HarianNusa.Com – Barisan Relawan Jokowi Jalan Perubahan (Bara JP) DPD NTB menargetkan 60 persen perolehan suara di Nusa Tenggara Barat untuk pasangan calon presiden RI nomor urut 01 Jokowi-Makruf pada Pilpres 2019.

Ketua DPD Bara JP NTB, H. Amir Hamzah mengkalkulasikan 60 persen suara untuk Jokowi di NTB berasal dari suara dukungan NW, NU, Yatofa dan sisanya adalah suara asli pendukung Jokowi.

“40 persen suara pendukung Jokowi di NTB berasal dari NW, NU dan Yatofa, sementara suara asli pemilih Jokowi 20 persen. Sehingga total suara untuk Jokowi di NTB pada Pilpres 2019 ini sebanyak 60 persen,” ungkapnya

Senada dengan itu, bertempat kediamannya, kepada media ini, Sabtu (6/4/19), Wakil Ketua Bara JP NTB, Agus Siradj mencontohkan pada Pilgub NTB 2018 lalu dukungan untuk pasangan Zul-Rohmi sebanyak 35 persen, menurutnya 29 persen berasa dari suara pendukung TGB dan 9 persen suara PKS. Dan pasangan Suhaili yg didukung Yatofa mempunyai 32 persen suara. Dia mengatakan hasil kalkulasi penjumlahan suara (dukungan TGB untuk Zul-Rohmi dan dukungan Yatofa untuk Suhaili pada Pilgub 2018 lalu) tersebut menjadi suara Jokowi di NTB.

“Nah mungkin suara dukungan untuk Uhel setengahnya, kita ambil aja 16 persen. Nah jadi 35 persen dan 16 persen tadi kita jumlahkan menjadi 40 persen, itu suara dukungan untuk Jokowi. Dan suara asli untuk Jokowi pada pilpres lalu kan 27 persen. Nah kita ambil ajalah 20 persennya. Jadi simpelnya 40 persen tambah 20 persen jadi 60 persen. Ini yang menjadi perolehan suara Jokowi di NTB pada pilpres nanti,” pungkasnya.

Ketua dan Wakil Ketua Bara JP NTB, ( H. Amir Hamzah dan Agus Siradj) bersama Presiden Jokowi. (istimewa)
Ketua dan Wakil Ketua Bara JP NTB, ( H. Amir Hamzah dan Agus Siradj) bersama Presiden Jokowi. (istimewa)
Komentar