HarianNusa.com – Kasus yang menimpa Baiq Nuril Maknun mendapat simpati dan dukungan dari berbagai pihak. Tidak hanya lembaga-lembaga, pemerintah maupun swasta. Kali ini calon legislatif juga turut berpartisipasi atas nasib yang menimpa guru honorer tersebut.

Dharwati Pratama Sari, ST., MT., M.Sc., salah seorang aktivis perempuan yang saat ini mencalonkan diri sebagai salah seorang calon DPR RI dari Partai Berkarya dapil NTB 2 (Pulau Lombok,red) ini merasa terpanggil membela hak-hak hukum untuk ibu Nuril.

Dharwati mengajak semua kaum perempuan, baik istri para pejabat, PNS, ibu-ibu dharmawanita dan PKK maupun yang tergabung dalam organisasi lainnya untuk turut ambil bagian mendukung Baiq Nuril mendapatkan keadilan terhadap kasus yang saat ini menimpanya.

“Sejak awal kasus Baiq Nuril mencuat kembali kami terus melakukan pengawalan, anehnya Pengadilan Negeri sudah dinyatakan tidak bersalah, tetapi sampai di Kasasi kok jadi bersalah, nah ada apa ini,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan di kediamannya, Selasa ( 29/11/2018).

Baginya ini merupakan tamparan keras bagi hukum di Indonesia yang seolah tidak berpihak kepada kaum lemah.

“Sudah jelas bahwa ibu nuril menjadi korban disini, kenapa ia yang harus dipersalahkan. Seharusnya kan kita lindungi,” ungkap politisi muda tersebut.

Dharwati berharap tidak hanya presiden yang menanggapi, namun bila perlu seluruh elemen masyarakat juga ambil bagian dalam mendukung Ibu Nuril dalam mendapatkan keadilan. Menurutnya pengawalan dari anggota DPR Komisi VIII yang menaungi Bidang Sosial khususnya pemberdayaan perempuan dan Komnas perempuan sedari awal mestinya ikut ambil bagian terhadap kasus Nuril.

“Sebagai perempuan sudah semestinya aksi solidaritas kita bagi sesama perempuan harus lebih ditingkatkan lagi agar kaum perempuan tidak selalu jadi korban pelecehan dan ketidakadilan,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan jika terpilih menjadi anggota DPR RI dirinya akan fokus bergerak untuk melindungi dan mengayomi masyarakat NTB khususnya kaum perempuan untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam memperoleh hak-hak hukum dan politik.

“Kepada kaum perempuan jangan pernah takut untuk menyampaikan sebuah kebenaran, pasti banyak yang mendukung,” ungkapnya caleg nomor urut 1 tersebut. (f3)

Komentar