Terungkap, Jambret di Lombok Tengah Ternyata Anak di Bawah Umur

177
Pelaku beserta motor yang kerap dikendarainnya saat melakukan aksi jambret. (ist/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Loteng – Aksi penjambretan kian marak dengan pelakunya adalah anak di bawah umur. Setelah Polres Mataram mengamankan seorang anak di bawah umur yang melakukan aksi jambret di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, kini giliran Polres Lombok Tengah (Loteng) menangkap pelaku di bawah umur.

Pelaku yang masih duduk di bangku SMP berinisial SE (14), nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah aksinya terkuak. Massa mengepung pelaku di rumah salah seorang warga di Desa Kawo, Kecamatan Kawo, Loteng, Minggu (31/7).

Beruntung polisi bergerak cepat. Pelaku segera dievakuasi dari kemarahan warga yang geram atas ulahnya. Pelaku dapat selamat dari amukan warga dan dibawa menuju Polres Loteng.

Hasil introgasi terhadap pelaku, ternyata dia telah tiga kali melakukan aksi penjambretan di wilayah berbeda di Praya.

Pelaku kerap melancarkan aksinya dengan menggunakan sepeda motor jenis Vario bersama temannya. Dia mengincar korbannya yang sebagian besarnya merupakan wanita. Saat ada kesempatan, pelaku segera merampas barang milik korban.

“Kami melakukan pendalaman kasus ini. Pelaku mengaku melakukan aksi jambret sebanyak tiga kali. Tapi ada banyak korban yang mengaku mengalami penjambretan dengan ciri-ciri motor yang sama dengan pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Raples P. Girsang SIK.

Aksi yang dilakukan pelaku tentu sangat disayangkan banyak pihak. Terlebih lagi usia pelaku yang masih di bawah umur. Ini menjadi pekerjaan rumah terhadap orang tua untuk selalu menjaga anaknya agar tidak terjebak melakukan hal negatif. (sat)