fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Januari 24, 2021
Update Covid-19 Indonesia
977,474
Total Kasus
Updated on 23/01/2021 10:29 pm
Beranda Headline TGB Minta Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi Dicabut

TGB Minta Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi Dicabut

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Tragedi kemanusiaan terhadap muslim Rohingya di Myanmar menjadi perhatian bersama umat Muslim seluruh dunia. Aksi kekerasan tersebut dikecam, pasalnya ratusan anak-anak dan wanita terbunuh atas aksi keji militer Myanmar yang melakukan pembantaian dengan dalih memerangi militan.

Gubernur NTB TGH M. Zainul Majdi atau akrap disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mengecam tindakan kejahatan Pemerintah Myanmar atas pembantaian tersebut. Hal itu diucapkan TGB usai menjalani sholat ied Idul Adha 1438 Hijriyah di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center Mataram, Jumat (1/9).

“Pembantaian anak-anak, kaum perempuan, orang tua (mencapai) ribuan beberapa hari terakhir. Sayangnya komunitas internasional seperti menutup mata. Tidak ada pernyataan yang keras dari masyarakat internasional, apalagi sanksi bagi Pemerintah Myanmar,” ujarnya.

- Advertisement -

TGB minta nobel perdamaian yang pernah diterima pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi dicabut. Menurutnya, Aung tak pantas menerima nobel atas sikap diamnya terhadap pembantaian.

“Saya pikir orang yang mendiamkan pembantaian tidak pantas dicatat sejarah sebagai penerima nobel. Harusnya dicabut dan bahkan harus dikasi sanksi internasional,” tegasnya

TGB juga meminta pemerintah pusat bersikap lebih tegas terhadap tragedi kemanusian di Myanmar.

“Kita semua di NTB meminta pada pemerintah pusat untuk bersikap lebih tegas lagi terhadap tragedi kemanusiaan. Tidak bisa dibiarkan pembantaian seperti itu,” pungkasnya.

TGB juga menjelaskan, setiap masalah yang memiliki dimensi keagamaan berpotensi melahirkan konflik yang besar. Untuk itu sedini mungkin kekerasan terhadap muslim Rohingya harus segera dihentikan.

Ia mengatakan, setiap kotak amal pada Jumat tadi akan didonasikan untuk muslim Rohingya yang mengalami penindasan. (sat)

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Persediaan Pupuk di NTB Aman hingga 2,5 Bulan Kedepan

HarianNusa.com, Mataram - Persediaan pupuk di Nusa Tenggara Barat hingga 2,5 bulan ke depan sangat aman. Hal tersebut ditegaskan Superintendent Kantor Pemasaran Pupuk Kaltim...

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Unram Kembali Terapkan WFH

HarianNusa.com, Mataram - Universitas Mataram (Unram) kembali memberlakukan penyesuaian sistem kerja untuk mengantisipasi meningkatnya penyebaran Covid-19. Dimana hal tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) terbaru...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia