Jumat, Januari 27, 2023
Jumat, 27 Januari, 2023

Bersama Warga, Kapolres Lombok Timur Gelar Tanam Raya Serentak

- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Timur – Kapolres Lombok Timur (Lotim) AKBP M. Eka Fathurrahman, SH., S.IK bersama warga menggelar tanam raya serentak. Bertempat di sekitar Aula Kantor Bendungan Pandan Dure Desa Suwangi Kecamatan Sakra Lotim tanam raya serentak dilakukan dengan antusias, Sabtu (13/01).

Tanam raya serentak merupakan kegiatan Polda NTB bertema “Polda NTB Peduli Petani 2018”. Acara tersebut juga dihadiri Dandim 1615 Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.I.P, Sekcam Terara Arpin, Pejabat Utama Polres Lotim, para Kapolsek, seluruh anggota Polres Lotim dan Polsek jajaran serta masyarakat.

Kapolres Lotim dalam sambutannya membacakan amanat Kapolda NTB. Ia mengatakan, Indonesia merupakan daerah agraris yang dulunya telah mencapai swasembada pangan. Oleh karena itu sudah sepatutnya swasembada pangan berlangsung secara kesinambungan, sehingga tidak perlu lagi mendatangan pangan dari luar negeri.

“Bahkan pada tahun 1981 di Pulau Lombok tepatnya di Lombok Tengah pernah menjadi percontohan cara bercocok tanam di daerah yang tandus dengan pola gogo ranca, bahkan menjadi daerah yang berswasembada pangan (beras) yang menjadi andalan di Provinsi NTB,” ujarnya.

Namun kontras dengan iklim hijau di Indonesia, terkadang negara ini kerap melakukan impor pangan dari luar negeri. Ini justru sangat kontras dengan wilayah Indonesia yang dikenal dengan wilayah yang subur.

“Tapi kita lihat sekarang Indonesia secara umum tergolong sebagai negara impor pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan akan masyarakatnya. Dalam kondisi tersebut negara kita mengisyaratkan belum dalam kondisi tahan pangan,” pungkasnya.

Ketahanan pangan adalah kondisi dimana kebutuhan pangan bagi seluruh masyarakat dapat terpenuhi baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Pentingnya persoalan pangan bagi masyarakat tidak perlu dipertanyakan kembali, sehingga setiap pemimpin dituntut untuk memiliki solusi yang efektif untuk menangani persoalan-persoalan pangan yang dialami Indonesia khususnya Provinsi NTB.

Kapolres menjelaskan presiden telah berjanji kepada masyarakat agar Indonesia dapat mencapai kedaulatan pangan, yaitu ketahanan pangan melalui produksi lokal/dalam negeri dengan harapan agar kedaulatan pangan dapat tercapai melalui empat program utamanya, yaitu pengendalian impor pangan, penanggulangan kemiskinan petani dan regenerasi petani, implementasi reformasi agraria, pembangunan agribisnis kerakyatan. Untuk itu Polri juga dituntut untuk mendukung program pemerintah tersebut.

“Oleh karena itu, Polri berupakan salah satu aparatur negara juga turut berperan serta dalam mendukung salah satu program pemerintah dalam program pangan yang telah dicanangkan,” jelasnya.

Tanam raya serentak tidak hanya dilakukan di Lotim, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di wilayah jajaran Polda NTB, dari tanggal 13 sampai dengan 14 Januari 2018, dengan luas tanah yang ditanam seluas 247,73 hektar dan jenis tanaman padi, jagung, palawija serta pohon sengon juga ikan sebanyak 40.000.

Selain itu Kapolres Lotim juga melakukan kegiatan penyebaran benih ikan di Bendungan Pandan Dure. (sat)

- Advertisement -
spot_img
Jumat, 27 Januari, 2023
Tokopedia
Tokopedia
Tokopedia

Share post:

Subscribe

Berita Populer

Berita Terbaru

Berita Lainnya
Terkait

Tanggapi Pidato Presiden, Johan minta pemerintah Bangun Kemandirian Pangan

“Pada prinsipnya, saya setuju dengan pengembangan pangan yang bersifat integrated system dari hulu sampai hilir menjadi produk pangan industri,”

DPR Apresiasi Presiden Pilih Mentan Dari Indonesia Timur Yang Berkualitas

HarianNusa.com, Jakarta - Anggota DPR RI dapil NTB, H....

Hadir di Belitung Expo 2019, Balitbangtan dapat Apresiasi Wagub Kepulauan Bangka Belitung

HarianNusa.com Setelah memeriahkan Agro Food Expo 2019 di Jakarta...

Sumber Daya Genetik Jeruk untuk Kekayaan Indonesia

HarianNusa.com - Varietas jeruk di Indonesia cukup besar dan...