HarianNusa.com – Wakil Presiden RI, H. M. Jusuf Kalla menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB. Terutama pembangunan rumah hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat yang terdampak gempa.

“Intinya percepatan,” ungkap Wapres Jusuf Kalla didampingi Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah saat konferensi pers di Kantor Gubernur, usai rapat bersama Gubernur dan sejumlah pejabat lingkup Pemprov NTB, Minggu (04/11/2018) sore.

Jusuf Kalla menargetkan, bulan Maret 2019 mendatang, seluruh rumah hunian tetap itu sudah terbangun.

Namun, yang menjadi kendala saat ini menurut Wapres adalah ketersediaan material bangunan. Karena itu, Wapres meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mengantisipasi hal tersebut.

Selain itu, Wapres juga meminta masyarakat untuk membangun rumah secara gotong royong. Sehingga, rumah yang dibangun cepat selesai. Dan masyarakat dapat kembali tinggal di rumah itu.

“Kita kan punya sisa waktu 6 bulan lagi,” ungkap Wapres JK.

Sebelum memberikan keterangan pers tersebut, Wapres JK memimpin Rapat terbatas dengan Gubernur dan seluruh jajaran pemerintah provinsi NTB, membahas perkembangan proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB pasca gempa beberapa waktu lalu.

Rapat tersebut juga dihadiri Kepala BNPB, Pangdam Udayana, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isfi Rupaedah, SH. M.H., Bupati KSB, Bupati Lombok Utara, Bupati Lombok Barat, Wakil Bupati Sumbawa dan pejabat lingkup Pemprov NTB.

Dalam kunjungan kerja kali ini, JK juga sempat meninjau pembangunan rumah hunian tetap di lingkungan Pengempel Indah Kelurahan Bertais, Kecamatan Cakra, Kota Mataram.

Didampingi Gubernur, Wapres JK juga meninjau progres proses rehabilitasi dan rekonstruksi SMPN 6 Kota Mataram. (f3)

Komentar