fbpx
23 C
Mataram
Rabu, Juni 16, 2021
Update Covid-19 Indonesia
1,927,708
Total Kasus
Updated on 16/06/2021 9:26 am
BerandaHeadlineSenjata Terduga Teroris di Bima Tergolong Aneh dan Unik

Senjata Terduga Teroris di Bima Tergolong Aneh dan Unik

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Tim Densus 88 Mabes Polri menembak mati dua terduga teroris di Bima. Kedua pelaku ditembak mati setelah terlibat kontak senjata dengan petugas di Pegunungan Oi Sarume, Dusun Mawu, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Selasa (31/10). Sehari berselang, Densus menangkap lima pelaku lainnya dalam kondisi hidup.

Ditemukan dua senjata rakitan pada dua pelaku yang tewas baku tembak dengan polisi. Senjata beserta amunisi tersebut kemudian dikirim ke Mabes Polri untuk diidentifikasi.

Hingga saat ini polisi masih melakukan identifikasi senjata yang dimiliki pelaku. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan senjata yang dimiliki pelaku bukan senjata biasa. Senjata tersebut dianggap sangat unik.

- Advertisement -

“Senjata api rakitan milik terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat, itu bukan senjata rakitan biasa,” ujarnya, Rabu (1/11).

Menurut Setyo, senjata rakitan milik pelaku aneh dan unik, karena bisa dimasuki peluru dengan berbagai jenis kaliber. Senjata tersebut dipastikan dimodifikasi dan dirakit oleh kelompok terduga pelaku teror tersebut.

“Dalam temuan tersebut mestinya peluru kaliber 556 itu untuk senjata laras panjang. Sedangkan untuk senapan, kaliber 38 untuk revolver,” jelasnya.

Senapan milik terduga pelaku teror bukan merupakan jenis senjata laras panjang, namun memiliki peluru yang seharusnya bisa digunakan hanya pada senjata laras panjang.

Dalam peristiwa ini, petugas menyita sejumlah barang bukti yakni, dua pucuk senjata api rakitan dan amunisi. Selain itu, petugas juga menemukan perlengkapan bertahan di hutan seperti jaket, ransel, gunting, pisau, korek api. Juga ditemukan beberapa bahan makanan seperti ikan asin, mi instan, minyak goreng, susu kental manis dan kopi. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -