BerandaKota MataramMangkraknya Proyek Drainase di Kekalik, Polda NTB akan Kirim Tim

Mangkraknya Proyek Drainase di Kekalik, Polda NTB akan Kirim Tim

HarianNusa.com – Belum selesainya pekerjaan proyek pembangunan saluran drainase di Lingkungan Kekalik Jaya Mataram menjadi sorotan sejumlah pihak termasuk Polda NTB.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP I Komang Suarthana, SH, SIK mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Diskrimsus Polda NTB terkait belum selesainya proyek pekerjaan saluran drainase di Lingkungan Kekalik Jaya Mataram.

Menurutnya Komang Suarthana, Diskrimsus akan menurunkan timnya untuk melakukan investigasi terhadap permasalahan tersebut

“Saya sudah komunikasikan dengan Diskrimsus Polda NTB, dan akan segera menurunkan timnya,” ungkapnya saat acara silaturahmi dengan sejumlah awak media di Mataram, Selasa, (8/10/2018).

Proyek pembangunan saluran drainase di Lingkungan Kekalik Jaya Mataram yang waktu pengerjaannya selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sejak 29 Maret sampai 24 September 2018 tersebut justru pengerjaannya belum tuntas.

Sebelumnya sejumlah warga yang dulunya menerima pengerjaan proyek tersebut kini berbalik menolak alasannya apa yang disampaikan pihak terkait tentang rencana proyek tersebut tidak sesuai seperti yang diharapkan warga.

Di tempat berbeda, salah seorang tokoh masyarakat Kekalik Jaya kepada wartawan menuturkan bahwa proyek pembangunan saluran drainase tersebut mengakibatkan salah seorang warganya mengalami kecelakaan karena terjatuh ke dalam lubang saluran tersebut.

“Saya kecewa karena apa yang disampaikan kepada kami selaku warga saat sosialisasi proyek ini tidak sesuai harapan. Lubang-lubang galian yang belum ditutup itu mengakibatkan warga kami terperosok dan cedera,” ungkap, H. Hasbah salah seorang tokoh masyarakat Kekalik.

Ia mengatakan selain menghalangi jalan, bau busuk dan debu yang ditimbulkan dari proyek tersebut juga sangat mengganggu dirinya dan warga sekitarnya.

Masyarakat berharap proyek tersebut segera diselesaikan karena selain mengganggu dan membahayakan masyarakat disekitarnya juga warga lainnya yang berlalu lalang di sepanjang jalan tersebut. (f3)

spot_img

Baca Juga