fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juni 2, 2020
Update Covid-19 Indonesia
26,940
Total Kasus
Updated on 02/06/2020 4:35 am
Beranda Hukum & Kriminal Sambil Merangkak, Ayah Irman Kumis Kunjungi Anak di Sel

Sambil Merangkak, Ayah Irman Kumis Kunjungi Anak di Sel

HarianNusa.com – Orang tua tersangka kasus ujaran kebencian dan penghina Jokowi berinisial IS alias alias Imran Kumis menjenguk anaknya di ruang tahanan Polres Mataram, Jumat, 25 Januari 2019.

Dia datang bersama kakak wanita IS untuk menjenguk dan membawakan pakaian untuk IS, sekaligus mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

Orang tua IS, Saidi, yang menderita disabilitas terpaksa harus jalan merangkak memasuki ruangan.

Sebelumnya, IS diketahui menulis status bertulis “BODOHNYA ORANG ISLAM YG MILIH JOKOWI!!! DASAR MUNAFIK!!!!” Tulisan tersebut kemudian menjadi perdebatan di facebooknya.

Saidi berharap Presiden Jokowi memaafkan anaknya. Karena di rumah, dia hidup hanya bertiga sejak lama bercerai dengan istrinya.

“Mudah-mudahan pak Presiden bisa memaafkan dia. Ampuni dia. Saya sangat minta maaf, bebaskan dia,” ujar Saidi sambil menangis haru.

Saidi mengakui anaknya bersalah telah menulis status yang diduga berisi ujaran kebencian. Dia meminta kerendahan hati presiden memaafkan IS.

Pengacara IS, Muhanan Gibest mengatakan kedatangan orang tua dan pengacara untuk mengantar surat penangguhan penahanan pada Kapolres Mataram.

“Kita datang ke sini untuk mengantar surat penangguhan penahanan. Alasannya karena IS kita jamin tidak akan melarikan diri atau mengulang perbuatan serupa,” jelasnya.

Pengacara lainnya, Abdi Negara, memohon kerendahan polisi untuk menangguhkan penahanan. Dia mengatakan selain IS adalah korban gempa, unsur pasal 28 ayat (2) undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE belum terpenuhi.

Dia mengatakan unsur ujaran kebencian harusnya terpenuhi jika telah membuat kegaduhan atau permusuhan antara anak bangsa.

“Tidak terpenuhi unsurnya karena tidak menimbulkan akibat dari status yang dibuat, yang mana terjadi suatu permusuhan antar golongan,” jelasnya. (sat)

Berita Populer Pekan Ini

Tempat Wisata Sepi, Masyarakat Pulau Lombok Dinilai Faham Anjuran Pemerintah dalam Pencegahan Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK, bersama Dandim 1606 WB Kol. Czi Efrijon Khroll memantau situasi kawasan Wisata di...

Sesaot Tetap Kondusif Meski Obyek Wisatanya Ditutup

HarianNusa.com, Lombok Barat - Kepala Desa Sesaot Kecamatan Narmada-Lombok Barat, Yuni Hari Seni menyatakan, penutupan lokasi wisata Sesaot dan sekitarnya adalah salah satu alternatif...

Universitas Mataram Gelar Wisuda Daring di Masa Pandemi Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 berdampak terhadap merebaknya wabah virus baru bernama SARS-CoV-2. Menyikapi munculnya virus jenis baru tersebut,...

Gubernur NTB Tegaskan Pembangunan KEK Mandalika Terus Berjalan

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah Provinsi NTB memastikan pembangunan sirkuit MotoGP dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok tetap berjalan. Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah...