Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimasyah mendampingi Wakil Presiden RI, H. M. Jusuf Kalla menandatangani prasasti saat meresmikan fasilitas Pondok Pesantren Modern Internasional Dea Malela, Kabupaten Sumbawa, NTB, (3/8/19). Turut mendampingi saat itu pendiri Ponpes tersebut, Prof. Dr. Din Syamsuddin. (istimewa)

HarianNusa.Com -Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimasyah mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) meresmikan 5 sekolah dan 3 masjid di NTB.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Jusuf Kalla, di dampingi Gubernur di Markas PMI Nusa Tenggara Barat, Sabtu (3/8/19).

Wapres berharap bantuan dari PMI berupa sekolah dan masjid ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat NTB.

“Bangunan ini kita design dengan konsep ramah gempa menggunakan bahan ringan, sehingga para guru dan siswa bisa kembali melakukan kegiatan belajar dengan rasa aman. Masyarakat juga bisa melakukan ibadah dengan tenang,” kata JK.


Bantuan dari PMI ini tersebar di empat kabupaten di NTB yang terdampak gempa pada tahun lalu, yakni Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Timur

Lima bangunan sekolah yang diresmikan itu adalah Sekolah Dasar Islam Asyababiyah (Lombok Barat), SDN 2 Gumantar dan SDN 1 Dangiang (Lombok Utara), MTS Nahdatul Wathan Pangsor Gunung, SDI Obel-Obel (Lombok Timur).

Adapun 3 masjid yang diresmikan itu ialah Masjid Nurul Anshor Tibuharapan (Lombok Timur) Masjid Nurul Iman (Lombok Tengah) dan Masjid Nurul Muttakin (Lombok Utara). Dan saat ini, ada tiga masjid yang masih dalam tahap pembangunan, Masjid Quba’ (Lombok Barat) serta Masjid Al-Muahjirin dan Masjid Al-Muttakin (Lombok Utara).

Sebelumnya Wapres JK didampingi Gubernur meresmikan salah satu fasilitas Pondok Pesantren Modern Internasional Dea Malela, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Turut mendampingi saat itu pendiri Ponpes tersebut, Prof. Dr. Din Syamsuddin. (f3)

Komentar