Peduli Rohingya, TGB Ikut Orasi Kecam Myanmar

1606
Gubernur NTB TGH M. Zainul Majdi menggelar orasi mengecam militer Myanmar. (satria/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Mataram – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Peduli Rohingya menggelar aksi di Mataram, Senin (4/9). Mereka mengecam kebrutalan militer Myanmar dalam membantai muslim Rohingya dengan dalih memerangi militan.

Massa bergerak dari KNPI NTB menuju Islamic Center (IC) Mataram. Massa kemudian bergabung dengan massa lainnya yang telah menunggu di IC Mataram. Rasatuan massa kemudian bergerak ke Perempatan Bank Indonesia (BI) Mataram menggelar orasi. Usai menggelar aksi di simpang BI tersebut, massa kemudian bergerak menuju Kantor Gubernur NTB. Di sana massa ditemui langsung dengan Gubernur NTB, TGH M. Zainul Majdi atau akrap disapa Tuan Guru Bajang (TGB).

TGB menyempatkan diri menemui massa aksi. Ia datang tanpa pengawalan dari sebuah kantor di depan Kantor Gubernur NTB. Sontak saja massa aksi riuh menyambut kedatangannya yang tak disangka tersebut.

TGB kemudian dipersilahkan naik di atas mobil milik massa aksi untuk menggelar orasinya. Dalam orasinya, TGB mengecam tindakan yang dilakukan militer Myanmar dalam membantai muslim Rohingya. Menurutnya, hal tersebut merupakan kejahatan kemanusiaan yang tidak diajarkan dalam agama manapun.

“Isu Rohingya tidak hanya terkait dengan umat Islam, tapi menyangkut kemanusiaan. Sama dengan Palestina. Selama kita berundang-undang dasar yang di dalamnya dijelaskan bahwa penjajahan harus dihapuskan, maka semua hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai itu adalah bertentangan dengan nilai kebangsaan kita,” ujar TGB dalam orasinya.

“Maka hari ini kita semua satu suara, hentikan penindasan terhadap saudara-saudara kita yang ada di Myanmar etnis Rohingya,” tegasnya.

Sontak saja orasi TGB disambut teriakan takbir oleh massa aksi. TGB juga mengatakan aksi kebrutalan militer Myanmar merupakan suatu tindakan yang gila dan hilang akal sehat.

“Satu suara kita ini menunjukan bahwa kita tahu persis yang kita lawan adalah kegilaan atas nama apapun, kehilangan akal sehat. Sebagai umat beragama saya yakin tidak ada agama manapun yang membolehkan penindasan sebagaimana yang terjadi di Myanmar,” pungkasnya.

Di akhir orasinya TGB menyerahkan donasi untuk Rohingya yang berhasil dikumpulkan dari setiap masjid dan ASN pada Jumat kemarin. Total dana yang terkumpul pada Jumat kemarin mencapai Rp 80 juta. Dana tersebut diserahkan pada Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB. (sat)

iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=