HarianNusa, Mataram – Penunjukan Sabolah sebagai Komisaris Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menjadi penanda kuat bahwa Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak kekurangan talenta muda yang mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah hingga ke panggung dunia.
InJourney resmi menetapkan Sabolah sebagai Komisaris Mandalika Grand Prix Association (MGPA), pengelola Pertamina Mandalika International Street Circuit. Penunjukan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pengelola kawasan Mandalika dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperluas gaung NTB di tingkat global.
Sabolah menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal atas dukungan dan semangat yang diberikan hingga amanah tersebut dapat diraih. Ia menilai kepercayaan ini bukan sekadar jabatan, melainkan ruang pengabdian untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan negara.
“Terima kasih Pak Gubernur atas support dan semangatnya sehingga amanah ini tercapai. InsyaAllah siap berkolaborasi untuk NTB makmur mendunia,” ujarnya, Kamis, (14/5).
Sabolah menegaskan, keberhasilan menjalankan amanah tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, pengelolaan kawasan Mandalika tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Ini adalah tugas pengabdian dari negara untuk sebaik mungkin dapat berkontribusi bagi negara dan tentu untuk menduniakan NTB. Mohon doa dan dukungan agar amanah ini bisa saya jalankan dengan baik,” katanya.
Optimisme terhadap masa depan MGPA juga semakin menguat dengan hadirnya direktur utama baru yang merupakan mantan pembalap internasional. Sabolah meyakini kombinasi pengalaman global dan energi lokal akan menjadi modal besar dalam membawa Mandalika ke level yang lebih tinggi.
Sebagai sirkuit kelas dunia, Pertamina Mandalika International Street Circuit telah dikenal luas melalui berbagai ajang internasional, termasuk MotoGP. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini tak lagi hanya identik dengan satu ajang balap. Beragam event berskala lokal, nasional, hingga internasional terus digelar, memperluas fungsi Mandalika sebagai pusat sport tourism dan ekonomi kreatif.
Menurut Sabolah, tantangan ke depan adalah memperbanyak event agar Mandalika semakin dikenal dunia, sekaligus memperkuat dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Ke depan tugas kita insyaAllah memperbanyak event agar Mandalika makin dikenal dunia dan tentu memberikan dampak kepada perputaran ekonomi daerah,” tegasnya.
Sabolah memastikan akan melakukan koordinasi intensif dengan Gubernur NTB dan Bupati Lombok Tengah agar seluruh langkah strategis MGPA berjalan seiring dengan visi “NTB Makmur Mendunia”.
Penunjukan ini sekaligus menjadi bukti bahwa NTB memiliki sumber daya manusia muda yang kompeten, berintegritas, dan siap bersaing di level nasional maupun internasional. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat, Mandalika diyakini dapat terus tumbuh sebagai ikon kebanggaan NTB dan Indonesia di mata dunia. (F*)
Ket. Foto:
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Komisaris MGPA, Sabolah, sedang makan bersama. (Ist)

