HarianNusa.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memberikan penghargaan terhadap dua polisi yang menjadi korban teroris dan yang gugur dalam mengawal pelaksanaan pemilu 2019.

Penghargaan yang diberikan berupa piagam dan santunan. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana, Jumat, 21 Juni 2019.

Dia polisi yang diberikan penghargaan adalah Bripka Abdul Gafur, anggota Polres Bima Kota yang tertembak teroris pada 2017 silam. Dia mengalami cacat akibat proyektil peluru bersarang di pinggang kanan bawah. Bripka Abdul Gafur dinyatakan cacat golongan I/C cacat sesuai Kep Kapolri nomor : Kep/807/IV/2019 tanggal 30 April 2019.

Kemudian Aipda (Anumerta) Bripka Ikhwanul Muslimin. Dia gugur dalam mengawal pelaksanaan pemilu 2019 di Lombok. Penghargaan diterima istrinya Yusnia Ayu Sari.

“Pemberian santunan sebagai bentuk penghargaan terhadap personel yang telah mengabdikan dirinya dalam melaksanakan tugas,” ujar Kapolda.

Bripka Ikhwanul Muslimin gugur dalam bertugas. Dia kelelahan mengawal penyelenggaraan pemungutan suara yang panjang dan melelahkan. Kondisinya drop dan meninggal dunia.

Ahli waris Bripka Ikhwanul Muslimin diberikan santunan gugur dan tunjangan hari tua Rp334.951.000. Sementara Bripka Abdul Gafur mendapat santunan cacat Rp52.938.000. (sat)

 

Komentar