More
    Beranda blog Halaman 409

    Event Bau Nyale, Sekda NTB : Jangan Kapok Datang ke NTB

    HarianNusa.com, Lombok Tengah –
    Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti M.Sc., Ph.D menghadiri puncak even Festival Pesona Bau Nyale 2018 di Pantai Seger, Lombok Tengah, Selasa (6/3/18).

    Dihadapan para tamu undangan, Sekda yang akrab disapa Pak Ros itu, menyampaikan agar tidak kapok untuk datang ke NTB.

    “NTB khususnya Lombok kini dalam proses berbenah. Masjid Nurul Bilad di KEK Mandalika telah diresmikan Presiden RI. Tidak lama lagi kawasan KEK Mandalika dan sekitarnya akan disulap menjadi tempat yang istimewa. Karena itu, jangan pernah kapok datang ke NTB, mari datang lagi, datang lagi, dan datang lagi,” ajaknya

    Perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pariwisata di NTB begitu besar. Ini dibuktikan dengan masuknya 4 event pariwisata NTB dalam rangkaian 100 agenda besar Kementerian Pariwisata RI. Dengan dukungan banyak pihak, ia meyakini target 4 juta wisatawan datang ke NTB bisa terwujud.

    “Kami yakin, akan mampu meraih target 4 juta wisatawan bahkan kalau bisa semuanya dari mancanegara,” ujar Pak Ros.

    Sementara Staf Ahli Bidang Multikultur Kemenpar RI, Dr. Hesti Reko Astuti yang hadir pada acara Festival Pesona Bau Nyale mengapresiasi penyelenggaraan event ini. Hesti melihat dukungan even ini tak hanya datang dari pemerintah daerahnya saja tetapi juga masyarakat.

    “Atas prestasi pariwisata NTB yang masuk dalam 100 agenda besar Kementerian Pariwisata, Kemenpar akan memfasilitasi. Yakni berupa anggaran dan program-program pengembangan destinasi wisata,” ujar Hesti.

    Plt. Bupati Lombok Tengah, HL. Fathul Bahri mengatakan bahwa momen Bau Nyale adalah wujud rasa kebersamaan masyarakat NTB khususnya Lombok Tengah yang bisa menjadi magnet bagi para wisatawan untuk mengunjungi daerah NTB.

    Menurutnya, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan menjadi kewajiban pemerintah dan masyarakat. Sehingga dampak positif seperti pergerakan pereknomian dapat terus maju.

    Tak lupa ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan PT. ITDC yang terus mendorong Kabupaten Lombok Tengah untuk memajukan sektor pariwisata.

    “Dorongan ini kami harap terus berkesinambungan. Berhasilnya pariwisata bergantung pada sinergi pemerintah dan masyarakat. Even ini bukan hanya milik lombok tengah saja tapi juga NTB dan dinikmati masyarakat luar negeri,” ujar Fathul Bahri.

    Selain Staf Ahli Bidang Multikultur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, turut hadir pula Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar RI, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Provinsi Kalimantan Selatan, delegasi dari Kutai Timur, FKPD Provinsi NTB, Ketua Dharma Wanita Persatuan NTB, Ketua BKOW Kabupaten Lombok Tengah serta Kepala SKPD lingkup Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah.

    Event Bau Nyale, Sekda NTB : Jangan Kapok Datang Ke NTB

    HarianNusa.com, Lombok Tengah –
    Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti M.Sc., Ph.D menghadiri puncak even Festival Pesona Bau Nyale 2018 di Pantai Seger, Lombok Tengah, Selasa (6/3/18).

    Dihadapan para tamu undangan, Sekda yang akrab disapa Pak Ros itu, menyampaikan agar tidak kapok untuk datang ke NTB.

    “NTB khususnya Lombok kini dalam proses berbenah. Masjid Nurul Bilad di KEK Mandalika telah diresmikan Presiden RI. Tidak lama lagi kawasan KEK Mandalika dan sekitarnya akan disulap menjadi tempat yang istimewa. Karena itu, jangan pernah kapok datang ke NTB, mari datang lagi, datang lagi, dan datang lagi,” ajaknya

    Perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pariwisata di NTB begitu besar. Ini dibuktikan dengan masuknya 4 event pariwisata NTB dalam rangkaian 100 agenda besar Kementerian Pariwisata RI. Dengan dukungan banyak pihak, ia meyakini target 4 juta wisatawan datang ke NTB bisa terwujud.

    “Kami yakin, akan mampu meraih target 4 juta wisatawan bahkan kalau bisa semuanya dari mancanegara,” ujar Pak Ros.

    Sementara Staf Ahli Bidang Multikultur Kemenpar RI, Dr. Hesti Reko Astuti yang hadir pada acara Festival Pesona Bau Nyale mengapresiasi penyelenggaraan event ini. Hesti melihat dukungan even ini tak hanya datang dari pemerintah daerahnya saja tetapi juga masyarakat.

    “Atas prestasi pariwisata NTB yang masuk dalam 100 agenda besar Kementerian Pariwisata, Kemenpar akan memfasilitasi. Yakni berupa anggaran dan program-program pengembangan destinasi wisata,” ujar Hesti.

    Plt. Bupati Lombok Tengah, HL. Fathul Bahri mengatakan bahwa momen Bau Nyale adalah wujud rasa kebersamaan masyarakat NTB khususnya Lombok Tengah yang bisa menjadi magnet bagi para wisatawan untuk mengunjungi daerah NTB.

    Menurutnya, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan menjadi kewajiban pemerintah dan masyarakat. Sehingga dampak positif seperti pergerakan pereknomian dapat terus maju.

    Tak lupa ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan PT. ITDC yang terus mendorong Kabupaten Lombok Tengah untuk memajukan sektor pariwisata.

    “Dorongan ini kami harap terus berkesinambungan. Berhasilnya pariwisata bergantung pada sinergi pemerintah dan masyarakat. Even ini bukan hanya milik lombok tengah saja tapi juga NTB dan dinikmati masyarakat luar negeri,” ujar Fathul Bahri.

    Selain Staf Ahli Bidang Multikultur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, turut hadir pula Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar RI, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Provinsi Kalimantan Selatan, delegasi dari Kutai Timur, FKPD Provinsi NTB, Ketua Dharma Wanita Persatuan NTB, Ketua BKOW Kabupaten Lombok Tengah serta Kepala SKPD lingkup Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah. (f3)

    Imigrasi Kelas I Mataram Resmikan Ruang Berdimensi Ramah HAM

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Imigrasi Kelas I Mataram meresmikan
    Ruang Pelayanan Paspor Berdimensi Ramah HAM di Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Rabu ( 7/3/2018).

    Peresmian Ruang Pelayanan Paspor Berdimensi Ramah HAM diresmikan langsung oleh Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum Dan HAM RI, Rony Franky Sompie.

    Acara juga dirangkai dengan kegiatan Penandatanganan MoU Penguatan Kelembagaan Unit Pengawasan Keimigrasian di Kabupaten Lombok Utara oleh Kanwil kemnkumham NTB dan Bupati Lombok Utara

    Ruang Pelayanan Paspor Berdimensi Ramah HAM ini merupakan yang pertama di Indonesia.

    Dalam sambutannya, Rony mengapresiasi peluncuran Kantor Pelayanan Paspor Ramah HAM. Menurutnya ini bisa menjadi percontohan bagi kantor imigrasi lainnya.

    ” Agar menyediakan ruangan khusua yang ditujukan bagi difabel, lansia, anak-anak, dan ibu menyusui,” katanya.

    Dikatakan Rony, kantor Imigrasi harus berlomba dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain pelayanan berbasia online, kantor Imigrasi juga harus berinovasi menambah pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh pemohon di tempat.

    “Seperti halnya Ruang Pelayanan Ramah HAM Kantor Imigrasi Kelas I Mataram ini bisa melengkapi pelayanan online yang sudah digagas sebelumnya,” ungkap Rony.

    Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Dudi Iskandar mengatakan peluncuran ruang Pelayanan Paspor Berdimensi Ramah HAM sebagai upaya mingkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    “Yang jelas awalnya kami berfikir bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.Dan saya juga melihat di daerah kerja saya di Mataram ini ternyata banyak ibu-ibu yang usianya diatas 60 tahun yang mengurus Paspor Umroh. Kemudian saya juga melihat ada difabel, orang-orang yang berkebutuhan khusus,” terangnya.

    Menurutnya, hal itulah yang membuatnya berfikir untuk melakukan inovasi dan terobosan dalam memberikan pelayanan mengatasnamakan atau berdimensi Hak Asasi Manusia (HAM).

    ” Sebagaiman induk kami yaitu kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Ide inilah yang akhirnya kami tuangkan dengan memberikan playanan khususs terpisah yang tidak disatukan dengan playanan umum dasarnya,” ungkapnya.

    Menurutnya, banyak tempat pelayanan umu yang memberikan fasilitas bagi mereka (lansia, difabel,anak-anak dan ibu menyusui, red), tetapi ruamgannya disatukan.

    “Nah kami berfikir bagaimana mereka dipisahkan menjadi ruangan tersendiri dan kita prioritaskan. Ini juga diataur dalam undang-undang, mereka kita prioritaskan untuk mendaptkan pelayanan yang terbaik,” lanjutnya.

    Dilanjut Dudi, dalam mberikan pelayanan khusus pihakya telah menpatkan 4 orang petugas khusus. Selain itu juga melakukan koordinasi dengan Endri Foundation membuat buku khusus tentang administrasi baik persyaratan ataupun biaya yang berkaitan dengan informasi imigrasi berupa buku braille.

    ” Dan kemudian mereka (Edri Foundation, red) juga membantu kami mengawasi kira-kira
    dari awal sampai akhir memenuhi atau tidak,” terangnya sambil mengapresiasi Endri Foundation.

    Tak hanya itu, Dudi juga mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan pelatihan khusus bagaimana cara membimbing orang-orang yang berkebutuhan khusus tersebut.

    ” Tetapi kami tidak haruskan petugas kami bericara dengan kode namun bagaimana mereka supaya peduli dan empati dalam melayani orang-orang berkebutuhan khusus tersebut,” pungkasnya.

    Hadir dalam acara tersebut, Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum Dan HAM RI, Dirjen HAM Kementerian Hukum Dan HAM, Kanwil Kemenkumham NTB,Kepala Ombudsman wilayah NTB, Sekda Provinsi NTB,Bupati Lombok Utara, Kapolres Mataram, Unsur TNI,Forkopimda NTB, Kepala Imigrasi beserta jajarannya serta tamu undangan lainnya. (f3)

    Saswadi Apresiasi Desa dalam Melayani Pemeriksaan BPK

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pasca turunnya Dana Desa (DD) dari APBN sudah mulai mengarahkan pemeriksaan keuangan ke desa-desa di Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

    Untuk pemeriksaan tahun 2017 sudah berlangsung lebih dari seminggu ini dan telah menyasar semua desa yang ada di Kabupaten Lombok Barat.

    Atas hasil pemeriksaan tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lobar H. Lalu Saswadi menyampaikan apresiasinya atas penerimaan desa-desa dalam melayani pemeriksaan dari BPK.

    Menurut Saswadi, pengelolaan keuangan desa dan kecamatan yang telah berjalan baik akan berdampak positif bagi Lobar untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

    “Atas saling membantu itu, kita semua dapat meraih WTP lagi yang merupakan ikhtiar kita bersama,” ujar mantan Sekretaris DPRD Lobar ini.

    Saswadi tidak lupa berpesan agar anggaran tahun 2018 ini bisa direalisasikan segera karena telah memasuki bulan maret pada triwulan pertama. Ia juga memastikan agar rencana kerja seluruhnya bisa efektif sesuai waktu yang ditetapkan.

    “Jangan sampai pelaksanaan pembangunan di desa kosong,” pesannya di hadapan para Kepala Desa se Kecamatan Gerung, Lembar, dan Sekotong, Selasa (6/2).

    Hal tersebut disampaikan Saswadi bersamaan dengan kegiatan Roadshow yang diakukannya ke tiga wilayah se Kabupaten Lobar. Setelah beberapa waktu lalu bersilaturrahmi dengan desa-desa di empat kecamatan wilayah utara, maka giliran berikutnya adalah Kecamatan Gerung, Lembar, Sekotong.

    Roadshow tersebut digagas Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB itu dalam rangka mewujudkan suasana kondusif di daerah menjelang Pilkada Serentak 27 Juni 2018 nanti.

    “Pilkada itu (nantinya,red) akan menentukan arah bangsa kita, ke mana lima tahun ke depan dan bagaimana wajah pemimpin yang akan menjadi wajah rakyat,” terang Saswadi sambil memaparkan hasil Rapat Koordinasi Nasional untuk semua daerah yang menyelenggarakan Pilkada, beberapa waktu lalu di Jakarta.

    Saswadi juga menyampaikan amanah MenkoPolhukam Wiranto yang mengatakan bahwa Pilkada itu nantinya juga menjadi titik tolak Pilleg dan Pilpres 2019.

    “Untuk itu diharapkan kepada Pemerintah Daerah bersama dengan Kepala Desa dan Dusun untuk memfasilitasi keamanan agar kondusif, sehingga jika terjadi riak-riak kecil segera bisa diatasi,” pungkas Saswadi sambil mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pemerintah Desa mengedepankan asas netralitasnya dan cepat tanggap dalam penanganan konflik.

    Dalam roadshownya kali ini, Saswadi didampingi oleh Asisten III H. Fathurrahim, Kepala Bakesbangpol H. M. Fajar Taufik, Kepala Dinas PMD Lalu Edy Sadikin, dan Camat di tiga wilayah itu. (f3)

    Cinta Menembus Jeruji Besi Ruang Tahanan Polda NTB

    HarianNusa.com, Mataram – Kamis 8 Maret 2018 bertempat di lantai 3 Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda NTB telah dilaksanakan pernikahan seorang warga binaan Melinda (30) asal Kecamatan Lembar Lombok Barat.  Dia saat ini ditahan karena tersangkut kasus narkotika dan obat berbahaya yang ditangani Ditresnarkoba Polda NTB.

    Melinda menikah dengan pacarnya seorang duda beranak 3 bernama Rudi Yuwono asal Rembige Mataram.
    Kedua sejoli dinikahkan oleh kakak kandung mempelai perempuan di depan penghulu dan keluarga dari kedua mempelai juga rekan dari warga binaan rutan Polda NTB.

    Prosesi pernikahan tersebut dihadiri Dirtahti Polda NTB AKBP RIfa,i SH.
    Pada sambutannya Dirtahti Polda NTB menyampaikan bahwa secara moral Direktorat Tahti Polda NTB bertanggung jawab terhadap warga binaan termasuk hak azasi, hak politik juga hak keperdataan seperti yang hari ini kita saksikan sama sama dan prosesi pernikahan ini yg kedua kalinya dilaksanakan di Rutan Polda NTB.

    Pada pesannya Dirtahti mengatakan agar kedua mempelai yang walaupun dipisahkan oleh jeruji besi tapi tidak menghalangi cinta mereka agar menjadi keluarga yang sakinah mawadah serta bisa langgeng.

    “Semoga kedua mempelai ini dapat membangun rumah tangga dengan kokoh, ” ujarnya.

    Acara diakhiri dengan ramah-tamah dengan keluarga dan rekan Melinda sesama warga binaan tahanan Polda NTB. (sat) 

    Kantor Staf Presiden Gali Masukan di NTB

    HarianNusa.com, Mataram – Kantor Staf Presiden mengumpulkan tanggapan, kritik, usulan, dan masukan terkait capaian pembangunan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK dalam tiga tahun terakhir ini. Setelah menggelar kegiatan “KSP Goes to Campus” di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Padjadjaran Bandung, Universitas Andalas Padang, Universitas Hasanuddin Makassar selama 3 bulan terakhir, tanggal 8-9 Maret 2018 ini Kantor Staf Presiden menggelar serangkaian kegiatan antara lain talk show, diskusi kelompok terarah (Focussed Group Discussion, FGD), dan kunjungan ke sejumlah pondok pesantren di Nusa Tenggara Barat.

    Hari ini, 8 Maret 2018, digelar dua FGD di kampus Universitas Mataram, FGD direncanakan akan menghadirkan para akademisi dan birokrat dari Pemda Provinsi NTB antara lain DR. HLM Ilwan, DR Risnain, DR Prayitno Basuki, DR Ruth Stella Thei, DR Syafruddin, DR Anas Zaini, Ridwansyah, Lalu Gita Ariadi, dan Lalu Martawang. Dari para akademisi ini, KSP berharap dapat memperoleh masukan dan solusi untuk meningkatkan efektivitas program pembangunan di NTB, sekaligus menemukan mekanisme supaya program-program yang dijalankan pemerintah pusat di NTB dapat terlaksana tepat sasaran.

    Satu FGD lainnya akan menghadirkan para tokoh dan pemuka masyarakat di NTB antara lain Tuan Guru Taqiuddin (Ketua PW-NU NTB dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mansyuriah), Tuan Guru Hasanain Juaini (Sekjen Nahdlatul Wathon dan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haramain) , I Gede Mandra (Ketua Parisada Hindu NTB), Lalu Agus Faturrahman (budayawan), Ali Rahim (PGRI), Ahmad SH (Publik Institute), Murdani (WALHI NTB), Ilham (Jaringan Masyarakat Sipil), Dwi Sudarsono (SAMANTA), Nurjanah (INSPIRASI), Haris (SOMASI), Sulistiono (KOSLATA), Roma Hidayat (Advokasi Buruh Migran), dan sejumlah pemimpin/pengelola media massa di NTB seperti Agus Talino, Jony Martadinata, Ahmad Ikliluddin, dan Zia Helmi, dan beberapa tokoh yang lain.

    Dari forum ini, diharapkan dapat terumuskan kerja sama dari banyak pihak dan langkah kongkret untuk mengawal jalannya program pembangunan di NTB.

    Pada dua FGD tersebut, Yanuar Nugroho, Deputi II Kepala Staf Kepresidenan akan memimpin jalannya diskusi. Beberapa proyek strategis nasional yang dikerjakan pemerintah pusat di NTB adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, pengembangan jaringan Global Hub Kayangan, bendungan, pembangkit listrik bergerak.

    NTB dengan jumlah penduduk sekitar 4,7 juta jiwa, provinsi ini mendapatkan perhatian besar dari Presiden Jokowi dan pemerintah pusat karena dari sisi indeks pembangunan manusia (IPM) banyak yang harus diperbaiki dan dikerjakan di provinsi ini.

    Selama masa pemerintahannya, Jokowi telah mengunjungi provinsi ini tujuh kali. Dari kunjungan tersebut, harapannya indeks pembangunan manusia di provinsi yang memiliki sumber daya alam yang luar biasa ini dapat ditingkatkan.

    Salah satu tantangan besar yang harus didorong dari provinsi ini adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. IPM provinsi ini hanya berada di atas provinsi Papua dan NTT, sehingga masih tersedia ruang untuk dapat ditingkatkan, mengejar provinsi-provinsi lainnya.

    Dengan situasi sosial kemasyarakatan yang mayoritas adalah masyarakat agraris dengan kesadaran religius yang tinggi, Kantor Staf Presiden juga akan bertemu dengan sejumlah pondok pesantren. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko direncanakan akan hadir dan bertemu dengan pemimpin pondok pesantren dan mendengarkan masukan-masukan dari para santri.

    Dengan tajuk #SantriBicara #KSPMendengar, Moeldoko akan menampung masukan-masukan dan saran dari kalangan pesantren mengenai program-program pemerintah serta akan memberikan dorongan dan motivasi kepada para santri untuk membangun masa depan mereka.

    Selain itu, Moeldoko dijadwalkan akan menjadi narasumber dalam diskusi nasional yang diselenggarakan di kampus Universitas Mataram. Gubernur NTB TGH M. Zainul Majdi akan menjadi salah satu panelis. Diskusi tersebut akan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Mataram. (sat)

    Hari Perempuan Sedunia: Rohmi dan Jilbab Ijo Bersih-Bersih Pantai

    HarianNusa.com, Mataram – Memperingati hari Perempuan Sedunia, Sitti Rohmi Djalilah (SRD) dan Relawan Jilbab Ijo   melakukan aksi bersih-bersih sampah di kawasan Pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat Kamis (8/3). Tampak sejumlah elemen masyarakat setempat juga terlibat dalam kegiatan ini.

    Kegiatan bersih pantai yang melibatkan ratusan relawan jilbab ijo merupakan bentuk kepedulian Zul Rohmi terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem. Sementara itu Kerudung atau jilbab ijo adalah simbol perempuan pendukung Zul Rohmi.

    “Pesan moral yang hendak disampaikan dalam Hari perempuan sedunia adalah perempuan itu harus  bisa memberikan kontribusi pada pembangunan. Salah satunya menjaga lingkungan agar tetap bersih, indah, aman dan nyaman,” kata Sitti Rohmi di sela-sela aksi memungut sampah.

    Kakak kandung TGB ini mengatakan,  apa yang ia lakukan bersama ratusan perempuan jilbab hijau terlihat tampak sederhana. “Tapi Insya Allah  hal ini akan berdampak besar untuk jangka panjang,” sambungnya.

    Rohmi dan Relawan Jilbab Ijo bersih-bersih Pantai Senggigi

    Selanjutnya SRD menambahkan, jika masyarakat peduli lingkungan, terutama di sekitar pantai, maka hal itu akan menjaga keseimbangan lingkungan hayati, termasuk biota  laut. Sebab sampah-sampah terutama sampah plastik yang masuk ke laut akan mengancam keberlangsungan hidup biota laut yang berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat yang mengkonsumsi hasil laut.

    “Sampah-sampah di pantai kalau masuk ke laut, nanti itu dimakan ikan. Itu kan beracun dan akan kita makan. Dampak buruknya ke kita juga,” sambung  Hj. Rimbun selaku Wakil Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Wathan yang juga hadir pagi ini bersama rombongan Muslimat NW.

    Menurut Hj. Rimbun, keterlibatan kami bergabung dalam aksi bersih pantai ini merupakan komitmen moral  Muslimat NW menjaga keseimbangan lingkungan agar tetap terjaga dengan baik.

    Hamdi warga setempat senang dengan kehadiran SRD dan relawan jilbab ijo melakukan aksi bersih pantai disenggigi. “Ini salah satu cara menggugah kesadaran masyarakat pantai untuk menjaga kebersihan lingkungannya,” ujarnya .

    Selanjutnya Sitti Rohmi mengatakan, apabila kondisi  alam NTB tetap terjaga kebersihan dan keindahannya, maka dampak besarnya akan terasa bagi masyarakat.  kalau banyak pantai NTB termasuk Pantai Senggigi sekarang menjadi tujuan wisata bagi masyarakat internasional. “Wisatawan lokal dan mancanegara akan semakin ramai datang ke NTB jika kondisi lingkungan terus terjaga,” kata Rohmi.

    Terakhir Rohmi menambahkan  bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastuktur supaya orang semakin nyaman datang ke NTB.” Zul Rohmi memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga keseimbangan lingkungan di NTB demi kehidupan generasi mendatang,” pungkasnya. (sat)

    Saswadi Resmi Lepas 3 Pejabat Pemkab Lobar

    0

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Sebagai wujud penghormatan dan penghargaan Kepala Daerah terhadap tugas-tugas yang sudah dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, PJS Bupati Lombok Barat (Lobar), Drs.H.Lalu Saswadi MM secara resmi melepas tiga pejabat pemkab Lobar yang memasuki masa pensiun.

    Adapun tiga pejabat pemkab Lobar yang sudah purna tuhas (pensiun) tersebut yakni Asisten I Drs.H.Alawi Mustapa, Asisten II Drs.H.Poniman, dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lobar H.Ahdiyat Subiantoro S.H.

    Pelepasan dilakukan di Lantai III Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (5/3) dan dihadiri Kepala SKPD lingkup Pemkab Lobar. Acara pelepasan berlangsung hangat penuh kekeluargaan.

    Dalam kesempatan itu, Pjs Bupati Lobar, H. Saswadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketiga pejabat senior itu. Baginya, ketiganya telah memberikan kontribusi pikiran dan tenaga yang besar dalam membangun Kabupaten Lombok Barat ini.

    “Sebagai mitra kerja dan sahabat saya yang sudah banyak mewarnai perjuangan di Lombok Barat, walaupun nantinya sudah tidak berada di pemerintahan, saya minta untuk tetap berkarya demi kemajuan bersama dan masyarakat Lombok Barat. Saya berharap ketika bapak bebas tugas di pemerintahan nanti, untuk tetap menjaga silaturrahmi dan tetap memberikan sumbangan pikiran untuk kemajuan Kabupaten Lobar, termasuk pesan untuk semua ASN yang purna tugas tahun ini,” katanya.

    Di tempat yang sama Sekda Lobar H. Moh Taufiq mengatakan, selama menjalankan tugasnya, ketiganya dinilai sangat baik dalam melaksanakan tugas.

    “Oleh karena itu, kami ucapkan terima kasih sekaligus mendoakan, mudah-mudahan pengabdian kepada Pemkab Lobar, mendapatkan pahala dari Allah SWT,” harap Taufiq.

    Acara pelepasan yang penuh keakraban tersebut diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada ketiga pejabat yang pensiun diawali oleh Pjs Bupati Lombok Barat, Sekda Lobar diikuti para Kepala SKPD. (f3)

    Kampanye di Sumbawa, Suhaili-Amin Dinilai Pemimpin yang Berhasil

    0

    HarianNusa.com, Sumbawa – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomer urut 1, H. Moh Suhaili Amin FT – H. Muhammad Amin (Suhaili-Amin) menggelar kampanye terbatas di Gedung Serba Guna, Kecamatan Alas dihadiri ratusan kader partai pengusung dan simpatisan pendukung paslon Suhaili-Amin, Senin (5/3/2018).

    Tim pemenangan Suhaili-Amin di Sumbawa Jack Moersa mengatakan masyarakat di lima kecamatan (Alas, Utan, Ree, Alas Barat, Buir) berkomitmen untuk memnagkan Suhaili-Amin sebagai Gubernur dan wakil gubernur di kontes pigub NTB 2018.

    “Salam para tokoh masyarakat terutama di Alas Barat, Alas, Utan, Ree dan Buir. Kita siap memengkan Suhaili-Amin sebagai gubernur dan wakil gubernur NTB pada tangga 27 Juni nanti,” ujarnya

    Dukungan masyarakat di lima desa tersebut kepada Paslon Suhaili-Amin lantaran keberhasilan keduanya dalam memimpin selama ini. Keberhasilan Suhaili membangun Lombok Tengah (Loteng) sehingga mendapatkan penghargaan ditahun 2017 sebagai salah satu bupati terbaik serta Keberhasilan Muhammad Amin sebagai wakil Gubernur NTB mendampingi TGH Zainul Majdi.

    “Lombok Tengah saat sudah menjadi kawasan Ekonomi khusus (KEK) Mandalika diringi dengan infrastruktur yang bagus, Begitupun dengan pak Amin yang juga dengan sejarahnya terbentuknya KSB,” ucapnya.

    Ia menuturkan kegiatan kempanye terbatas tersebut tidak ada pengerahan massa, Semua yang datang ini adalah semua tim Suhali-Amin.

    “Tanggal 27 nanti kami akan buktikan 73 ribu pemilih yang berada di lima kecamatan ini Insyalloh akan memenangkan Paket Suhaili-Amin,” imbuhnya.

    Calon wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengatakan ikhtiar Suhaili-Amin akan berkomitmen tidak akan menyerang pribadi atau calon-calon lainya.

    “Karena kami sudah cukup dewasa, baik dalam jabatan politis atau jabatan karena kami adalah orang yang sedang bekerja sudah berbuat sudah memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara,” katanya

    Diyakininya, Suhaili-Amin juga akan mendapatkan suara di Sumbawa lantaran banyak masyarakat yang masih ingat dengan sejarah terbentuknya KSB.

    “Sebagai ketua DPRD waktu lalu, saya menandatangani pemekaran untuk KSB , tapi yang jelas saya tidak menuntut jasa, mau dipilih ya Alhamdulillah, Mau tidak juga tidak apa-apa,” ujarnya. (f3)

    Ribuan Massa Sambut Kedatangan Suhaili-Amin

    0

    HarianNusa.com, Sumbawa – Ribuan masyarakat Sumbawa yang terdiri dari tokok agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan kader partai pengusung serta simpatisan pendukung memghasiri silaturahmi paslon nomor urut 1 Suhaili-Amin di Gedung Wanita Sumbawa, Selasa (6/3/2018).

    Dalam kempanye Sliaturrahimi tersebut Paslon Suhaili-Amin mengajak seluruh tokoh masyarakat yang hadir melantunkan Sholawat Nabi.

    “Mari kita baca Solawat, agar langkah kita ini menjadi ikhtiar yang diberkahi dan dilapangkan jalan kita semua,” ujar Calon Gubernur NTB H Moh Suhaili FT saat menyapaikan orasi politiknya dihadapan ribuan masyarakat yang hadir.

    Dikatakannya, ikhtiar yang dilakukan oleh pasangan Suhaili-Amin adalah bagaimana caranya agar bisa menjadi pelayan terbaik dengan harus mengetahui situasi dan kondisi keadaan dan potensi bagi masyarakat NTB, Sehingga saat menjadi pemimpin NTB nantinya pasangan Suhaili-Amin bisa mempersembahkan layanan terbaik.

    “Yang paling penting adalah bagaimana kita ikhtiar tetapi tetap dengan cara-cara yang tidak boleh menyinggung dan menyimpang dari norma dan firman Allah. Baik norma agama, adat istiadat, etika intinya tetap dengan cara yang sopan,” katanya.

    Suhili meminta kepada tim sukses Suhaili-Amin untuk segera menyusun timnya mulai dari yang sekasur, sesumur kemudian sedapur, sedulur sehingga sejalur.

    “Satukan visi padangan satukan arah kemauan, satukan gerak langkah irama, untuk berjuang dan berjuang tetapi dengan cara yang sopan beretika berazaz dan bermartabat,” pintanya.

    Menurut Suhaili, setelah tim tingkat bawah disusun, maka kampanye keliling dari rumah ke rumah, dor to dor akan lebih efektif di bandingkan dengan kempanye yang dihelat secara seremoni.

    “Saat kampanye door to door jangan telalu banyak sewor-sewor yang tidak perlu, jangan terlalu banyak menyanjung-nyanjung calon kandidatnya, hati-hati kalau terlalu sering menyanjung kandidat calon kita otomatis kita akan tergelincir ke arah kesombongan sehingga pasti kita akan meremehan orang lain,” ucap Suhaili.

    Suhaili meminta kepada timnya untuk melaksanakan ikhtiar yang dianggap perlu dan pantas tanpa melakukan pemaksaan,dan permusuhan , jika masyarakat tidak berkenan untuk memilih Suhaili-Amin.

    “Silahkan walau kita berbeda, tapi jangan saling musuhi kita adalah saudara, kita di persatukan oleh Allah , ini yang perlu kita sampaikan kepada tokoh, kader Golkar, Nasdem, PKB dan tokoh masyarakat Sumbawa bergandengan tangan dengan ormas-ormas, keluarga Suhaili-Amin sialahkan saling bahu membahu, semoga Allah SWT senantiasa merestui ikhtiar dan langkah kita semua ,” harapnya.

    Sementara itu calon wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengatakan sesuai dengan visi misi, dirinya bersama H Moh Suhaili FT memiliki komitmen yang sama untuk membangun NTB menjadi daerah yang maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.

    “Kami komitmen dengan visi misi yang telah kami canangkan membawa kesejahteraan untuk masyarakat NTB,” katanya.

    Amin menuturkan kondisi NTB secara nasional menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil oleh pemerintah pusat dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, di bidang pariwisata NTB sangat diharapkan dapat mendorong percepatan di bidang itu. Sedangkan dari segi potensi, Menurutnya Kabupaten Sumbawa memiliki peluang yang sangat besar. Dengan potensi lahan pertanian yang sangat luas, ditambah sektor pertambangan, peternakan dan pariwisata yang menjanjikan, jika dapat dimanfaatkan secara optimal, akan membawa kemajuan luar biasa bagi masyarakat Sumbawa.

    ”Daerah ini akan semakin maju jika pemerintah dan masyarakatnya mau bekerja keras. Semua tergantung dari kemauan seluruh masyarakatnya,’ ‘ujarnya.

    Menurutnya, kunci tergarapnya potensi Sumbawa secara lebih optimal ialah terbukanya peluang berinvestasi. Peluang dan kenyamanan berinvestasi itu harus diciptakan, dan salah satu cara untuk menciptakan peluang tersebut adalah menciptakan kondusifitas daerah agar investor nyaman menanamkan modal di NTB.

    “Investasi akan masuk jika ada kepastian hukum, rasa aman dan nyaman,” lanjutnya.

    Tak hanya itu dari segi pariwisata, ungkap Amin, Pulau Sumbawa memiliki KEK Samota berskala international sehingga nantinya bisa berdampak positive kepada masyarakat Sumbawa.
    Namun dikatakannya kemajuan pariwisata juga harus disertai dengan infrastruktur yang baik dan bagus.

    “InshaAllah Suhaili-Amin siap memperbaiki infrastruktur pulau Sumbawa,” tegasnya.

    Amin juga menyampaikan rasa bangganya bisa mendampingi calon gubernur H Moh Suhaili FT yang dinobatkan sebagai bupati terbaik di Indonesia oleh pemerintah pusat dalam indeks kemudahaan berusaha ditahun 2017 bersama Gubernur NTB TGH Zainul Majdi.

    “InshaAllah Suhaili-Amin siap mengabdikan diri bagi masyarakat NTB, ” pungkasnya. (f3)

    Sah… Ketua dan Sekjen BEM Unram 2018 Terpilih

    HarianNusa.com, Mataram – Pemilihan Raya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram (Unram) digelar Kamis (07/03). Tiga pasangan calon merebuti posisi Ketua dan Sekjen Bem Unram tahun 2018.

    Pasangan nomor urut satu Risfa Fadilla Lady (Fakultas Pertanian) dan Ambika Putri S. S. (Fisipol) yang merupakan calon perempuan, bertarung dengan calon nomor urut dua Muh. Zafri Ramadhoan (F. Hukum) dan Risckye Febrian S.P (Fisipol), serta pasangan nomor urut tiga Liga Ayun Selatan (F. Ekonomi) dan Muhammad Syafari (Fisipol).

    Pemilihan dilakukan mulai pukul 08.00 Wita hingga 17.00 Wita di masing-masing fakultas.  Perhitungan suara pun langsung dilakukan malam harinya usai pemungutan suara.  Perhitungan suara digelar di lobby rektorat.

    Pasangan nomor urut tiga Liga Ayun Selatan (F. Ekonomi) dan Muhammad Syafari (Fisipol) berhasil ungguli dua calon lainnya.  Dia berhasil memborong suara berjumlah 3992. Sementara pasangan nomor urut dua Muh. Zafri Ramadhoan (F. Hukum) dan Risckye Febrian S.P (Fisipol) berhasil memperoleh suara 1554 suara. Sedangkan untuk calon nomor satu Risfa Fadilla Lady (Fakultas Pertanian) dan Ambika Putri S. S. (Fisipol) berhasil meraup suara 328 suara.

    Adapun jumlah suara di masing-masing fakultas yakni:

    FATEPA:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 8 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 27 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 137 suara
    – Batal: 5

    EKONOMI:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 18 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 87 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 593 suara
    – Batal 21 suara

    HUKUM:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 14 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 666 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 119 suara
    – Batal: 6

    TEKNIK:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 57 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 31 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 317 suara
    – Batal: 6

    PERTANIAN:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 63 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 109 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 461 suara
    – Batal: 10 suara

    PETERNAKAN:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 23 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 62 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 308 suara
    – Batal: 5

    MIPA:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 8 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 55 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 291 suara
    – Batal: 4

    FKIP:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 37 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 218 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 743 suara
    – Batal: 14

    FISIPOL:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 23 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 99 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 187 suara
    – Batal: 3

    KEDOKTERAN:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 20 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 1 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 115 suara
    – Batal: 1

    KEHUTANAN:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 9 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 15 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 112 suara
    – Batal: 3

    FARMASI:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 14 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 14 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 130 suara
    – Batal: 5

    PERAIRAN:

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 4 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 50 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 127 suara
    – Batal: 2

    PGSD

    1. Risfa Fadilla Lady dan Ambika Putri S. S : 30 suara
    2. Muh. Zafri Ramadhoan dan Risckye Febrian S.P : 140 suara
    3. Liga Ayun Selatan dan Muhammad Syafari : 352 suara
    – Batal: 8. (satria) 

    error: Content is protected !!