fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Juli 10, 2020
Update Covid-19 Indonesia
72,347
Total Kasus
Updated on 10/07/2020 11:12 am
Beranda Headline Gubernur NTB Tegaskan Pentingnya Benahi Masalah Hutan

Gubernur NTB Tegaskan Pentingnya Benahi Masalah Hutan

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.Com, Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi Kadis LHK Provinsi NTB, Kepala Pelaksana BPBD NTB dan Asisten III Provinsi NTB, menjadi narasumber dalam diskusi terbatas dengan tema “Apa Kabar Hutan NTB”, di Harian Suara NTB, Kamis (21/11/2019).

Dalam kesempatan itu Gubernur menegaskan bahwa masalah kerusakan hutan di wilayah NTB menjadi konsen utama pemerintah saat ini. Seiring banyaknya isu-isu terkait kerusakan hutan di seluruh wilayah NTB yang dipertontonkan dan viral di berbagai media sosial setiap waktu.

Pemerintah melalui dinas terkait telah memberikan perhatian khusus terhadap kondisi hutan yang tergolong kritis saat ini. Cita-cita untuk menghijaukan kembali hutan di NTB, telah tertuang dalam misi NTB saat ini, yakni mewujudkan NTB yang asri dan lestari.

- Advertisement -

“Menghijaukan kembali hutan di NTB merupakan cita-cita kami, ini sejalan dengan misi NTB Asri dan Lestari,” ujarnya.

Dalam menyikapi persoalan hutan kita di NTB, tentu kita harus bergerak bersama. Peran semua pihak sangat dibutuhkan agar hutan NTB dapat segera hijau kembali seperti tahun-tahun sebelumnya. Membangun kesadaran dan semangat masyarakat harus segera dikampanyekan dengan lebih gencar lagi, dengan semangat “Mari bersama sama-sama hijaukan hutan NTB”.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini mengungkapkan, masalah hutan di Indonesia khususnya di NTB merupakan persoalan multidimensional. Oleh karena itu pendekatan untuk mengubah cara pandang masyarakat tidak saja menjadi tanggungjawab pemerintah semata. Namun pemerintah juga membutuh peran pihak lain untuk meringankan beban pemerintah. Seperti peran kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk mengubah cara pandang masyarakat, agar tidak melakukan perusakan hutan dan menjaganya dengan baik.

“Tanggungjawab menjaga hutan bukan bukan hanya pada pemerintah saja, namun peran dari semua pihak, seperti para tuan guru akan sangat meringankan beban pemerintah untuk mengubah cara pandang masyarakat,” ujarnya.

Selain itu gubernur juga mengatakan kegiatan kampanye penyelamatan hutan ini harus dimulai dari hulu. Tingginya angka hutan kritis di NTB disebabkan banyak masyarakat yang melakukan kegiatan pembalakan dan perambahan di hutan negara, bukan di hutan masyatakat. Sehingga menyebabkan degradasi yang begitu tinggi terhadap hutan NTB setiap tahunnya.

Untuk itu perlu ada kegiatan sosialisasi segera kepada masyarakat, untuk pencegahan kerusakan hutan yang lebih luas lagi di NTB. Pemerintah juga harus memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berhasil menjaga hutan dengan baik. Dengan adanya hal ini akan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk menjaga hutan dengan baik.

“Pemerintah harus melakukan kampanye yang tidak biasa. Salah satunya dengan memperbanyak SMK Kehutanan, yang saya lihat semangatnya luar biasa dalam menyelamatkan hutan kita. Anak-anak kita memiliki peran besar dalam menjaga hutan,” tuturnya.

Untuk itu ia meminta agar semangat menghijaukan NTB harus terus dikampanyekan. Sehingga peluang-peluang menghijaukan NTB dari kebijakan pemerintah pusat dapat ditangkap.

“Banyak program pusat terkait penghijauan hutan yang harus segera kita jemput. Untuk itu kita harus segera menyusun action plan dan terukur, agar program itu dapat kita eksekusi dengan baik. Dengan harapan hutan dapat mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat di NTB,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Peduli Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19, Universitas Mataram Berikan Keringanan UKT

HarianNusa.com, Mataram - Sebagai wujud rasa empati dan kepedulian terhadap dampak ekonomi Pandemi Covid 19, Univeritas Mataram atau Unram memberikan keringanan biaya bagi mahasiswanya....
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia