fbpx
Beranda Lombok Utara Ratusan Rumah Instan RIKO Mulai Dibangun di Bayan Lombok Utara

Ratusan Rumah Instan RIKO Mulai Dibangun di Bayan Lombok Utara

Proses peletakan pembangunan rumah warga terdampak gempa di KLU
Proses peletakan pembangunan rumah warga terdampak gempa di KLU

HarianNusa com – Bupati Kabupaten Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Instan Konvensional (RIKO) di Dusun Magling Desa Senaru dan di Dusun Tanjung Busur Desa Akar Akar Kecamatan Bayan, Lombok Utara, (26/1).

Camat Bayan Intiha, SIP., dalam laporannya menyebutkan jumlah rumah yang diresmikan di Kecamatan Bayan sebanyak 1.224 unit untuk empat desa yakni Desa Senaru, Desa Anyar, Desa Akar Akar dan Desa Mumbul Sari.

“Dari jumlah tersebut 339 unit di Desa Senaru dan 524 unit dibangun di Desa Akar Akar,” jelasnya.

Diakhir laporannya, Intiha menjelaskan bahwa tim dari kecamatan turun perdesa bertemu langsung dengan fasilitator pendamping dari Rekompak dan Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., menyatakan bahagia dengan progres pembangunan rumah dari minggu ke minggu yang terus bertambah.

“Dulu kita meletakkan batu pertama rumah warga hanya 20 sampai 30 rumah, tapi sekarang sudah mencapai ratusan unit. Alhamdulillah, percepatan pembangunannya terus berlangsung,” tuturnya.

Bupati juga mengajak camat, kades, kadus, fasilitator pendamping bisa terus bekerja sama membantu masyarakat hingga mempunyai tempat tinggal. Ia juga menegaskan agar semua pihak secepatnya bisa merealisasikan pembangunan rumah warga.

“Untuk warga masyarakat yang di pinggir jalan, tolong jangan membangun terlalu pinggir, karena jangka panjang pasti ada pelebaran jalan. Begitu juga sarana yang ada di kampung, tolong dibuatkan gang supaya minimal ambulan bisa masuk,” pintanya.

Peresmian peletakan batu pertama turut dihadiri anggota DPRD KLU Kardi A.Ma, Kepala BPBD KLU Iwan Maret A , Camat Bayan Intiha SIP, Kepala Desa Akar Akar Akarman, Pjs. Kades Senaru Lalu Wira Sakti, Fasilitator Pendamping Rekompak PUPR beserta warga penerima bantuan stimulan. (f3)

Komentar