fbpx
32 C
Mataram
Beranda Headline Lalui 14 Hari Observasi, Mahasiswa NTB Dinyatakan Bebas Virus Corona

Lalui 14 Hari Observasi, Mahasiswa NTB Dinyatakan Bebas Virus Corona

HarianNusa.com, Mataram – Dinas Kesehatan NTB memastikan hingga kini NTB bebas virus corona. Para mahasiswa yang diobservasi satu per satu sudah bebas masa observasi.

”Tanggal 18 Februari, mahasiswa yang diobservasi dikeluarkan dalam jumlah banyak,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr.Hj Nurhandini Eka Dewi didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB, Gde Aryadi, S.Sos.MH saat menggelar press conference di Posko Waspada Penyebaran Virus Corona di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Senin (17/02/2020).

Ia menjelaskan bahwa terdapat 29 orang WNI/Mahasiswa yang pulang di luar Negeri (China) yang dilakukan observasi di Graha Mandalika RSUD Provinsi NTB. Termasuk 3 orang yang dievakuasi dari Wuhan oleh pemerintah pusat melalui Natuna.

Dari 29 orang tersebut, kata dr. Eka sapaannya, 9 orang diantaranya telah selesai masa observasi 14 hari sehingga sudah pulang ke keluarga masing-masing. “Mereka semua sehat dan prima”, tegasnya.

Sedangkan 18 orang lainnya, menurut Kadis kesehatan ini, akan dipulangkan dari Graha Mandalika pada tanggal 18 Februari dan 2 orang tanggal 21 Februari 2020, sesuai dengan akhir masa observasinya selama 14 hari sesuai SOP.

Ditanya mengenai kelanjutan kuliah bagi mahasiswa yang dipulangkan tersebut, dr. Eka menjelaskan, meski mereka pulang, namun studinya tetap berlanjut. Mereka yang pulang ke Indonesia tetap menjalani kuliah secara online. ”Mereka tetap belajar sampai di Indonesia,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr.Hj Nurhandini Eka Dewi didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB, Gde Aryadi, S.Sos.MH saat menggelar press conference di Posko Waspada Penyebaran Virus Corona di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Senin (17/02/2020). (istimewa)
Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr.Hj Nurhandini Eka Dewi didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB, Gde Aryadi, S.Sos.MH saat menggelar press conference di Posko Waspada Penyebaran Virus Corona di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Senin (17/02/2020). (istimewa)

TRAVEL WARNING KE SINGAPORE

Sejak seminggu lalu, Indonesia telah meningkatkan status kewaspadaan perjalanan (travel warning) ke Singapura menjadi kuning. Artinya warga yang pergi harus berhati-hati. ”Kalau memang sangat penting pergi ke sana, silahkan pergi, tapi lindungi diri,” kata dr Eka.

Sebelum berangkat ke Singapura meraka harus pastikan kondisi fisiknya kuat dan sehat. ”Kemudin pakai masker supaya kita tidak tertular,” imbuhnya.
Dari tiga negara tetangga yang terkena Korona, Singapura, Malaysia, dan Australia. Singapura paling diwaspadai karena intensitas penerbangan langsung warga NTB ke sana cukup tinggi. ”Ini yang perlu kita waspadai,” katanya.

Guna mengantisipasi masuknya virus Korona, pemprov tetap memberlakukan SOP penanganan sesuai standar WHO. Khusus bagi mereka yang datang Singapura, jika mereka batuk pilek tanpa disertai panas akan diawasi. ”Beda dengan Wuhan kemarin, kalau dari Singapura ini kita karantina rumah,” ujarnya.

Hal itu juga sesuai petunjuk dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. ”Kalau dalam keadaan sakit pulang dari sana (Singapura) kita kenakan karantina rumah,” jelasnya.

SOP itu sama dengan perlakuan yang diberikan kepada warga yang pulang umrah dan haji. ”Kalau sakit mereka kita kenakan karantina rumah,” ujarnya. (f3/Diskominfontb).

Stay Connected

22,456FansSuka
6,320PengikutMengikuti
8,458PengikutMengikuti
1,453PelangganBerlangganan

Must Read

Alhamdulillah, Dua Pasien Positif Corona RSUD NTB Sembuh dan Dipulangkan

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs.H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyatakan dua pasien Positif Corona (Covid-19) dinyatakan sembuh dan diperbolehkan...
- Advertisement -

Pasien PDP asal Lombok Barat yang meninggal Dinyatakan Negatif Corona

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah NTB selaku Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si menyampaikan seorang...

75 arang Diamankan dalam Operasi Pekat Polres Lombok Timur

HarianNusa.com, Lombok Timur - Polres Lombok Timur berhasil mengamankan 75 orang tersangka berikut puluhan barang bukti kendaraan, barang elektronik, miras serta uang tunai dalam...

Seratus Paket Sembako Dibagikan Korem 162/WB Bersama Inti NTB

HarianNusa.com, Mataram – Korem 162/WB bersama Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) NTB menyalurkan dan menyerahkan bantuan berupa sembako kepada warga kurang mampu di...

Berita Populer Pekan ini

Angin Puting Beliung Terekam Kamera dari Area Bandara Internasional Lombok

HarianNusa.com, Lombok Tengah - Sebuah video angin puting beliung beredar dengan cepat melalui jejaring media sosial WhatsApp Minggu (5/4) Siang. Video ponsel...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

PHBS Strategi Tangkal Penyebaran Virus Versi Satgas Pandemi Covid-19 Unram

HarianNusa.com, Mataram - Satuan Tugas (Satgas) Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Universitas Mataram (Unram), yang dibentuk sebagai salah satu strategi kesiapan Unram dalam...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...

Pemprov NTB Fokus Pada Pencegahan Covid 19 & Penanganan Dampak Social Ekonomi

HarianNusa.com, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., memastikan kebijakan dan langkah yang akan diambil Pemprov NTB saat ini...