fbpx
23 C
Mataram
Selasa, September 29, 2020
Update Covid-19 Indonesia
278,722
Total Kasus
Updated on 28/09/2020 3:54 pm
Beranda Kota Mataram Buat Paspor di Imigrasi Mataram, Kini Dapat Diantar Langsung ke Rumah

Buat Paspor di Imigrasi Mataram, Kini Dapat Diantar Langsung ke Rumah

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Imigrasi Kelas I Mataram memudahkan masyarakat untuk membuat paspor. Kini masyarakat Pulau Lombok tidak perlu menunggu lama untuk menerima paspor yang telah mereka daftarkan. Masyarakat kini dapat merima paspor langsung di rumah mereka.

Imigrasi Kelas I Mataram pada Rabu (8/11) telah melakukan perjanjian kerjasama dengan PT Pos Indonesia (Persero). Masyarakat yang membuat paspor di kantor Imigrasi, tidak perlu datang kembali untuk mengambil paspor tersebut di hari berikutnya. Masyarakat dapat memilih jasa pos untuk menerima paspor tersebut dengan diantar langsung ke rumahnya.

Kepala Imigrasi Kelas I Mataram, Dudi Iskandar mengatakan trobosan tersebut untuk memudahkan masyarakat. Masyarakat tidak perlu mengantre lama menerima paspor yang telah jadi tersebut.

- Advertisement -

“Kerjasama dengan kantor pos ini adalah kerjasama dalam rangka pengiriman paspor, di mana misalkan pemohon membuat paspor, kita foto sidik jari. Setelah itu biasanya balik lagi untuk mengambil paspor, nah dia (pemohon) bisa memanfaatkan jasa pos. Tapi ini pilihan, tidak diwajibkan,” ujarnya.

Mulai besok, satu unit mobil pos akan parkir di halaman Imigrasi Mataram. Di sana akan dibuat layanan khusus pengambilan paspor. Satu hari setelah paspor tersebut jadi, masyarakat dapat menerimanya ke rumah masing-masing tanpa harus balik lagi ke kantor Imigrasi.

Masyarakat hanya membayar layanan pos sebesar Rp 30 ribu untuk maksimal tiga paspor yang akan diambil. Namun jika hanya satu paspor, maka biaya tetap seharga Rp 30 ribu.

Setelah kantor pos menerima paspor pemohon dari Imigrasi, maka tanggung jawab Imigrasi sepenuhnya akan beralih ke PT Pos Indonesia. Apabila ada kehilangan paspor, maka PT Pos Indonesia yang akan menggantinya, bahkan membayar kerugian tiga kali lipat harga pembuatan paspor.

Kepala Kantor Pos Mataram, Made Wiarta mengatakan, masyarakat juga tidak perlu jauh membayar pajak pembuat paspor melalui bank, melainkan telah disediakan melalui mobil pos yang berada di Imigrasi.

“Masyarakat tidak perlu membayar biaya pembuatan paspor ke bank, kami dekatkan di sini untuk membayar PNBP tersebut. Pada saat itu kami tawarkan bersedia tidak menggunakan jasa pos untuk mengantarkan paspor tersebut langsung ke rumah,” jelasnya.

Kerjasama tersebut sangat membantu masyarakat khususnya di luar Kota Mataram. Mereka tidak perlu memakan biaya dan tenaga untuk mengambil paspor ke Imigrasi lagi. Hal ini juga untuk mengatasi kemacetan di depan halaman Imigrasi. Pasalnya, setiap hari jumlah pemohon paspor sangat tinggi.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan di Imigrasi Mataram. Sementara Kakanwil Kemenkumham NTB, Sevial Akmily yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap pos dapat bertanggungjawab penuh untuk memberikan paspor hingga sampai ke tangan pemohon.

“Saya berpesan, paspor merupakan dokumen negara, tentu tanggungjawabnya sama dengan dokumen negara lainnya, jangan sampai orangnya (pemohon) tidak ada, nitip ke orang lain. Ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat karena cukup datang sekali,” pungkasnya. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...

Pemilik Bisnis Judi Togel Online Omzet Miliaran Rupiah Kini Berakhir di Jeruji Besi

HarianNusa.com, Mataram - Bisnis judi online yang dilakukan pria berinisial MAP (38 tahun) harus berakhir di jeruji penjara Polresta Mataram. Ia dibekuk oleh Tim...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia