fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 30, 2020
Update Covid-19 Indonesia
406,945
Total Kasus
Updated on 30/10/2020 10:33 am
Beranda Headline Pengungsi Gunung Agung Mulai Masuk Lembar, BPBD Bentuk Posko

Pengungsi Gunung Agung Mulai Masuk Lembar, BPBD Bentuk Posko

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Status awas Gunung Agung di Karangasem, Bali membuat gelombang pengungsi mulai tersebar. Minggu (24/9), rombongan pengungsi mulai tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Mengantisipasi lonjakan pengungsi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mendirikan posko pengungsian di Pelabuhan Lemabr. Pengungsi yang datanga akan dilakukan pendataan dan berkoordinasi dengan dinas lainnya untuk penampungan.

Namun rata-rata pengungsi Gunung Agung tidak menetap di posko pengungsian. Mereka langsung menuju kediaman keluarga di Lombok.

- Advertisement -

Kepala BPBD NTB, Ir. H. Muhammad Rum, mengatakan pengungsi dapat saja pergi ke rumah keluarga, namun BPBD tetap mendata jumlah pengungsi yang masuk.

“Boleh mereka pulang (ke rumah keluarga), namun data jumlah pengungsi sudah ada di BPBD,” ujarnya.

BPBD mengalami kesulitan untuk mendata pengungsi perorang, karena saat berangkat dari Bali ke Lombok, para penumpang kapal tidak menyebut diri sebagai pengungsi, sehingga sulit untuk membedakan mana pengungsi dan mena ke Lombok sebagai tujuan di luar pengungsian.

Sementara berdasarkan data BPBD Pusat, jumlah pengungsi semenjak status Gunung Agung naik dari siaga menjadi awas, jumlah pengungsi sebesar 15.142 jiwa. Para pengungsi tersebar di 125 titik pengungsian.

Pengungsi tersebar di 7 kabupaten di sekitar Gunung Agung yaitu di Kabupaten Badung 5 titik (35 jiwa), Kabupaten Bangli 17 titik (465 jiwa), Kabupaten Buleleng 10 titik (2.423 jiwa), Kabupaten Denpasar 6 titik (343 jiwa), Kabupaten Giayar 9 titik (182 jiwa), Kabupaten Karangasem 54 titik (7.852 jiwa), Kabupaten Klungkung 21 titik (3.590 jiwa) dan Kabupaten Tabanan 3 titik (252 jiwa).

Tidak hanya itu, beberapa warga juga menyediakan tempat pengungsian secara sukarela di halaman rumah mereka. Pendataan masih dilakukan oleh BPBD. Diperkirakan jumlah pengungsi masih akan terus bertambah.

Sementara hingga Senin siang, Gung Agung mengalami 5 kali gempa dengan skala II-III MMI, cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 22-30 °C dan kelembaban udara 81-86 %. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Kunjungi Sumbawa, Wagub Semangati Para Nakes

HarianNusa.com, Sumbawa - Rumah Sakit menjadi salah satu garda terpenting dalam penanganan Covid-19. Tidak sedikit tenaga kesehatan yang menjadi korban wabah ini. Oleh karena...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Telah Diresmikan, Kini Warga Poan Bisa Beribadah di Masjid Ibadurrahman

HarianNusa.com, Lombok Barat - Masjid Hidayatullah yang dibangun pada tahun 1993 yang berlokasi di Dusun Poan Selatan, Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia