fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juni 2, 2020
Update Covid-19 Indonesia
26,940
Total Kasus
Updated on 02/06/2020 5:35 am
Beranda Lombok Utara Resmikan Jembatan di Desa Bentek, Hj Niken Apresiasi PIISEI

Resmikan Jembatan di Desa Bentek, Hj Niken Apresiasi PIISEI

HarianNusa.Com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah meresmikan jembatan gantung di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (18/9/19).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Hj. Niken bersama Ketua Umum Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI), Dina Wimboh Santoso. Sesi pemotongan pita dimeriahkan dengan persembahan Presean yang diiringi oleh Gendang Beleq.

Dalam sambutannya, Hj. Niken menyampaikan rasa terimakasih serta apresiasinya kepada para donatur. Menurutnya, PIISEI telah banyak melakukan bantuan sosial untuk masyarakat di seluruh Indonesia dan salah satu bukti nyatanya yakni pembangunan jembatan gantung di desa Bentek.

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ibu-ibu PIISEI pusat,” ungkap Hj. Niken.

Ketua PKK NTB yang juga Ketua Dekranasda NTB itu berharap, dengan hadirnya jembatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik dan menjagannya dengan sepenuh hati.

“Mudah-mudahan, dengan diresmikannya jembatan ini, memberikan manfaat untuk kita semua, terutama untuk Desa Bentek dan Desa Jenggala. Insya Allah dengan hadirnya kita semua menjadi saksi bahwa kebaikan telah ditanamkan dan semoga warga di sini bisa memelihara dan melipatgandakan keberkahan yang dapat diperoleh,” ujarnya.

Sementara itu, Dina Wimboh Santoso pada kesempatan itu mengatakan, jembatan yang diresmikan hari ini adalah jembatan ke enam yang bersal dari PIISEI.

“Ibu-ibu PIISEI, yang memang programnya itu, membangun jembatan-jembatan dan sekolah,” tuturnya.

Jembatan yang baru saja diresmikan ini menghubungkan Desa Bentek dengan Desa Jenggala. Oleh karena itu jembatan ini akan banyak membawa manfaat untuk masyarakat, terlebih masyarakat di dua desa yang telah terhubung tersebut.

“Jembatan gantung ini adalah akses ekonomi yang luar biasa, karena keluarga kami di desa sebelah itu, sebagian besar kebunnya harus melewati desa kami, dan saudara kami itu harus melewati tiga kilo baru bisa sampai desa ini,” tutur Warna Wijaya, tokoh masyarakat desa setempat.

Merasa terbantu, Wijaya juga memaparkan bahwa adanya jembatan ini memiliki manfaat untuk pendidikan. Di mana anak-anak dulunya harus melewati jembatan pipa yang sangat licin jika turun hujan, terlebih arus sungai juga yang cukup deras.

“Maka dengan adanya jembatan ini, segala permasalahan tersebut dapat teratasi,” tegasnya. (f3)

Ket. Foto:
pemotongan pita oleh Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati bersama Ketua Umum Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI), Dina Wimboh Santoso. (istimewa)

Berita Populer Pekan Ini

Tempat Wisata Sepi, Masyarakat Pulau Lombok Dinilai Faham Anjuran Pemerintah dalam Pencegahan Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK, bersama Dandim 1606 WB Kol. Czi Efrijon Khroll memantau situasi kawasan Wisata di...

Sesaot Tetap Kondusif Meski Obyek Wisatanya Ditutup

HarianNusa.com, Lombok Barat - Kepala Desa Sesaot Kecamatan Narmada-Lombok Barat, Yuni Hari Seni menyatakan, penutupan lokasi wisata Sesaot dan sekitarnya adalah salah satu alternatif...

Universitas Mataram Gelar Wisuda Daring di Masa Pandemi Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 berdampak terhadap merebaknya wabah virus baru bernama SARS-CoV-2. Menyikapi munculnya virus jenis baru tersebut,...

Gubernur NTB Tegaskan Pembangunan KEK Mandalika Terus Berjalan

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah Provinsi NTB memastikan pembangunan sirkuit MotoGP dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok tetap berjalan. Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah...