fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Juli 4, 2020
Update Covid-19 Indonesia
60,695
Total Kasus
Updated on 03/07/2020 11:32 pm
Beranda Hukum & Kriminal Hukum Polisi di Lotim Pukul Pelanggar Lalulintas Hingga Tewas

Polisi di Lotim Pukul Pelanggar Lalulintas Hingga Tewas

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com – Kasus penilangan berujung maut terjadi di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis, 5 September 2019.

Seorang pemuda bernama Zainal Abidin (29) diduga tewas dikeroyok polisi saat hendak mengambil motor miliknya yang ditilang di Kantor Satuan Lalulintas Polres Lombok Timur.

Menurut pengakuan keluarga korban, Heri, saat itu Zainal Abidin ditilang polisi. Dia kemudian balik ke rumah untuk meminta bantuan ponakannya memboncengnya ke kantor polisi mengambil motor.

- Advertisement -

“Saat di sana terlibat keributan antara korban dengan seorang polisi bernama Nuzul Huzaen,” katanya.

Keributan bermula akibat kesalahan pahaman saat korban mencari motornya dengan suara keras, yang membuat polisi dan korban bersitegang dan baku pukul.

Beberapa saat kemudian datang polisi lalulintas lainnya yang juga turut memukul korban. Bahkan, korban dibawa ke ruang penyidik Polres Lombok Timur untuk diproses hukum akibat aksi kekerasannya pada aparat.

“Tapi sampai di ruang penyidik, begitu tahu kasusnya adalah memukul polisi, banyak polisi yang ikut mengeroyok dia,” ujar Heri.

Korban saat itu kritis dan dilarikan ke rumah sakit. Beberapa lama di rumah sakit korban meninggal dunia dengan banyak luka memar.

“Saat mandikan jenazah itu banyak sekali luka. Lebam di mata kanan,di telinga bengkak, sampai kaki biru kayaknya ditendang,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama, mengatakan pihak keluarga dan polisi telah berdamai dan sepakat tidak meneruskan kasus ini ke jalur hukum.

Pihak kepolisian juga telah memberikan taliasih pada orang tua korban yang kabarnya berjumlah Rp32,5 juta.

Mengenai kasus tersebut, Kabid mengatakan awalnya korban datang ke Kantor Satuan Lalulintas Polres Lombok Timur untuk menanyakan sepeda motor miliknya yang ditilang.

“Akan tetapi Zainal Abidin bertanya dengan nada keras dan langsung memukul dan menggigit tangan, tepatnya jari telunjuk sebelah kanan anggota Patwal tersebut, kemudian korban sebagai anggota Polri langsung meringkus dan berhasil menghentikan aksi pelaku sehingga pelaku berhasil diamankan,” ujarnya.

Purnama menjelaskan, pelaku diamankan dan dibawa Anggota Satlantas ke Satuan Reskrim Polres Lombok Timur untuk dimintai keterangan.

“Pada saat pelaku dimintai keterangan oleh anggota Satuan Reskrim Lombok Timur, tiba-tiba pelaku tidak sadarkan diri dan terjatuh dari tempat duduknya,” tandasnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, bahwa korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit kejiwaan dan sering mengkonsumsi obat. Tewasnya korban versi polisi akibat penyakit tersebut. (sat)

Foto: Seorang pemuda tewas diduga dianiaya polisi. (Istimewa)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia