot Tetap Kondusif Meski Obyek Wisatanya Ditutup

HarianNusa.com, Lombok Barat - Kepala Desa Sesaot Kecamatan Narmada-Lombok Barat, Yuni Hari Seni menyatakan, penutupan lokasi wisata Sesaot dan sekitarnya adalah salah satu alternatif...

Tempat Wisata Sepi, Masyarakat Pulau Lombok Dinilai Faham Anjuran Pemerintah dalam Pencegahan Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK, bersama Dandim 1606 WB Kol. Czi Efrijon Khroll memantau situasi kawasan Wisata di...

Pola Pre-Emtif Polri dalam Penanggulangan Radikalisme

H. Lalu Anggawa Nuraksi (Pemerhati Budaya Sasak) Radikalisme dalam Bahasa Indonesia berarti faham yang keras, faham yang tidak mau mengakomodir pendapat orang lain, merasa fahamnya-lah yang...