fbpx
23 C
Mataram
Senin, Januari 18, 2021
Update Covid-19 Indonesia
907,929
Total Kasus
Updated on 17/01/2021 6:28 pm
Beranda Headline Modus Baru Curi Motor di Mataram, Berpura-pura sebagai Pemilik

Modus Baru Curi Motor di Mataram, Berpura-pura sebagai Pemilik

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Polsek Cakranegara berhasil menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan tempat kejadian perkara (TKP) Gang Rambutan, Lingkungan Sindu Timur, Kelurahan Cakra Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Rabu (8/11).

Dua pelaku yang tertangkap berinisial AR (40) dan BA (37). Keduanya merupakan warga Kelurahan Sayang-Sayang, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Kedua pelaku melancarkan aksinya pada 5 November 2017 lalu.

Kapolsek Cakranegara, Kompol Haris Dinzah SIK, mengungkapkan modus curanmor tersebut tergolong baru. Di mana modus mereka mengelabui masyarakat setempat seakan-akan motor yang akan dicuri oleh mereka merupakan motor milik mereka sendiri.

- Advertisement -

“Mencuri kendaraan bermotor dengan modus baru yaitu mengelabui masyarakat setempat, seakan-akan dia mengambil motornya sendiri. Jadi modusnya dia datang menaruh motor pribadinya bersebelahan dengan motornya korban, lalu dengan santai mengambil motor dia sendiri, bersama temannya motor milik korban diambil juga,” ungkapnya di Mapolsek Cakranegara, Jumat (10/11).

Kedua pelaku beraksi menggunakan Honda Beat berwarna putih. Pelaku kemudian mencari motor korban yang jenis dan warnanya sama dan memarkirkannya bersebelahan dengan motor miliknya. Ini menjadi modus pelaku jika saat mencuri aksinya kepergok warga, ia dengan mudah akan mengatakan salah mengambil motor.

“Seakan-akan motor itu adalah motor miliknya. Beberapa saat dia berdua bersama rekannya mengambil motornya sendiri bersama motor korbannya. Jadi masyarakat tidak curiga bahwa motor tersebut dicuri oleh pelaku,” jelasnya.

Terungkapnya kasus tersebut berkat kerjasama dari informan polisi. Polisi kemudian langsung melakukan penggerebekan terhadap kedua pelaku.

Saat ditanya, pelaku AR membantah melakukan pencurian. Ia mengaku bahwa ia salah mengambil motor, namun tidak berani mengembalikan motor tersebut. Pengakuannya tentu kontras dengan fakta sebenarnya, di mana dia bersama temannya yang datang membawa satu motor, justru pulang bersamaan membawa dua motor.

“Saya masukin kunci, langsung hidupkan terus jalan. Sadarnya setelah di jauh. Saya takut antar kembali,” ucapnya.

Pelaku terancam dijerat Pasal 363 KUHP ayat (4) dan ayat (5) dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun. (sat)

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ratusan Homestay di NTB Siap Disewa Tamu Moto-GP 2021

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB untuk berkoordinasi dan menyiapkan sebaik...

Gubernur NTB Resmikan Pabrik Teh Kelor di Mataram

HarianNusa.com, Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meresmikan langsung pabrik teh kelor yang dikelola oleh CV. Tri Utami Jaya, yang berlokasi di BTN...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia