Pelajar Bima dan Lombok Timur Kibarkan Bendera di Istana Negara

1792
Pengibaran bendera merah-putih di Istana Negara. (dok. setneg)

HarianNusa.com, Mataram – Dari 68 anggota Paskibraka yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia, dua di antaranya berasal dari Provinsi NTB. Kedua Paskibraka tersebut yakni Agus Putra Pratama Yudha dari SMAN 1 Woha, Kabupaten Bima dan Fina Widianingrum dari SMAN 1 Aik Mel, Lombok Timur.

Keduanya dikirim sebagai putra dan putri terbaik NTB untuk mengibarkan bendera di Istana Negara dalam HUT RI ke-72, Kamis (17/8).

Setiap anggota Paskibraka diwakili dua orang dari setiap provinsi. Seluruh anggota Paskibraka mendapat sambutan hangat oleh Presiden Jokowi. Mereka mewakili setiap keberagaman suku bangsa di Indonesia.

Sebelum menjadi pengibar bendera pusaka di Istana Negara, mereka telah ditempatkan di Jakarta untuk berlatih. Ketekunan dan kerja keras mereka terbayar dengan indahnya performa yang mereka berikan saat mengibarkan bendera.

Bahkan, beberapa hari sebelum acara sakral tersebut, mereka mendapat kejutan dari panitia. Setiap orang tua anggota Paskibraka dihadirkan ke Jakarta untuk memberikan support pada mereka. Sontak saja kejutan tersebut membuat suasana haru terjalin.

Sebelumnya, Gubernur NTB, TGH M. Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), mengapresiasikan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) NTB. Munurut TGB, Paskibraka merupakan aset masa depan Indonesia.

“Kalian sebagai Paskibraka adalah hasil dari kerja keras dan hasil menempa diri. Kalian pantas untuk itu,” ujar TGB saat pengukuhan Paskibraka NTB, Rabu (16/8) malam. (sat)