fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 29, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,242,532
Total Kasus
Updated on 28/10/2021 5:01 pm
BerandaHukum & KriminalKriminalEmpat Sindikat Narkoba Jaringan Antar Provinsi Dibekuk Polisi di Pelabuhan Lembar

Empat Sindikat Narkoba Jaringan Antar Provinsi Dibekuk Polisi di Pelabuhan Lembar

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Empat orang pria terduga sindikat narkoba jaringan antar provinsi berhasil ditangkap Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB.

Awalnya dua terduga berinisial MYM (24) dan MZA (16), asal Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur, ditangkap di pelabuhan Lembar saat keluar dari kapal Ferry penyebrangan dari Padang Bai menuju Lembar, Jumat (21/5), sekitar pukul 03.00 Wita.

"Keduanya sudah diamankan bersama barang bukti 5 bungkus besar yang berisikan Narkotika jenis Sabu dengan berat 520 gram, 1 (satu) lembar tiket pesawat Lion Air dari Pekanbaru tujuan Jakarta an MYM, 1 (satu) lembar tiket pesawat Batik Air dari Jakarta tujuan Denpasar Bali an MZA, 1 (satu) lembar Boarding Pass Padangbai – Lembar a.n MYM 1 (satu) lembar Bukti Pembayaran Tiket ASDP pelabuhan Padangbai, Uang tunai Sebesar Rp. 1.900.000,- (satu juta sembilan ratus ribu rupiah), 1 (satu) unit Handphone Nokia warna biru beserta kartu Sim Cardnya, 1 (satu) unit Handphone Oppo warna biru beserta kartu Sim Cardnya," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, saat konferensi pers, Senin (24/5/21).

- Advertisement -

Helmi mengungkapkan, dari hasil pengembangan terhadap kedua terduga (MYM dan MZA), petugas kembali mengamankan dua tersangka lainnya, yakni HA (33) dan HJ ( 41) tahun yang merupakan satu sindikat, yang juga berasal dari Lotim.

Diungkapkan pula, bahwa modus yang dilakukan oleh para terduga membawa narkoba menggunakan jalur darat bukanlah modus baru.

"Tetapi lewat jalur mana saja, ketika kemudian masyarakat memberikan informasi sekecil apapun maka kita akan telusuri, seperti hari ini kita berhasil menangkap dua terduga jaringan antar provinsi di Pelabuhan Lembar," kata Helmi.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada dua pria yang akan membawa Narkoba menggunakan kapal melalui penyebrangan Padang Bai – Lembar.

Mendapat informasi tersebut, Ka Tim 1 Ops Ditresnarkoba Polda NTB Iptu Hendry Christianto S.Sos menindaklanjutinya dan berangkat menuju Lembar pada Kamis pukul 23.00 WITA.

Setelah menunggu hingga pukul 03.00 WITA, tim Opsnal berhasil mengamankan dua terduga saat keluar dari kapal Ferry tersebut.

Untuk mengetahui BB narkotika yang diduga disembunyikan di dalam perut mereka, Kedua terduga dibawa ke RS untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kedua pelaku kami bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis yaitu Rontgen untuk mengetahui ada atau tidaknya narkoba di dalam tubuh mereka (terduga, red)," ungkapnya.

Setelah barang bukti didapat, keduanya langsung dibawa ke Dit Resnarkoba Polda NTB untuk disidik lebih lanjut.

Para terduga pelaku dijerat dengan Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Selain itu juga dikenakan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). (*3)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -