fbpx
25 C
Mataram
Jumat, Maret 22, 2019

Gerah Dipojokkan karena Angka Kemiskinan Meningkat, Wagub Salahkan Bupati/Walikota

- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Wakil Gubernur (Wagub) NTB H M Amin menyatakan kalau dirinya gerah karena Pemprov sering dipojokkan karena angka kemiskinan yang terus meningkat. Menurutnya, peningkatan angka kemiskinan adanya di daerah, bukan di Provinsi, oleh karenanya, tugas mengurangi angka kemiskinan tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten/Kota. Senin, (17/7).

“Ingat, tugas yang menurunkan angka kemiskinan ranah kabupaten/kota. Provinsi hanya fasilitator program dari pusat untuk ke daerah, untuk menurunkan angka tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan Amin, tugas Pemprov hanya menjadi fasilitator saja. Memberikan motivasi kepada daerah untuk meningkatkan diri, mengembangkan potensi yang ada di masing-masing daerah. Karena bagaimanapun, ada beberapa kewenangan Kabupaten/Kota yang tidak bisa diintervensi provinsi.

“Lakukan terobosan, jangan melempar kesalahan ke Pemprov. Karena tugas provinsi hanya motivator saja. Saya tidak mengalihkan masalah. Tapi faktanya angka yang muncul dari kabupaten/kota sendiri. Harus jelas posisi masing-masing, ada kewenangan kabupaten/kota yang tidak bisa diintervensi Pemprov,” tegasnya.

- Advertisement -

Sebelumnya Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat sempat merilis jumlah penduduk miskin di Provinsi NTB pada September mencapai 786.580 orang atau berkurang sebesar 0,46 persen dibandingkan keadaan pada Maret 2016 sebanyak 804.450 jiwa. Disebabkan berbagai intervensi program dari pemerintah, terutama di wilayah perdesaan. Seperti nilai tukar petani tanaman pangan yang relatif baik pada tahun 2016.

Berkurangnya penduduk miskin, terbanyak di perdesaan, yakni dari 419.230 orang pada Maret berkurang menjadi 407.750 orang pada September 2016. Sementara penduduk miskin di perkotaan berkurang dari 385.220 orang turun menjadi 378.830 orang. Jumlah penduduk miskin di wilayah perdesaan lebih besar dibanding perkotaan. (sta)

Komentar

- Advertisement -

Berita Lainnya

Hari Ini Di Lombok, Jokowi Janji Bangun Tiga Infrastruktur

HarianNusa.Com - Untuk menyambut perhelatan MottoGP 2021 di NTB, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo...

Soal Bantuan Korban Gempa, Ini Kata Jokowi

HarianNusa.Com - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi...

Ratusan Massa Aksi Tolak Kedatangan Jokowi di NTB

HarianNusa.Com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Mataram yang tergabung...

Lombok Barat Ditetapkan Sebagai Unit Metrologi Legal

HarianNusa.Com - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menetapkan Lombok Barat bersama 250 Kabupaten/Kota se Indonesia sebagai...

Share Berita ini

Paling Populer

Ratusan Massa Aksi Tolak Kedatangan Jokowi di NTB

HarianNusa.Com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Mataram yang tergabung...

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

Soal Bantuan Korban Gempa, Ini Kata Jokowi

HarianNusa.Com - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi...

Berita Terbaru

Hari Ini Di Lombok, Jokowi Janji Bangun Tiga Infrastruktur

HarianNusa.Com - Untuk menyambut perhelatan MottoGP 2021 di NTB, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo...

Soal Bantuan Korban Gempa, Ini Kata Jokowi

HarianNusa.Com - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi...

Ratusan Massa Aksi Tolak Kedatangan Jokowi di NTB

HarianNusa.Com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Mataram yang tergabung...

Lombok Barat Ditetapkan Sebagai Unit Metrologi Legal

HarianNusa.Com - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menetapkan Lombok Barat bersama 250 Kabupaten/Kota se Indonesia sebagai...

Share Berita ini

Komentar