Pengungsi Gunung Agung Mulai Masuk Lembar, BPBD Bentuk Posko

196
Posko pengungsi Gunung Agung di Lembar. (dok. istimewa)

HarianNusa.com, Mataram – Status awas Gunung Agung di Karangasem, Bali membuat gelombang pengungsi mulai tersebar. Minggu (24/9), rombongan pengungsi mulai tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Mengantisipasi lonjakan pengungsi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mendirikan posko pengungsian di Pelabuhan Lemabr. Pengungsi yang datanga akan dilakukan pendataan dan berkoordinasi dengan dinas lainnya untuk penampungan.

Namun rata-rata pengungsi Gunung Agung tidak menetap di posko pengungsian. Mereka langsung menuju kediaman keluarga di Lombok.

Kepala BPBD NTB, Ir. H. Muhammad Rum, mengatakan pengungsi dapat saja pergi ke rumah keluarga, namun BPBD tetap mendata jumlah pengungsi yang masuk.

“Boleh mereka pulang (ke rumah keluarga), namun data jumlah pengungsi sudah ada di BPBD,” ujarnya.

BPBD mengalami kesulitan untuk mendata pengungsi perorang, karena saat berangkat dari Bali ke Lombok, para penumpang kapal tidak menyebut diri sebagai pengungsi, sehingga sulit untuk membedakan mana pengungsi dan mena ke Lombok sebagai tujuan di luar pengungsian.

Sementara berdasarkan data BPBD Pusat, jumlah pengungsi semenjak status Gunung Agung naik dari siaga menjadi awas, jumlah pengungsi sebesar 15.142 jiwa. Para pengungsi tersebar di 125 titik pengungsian.

Pengungsi tersebar di 7 kabupaten di sekitar Gunung Agung yaitu di Kabupaten Badung 5 titik (35 jiwa), Kabupaten Bangli 17 titik (465 jiwa), Kabupaten Buleleng 10 titik (2.423 jiwa), Kabupaten Denpasar 6 titik (343 jiwa), Kabupaten Giayar 9 titik (182 jiwa), Kabupaten Karangasem 54 titik (7.852 jiwa), Kabupaten Klungkung 21 titik (3.590 jiwa) dan Kabupaten Tabanan 3 titik (252 jiwa).

Tidak hanya itu, beberapa warga juga menyediakan tempat pengungsian secara sukarela di halaman rumah mereka. Pendataan masih dilakukan oleh BPBD. Diperkirakan jumlah pengungsi masih akan terus bertambah.

Sementara hingga Senin siang, Gung Agung mengalami 5 kali gempa dengan skala II-III MMI, cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 22-30 °C dan kelembaban udara 81-86 %. (sat)