More
    Beranda blog Halaman 31

    Paripurna DPRD, Wabup UNA : RPJMD 2025-2029 Untuk Kesejahteraan Masyarakat

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat secara resmi menyerahkan draf Raperda Pertanggungjawaban APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tahun 2024 dan Raperda RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2025-2029 kepada DPRD Kabupaten Lombok Barat. Penyerahan Draf ini dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penjelasan Kepala Daerah terhadap dua buah raperda,  Rabu, 2 Juli 2025 di Ruang Sidang Utama DPRD Lobar. 

    Hadir dalam sidang paripurna ini Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indaryadi, Para Wakil Ketua DPRD, Anggota DPRD Lobar, Forkopimda, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

    Penjelasan Kepala Daerah ini dibacakan oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA) dihadapan peserta sidang paripurna DPRD menjelaskan bahwa raperda Pertanggung Jawaban APBD Tahun 2024 ini menjadi salah satu kewajiban yang harus diserahkan oleh Pemerintah Daerah kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut. Hal ini telah diatur dalam peraturan perundang undangan yang berlaku. Ia mengatakan pelaksanaan APBD tahun 2024 telah berjalan sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku. 

    “Kepala Daerah secara resmi menyerahkan raperda pertanggungjawaban APBD kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut. Hasil pembahasan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk kemajuan pembangunan di Lombok Barat,” ujarnya.

    Lebih lanjut Wabup UNA memberikan penjelasan tentang raperda RPJMD. Ia mengatakan Dokumen RPJMD tersebut disusun sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah. RPJMD Kabupaten lombok barat Tahun 2025–2029 memiliki nilai strategis karena akan menjadi instrumen pengendalian, acuan penilaian kinerja, serta alat implementasi janji kepala daerah kepada masyarakat. 

    “RPJMD 2025 – 2029 ini adalah salah satu instrumen penting dalam pembangunan yang akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Melalui kesempatan ini kami berharap DPRD dapat membahas lebih lanjut untuk kemudian ditetapkan sebagai Peraturan Daerah,” ujarnya.

    Sebagai penutup, Wabup UNA mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menyempurnakan dokumen RPJMD agar benar-benar menjadi acuan yang mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya melalui kolaborasi nyata dan kerja semua elemen, perubahan dan kemajuan Lombok Barat akan mudah diraih. (F2)

    Ket. Foto:

    Wabup UNA memberikan penjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 pada Rapat Paripurna DPRD Lombok Barat.  (Ist)

    HUT Bhayangkara ke-79, Bupati LAZ : Dengan Sinergi dan Kolaborasi Lobar jadi Aman dan Sejahtera

    HarianNusa, Dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat menggelar Upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa 1 Juli 2025. Tema HUT Bhayangkara ke-79 tahun ini adalah “Polri Untuk Masyarakat”. 

    Upacara dihadiri Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), Ketua DPRD Lombok Barat Lalu Ivan Indaryadi, Dandim 1606, Kapolres Lobar, Kajari Mataram, Sekda Lobar H. ilham, Kepala OPD, Para Camat, Kepala Baznas Lobar, jajaran Polres Lombok Barat, para purnawirawan Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Ketua serta pengurus Bhayangkari dan para tamu undangan lainnya serta sekitar 200 personel dari pihak kepolisian, dan juga mitra polisi, seperti TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, dan Satuan Pengamanan.

    Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan dirgahayu Polri yang ke 79. Ia juga mengucapkan terima kasih atas soliditas dan sinergitas yang selama ini telah terjalin dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Lombok Barat bisa tercipta dan kondusif.

    Bupati yang juga Ketua DPW PAN NTB ini mengatakan semangat kolaborasi dan kebersamaan yang dimiliki oleh Forkopimda Lombok Barat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan lancar. 

    “Semangat Kolaborasi dan kebersamaan yang kuat dan kokoh melahirkan situasi kamtibmas yang aman dan terkendali sehingga kita dapat membangun untuk mensejahterakan masyarakat Lobar,” ujarnya.

    Bupati LAZ lebih lanjut berharap agar kebersamaan dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan. Hal ini adalah kunci penting dalam mewujudkan daerah yang aman dan kondusif. Ia juga mengatakan bahwa program program pembangunan dari pusat juga membutuhkan sinergi yang kuat antar semua pihak. Hal ini agar program pembangunan dalam berbagai sektor dapat berjalan dengan lancar. 

    “Semoga Polrii tetap bersinar, sehingga soliditas dan sinergitas serta kolaborasi ini ke depan akan terus kita tingkatkan agar apa yang menjadi peran untuk masyarakat bisa berjalan secara optimal dan program program dalam asta cita dapat kita laksanakan bersama,” harapnya.

    Sementara itu Kapolres Lobar AKBP Yasmara Harahap, S.I.K. dalam amanatnya, mendukung program-program pemerintah merupakan tugas dan komitmen utama Polri. Hal ini sebagai upaya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan sekaligus sebagai sarana meningkatkan kepedulian kebersamaan dan integritas. Selain itu hal ini juga sebagai  langkah mendukung terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia melalui program-program yang dicanangkan pemerintah dengan program Asta citanya. 

    “Sebagai wujud komitmen dalam mendukung program cita-cita pemerintah, Polri telah melakukan beberapa hal antara lain telah membentuk satuan pelayanan pemenuhan gizi guna mendukung program makanan bergizi, mendorong kemandirian bangsa dan mendukung terwujudnya cita-cita mulia untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, serta membentuk desk pencegahan tindak pidana korupsi, desk pemberantasan tindak pidana narkoba dan desk pemberantasan judi online, ujarnya.

    Lebih lanjut AKBP Yasmara mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas dukungan terhadap sinergitas Polri, sehingga Polri akan terus bekerja keras dan tetap tegak berdiri dan semakin hari semakin baik dalam memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat

    dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, 

    “Kepada keluarga besar polri agar terus berkomitmen untuk dapat bekerja dengan baik dan maksimal dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Kepada Forkopimda terima kasih atas sinergi dan kolaborasinya bersama Polri,” tutupnya.

    Acara upacara HUT Bhayangkara ke-79 dirangkai dengan sejumlah pertunjukan tari tradisional dan tari kolosal dilanjutkan dengan syukuran yang ditandai dengan tiup lilin dan pemotongan tumpeng oleh Bupati Lombok Barat di dampingi Wakil Bupati Lombok Barat, Kapolres Lombok Barat,  Ketua DPRD Lombok Barat, Kodim 1606 Mataram, Ketua TP PKK Lombok Barat dan Ketua Bhayangkari Lobar, Upacara HUT Bhayangkara ke-79 ini berjalan lancar. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan upacara HUT Bhayangkara ke 79 di Kabupaten Lombok Barat. (Ist) 

    Momentum Bhayangkara ke-79, Kombes Pol Dr. Dewa Wijaya : Kebahagiaan Ada dalam Pengabdian

    0

    HarianNusa, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Kombes Pol Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H.,M.H. menyampaikan refleksi mendalam tentang makna pengabdian dan kebahagiaan dalam menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara.

    Menurutnya, kebahagiaan sejati bukan berasal dari apa yang kita miliki, melainkan dari apa yang kita berikan kepada sesama. Dalam suasana penuh semangat Hari Bhayangkara, ia mengajak seluruh anggota Polri dan masyarakat untuk menanamkan nilai kepedulian dan ketulusan dalam setiap langkah pengabdian.

    “Sebagai insan Bhayangkara, langkah kita memang tak selalu mudah. Namun, selama kita terus berjalan dan memberi yang terbaik untuk masyarakat, maka harapan akan selalu hidup. Di ujung perjuangan ini, ada Indonesia yang lebih baik menanti,” ujarnya, Selasa, 1 Juli 2025. 

    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah panggilan hati. Melindungi, mengayomi, dan melayani adalah bentuk nyata dari semangat memberi, yang menjadi sumber kebahagiaan sejati bagi setiap insan Polri.

    “Hari Bhayangkara adalah momentum untuk kembali merenung bahwa tugas Polri bukan sekadar menjaga keamanan, tapi juga menjadi sumber harapan dan ketenangan bagi rakyat,” tambahnya.

    Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-79 ini, Kombes Pol Dr. Dewa Wijaya berharap Polri terus memperkuat kepercayaan publik melalui kerja nyata yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

    Dirgahayu Bhayangkara ke-79

    Polri Presisi, Indonesia Maju

    Polri untuk Masyarakat. (F*)

    Ket. Foto:

    Kombes Pol Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H.,M.H. saat menghadiri Upacara HUT Bhayangkara ke 79. (Ist)

    Fun Walk CFN Gerung Ramai, Masyarakat Anggap Pemda Lobar Sukses 

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus melakukan terobosan untuk menghidupkan Kota Gerung. Salah satunya adalah kegiatan Fun Walk atau jalan sehat CFN yang dilaksanakan Ahad pagi di kawasan Jalur Penas, Gerung Lombok Barat. Fun Walk CFN edisi 29 Juni 2025 dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha (UNA), Kepala OPD, Ketua TP PKK Lobar Ayu Indra Rukmana serta ribuan masyarakat Lobar maupun Kabupaten Lain.

    Hariadi Afandi Pengunjung dari Labuapi mengatakan kegiatan Funwalk atau jalan sehat yang merupakan rangkaian CFN ini sangat bagus dan menarik. Hal ini karena pada kegiatan tersebut pihaknya bisa mendapat banyak hal seperti olahraga dan kuliner. Menurutnya Pemerintah Daerah Sukses untuk menghidupkan kota gerung melalui kegiatan CFN. Ia mengatakan gerung yang selama ini sepi menjadi ramai setiap hari sabtu dan minggu. 

    “Ini tentu prestasi dan sukses dari bapak Bupati dan Wakil Bupati dalam melaksanakan program menghidupkan kota gerung. Kami dari labuapi melihat perubahan ini sebagai keberhasilan ikhtiar pemda,”ujarnya.

    Sementara itu Baharudin warga Darek, Lombok Tengah mengatakan ia bersama kerabat mengunjungi kawasan jalur Penas pada ahad pagi untuk mencari kuliner dan mengikuti senam pagi. Menurutnya kegiatan ini sangat positif dan luar biasa karena ia bersama kerabat bisa menikmati sarapan kuliner sambil olahraga ringan. Ia berharap kegiatan ini tetap dilaksanakan agar masyarakat tetap sehat dan bahagia. “Dengan kegiatan ini kita bisa sehat dan segar karena ada senam, jalan sehat dan wisata kuliner. Mudah mudahan kami dapat doorprize supaya tambah lengkap,” ujarnya.

    Sementara itu Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha mengatakan kegiatan Fun Walk ini sebagai sarana untuk melaksanakan kegiatan olahraga dan menghidupkan UMKM di Lobar. Melalui Fun Walk masyarakat dapat mengikuti beberapa aktivitas yang menyehatkan seperti senam sehat dan jalan santai. Selain itu masyarakat juga dimanjakan dengan kuliner dari UMKM yang memiliki cita rasa yang enak dan istimewa. 

    “Kegiatan Funwalk ini juga untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM. Selain itu kita juga menjadi sehat dan bugar melalui senam dan jalan sehat,” ujarnya.

    Kegiatan Fun Walk CFN diselenggarakan setiap ahad pagi setelah pada malam harinya digelar Car Free Nite.  Pada Fun Walk ini diajak untuk senam pagi dan jalan sehat mengelilingi rute sekitar kompleks kantor Bupati. Selain itu pada kegiatan ini juga diberikan berbagai doorprize menarik. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. (F2)

    Ket. Foto:

    kegiatan senam bersama di CFN Gerung. (Ist)

    CFN Sukses Jadikan Kota  Gerung Ramai,  Bupati LAZ : Kita Buat Ibu Kota Lobar Paling Ramai dari semua Ibu Kota di NTB 

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – 

    Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dibawah kepemimpinan Bupati H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) terus melakukan terobosan. Salah satu yang sudah terlihat hasilnya adalah meramaikan ibu kota gerung melalui kegiatan Car Free Nite (CFN) yang diadakan setiap sabtu malam. Pada pelaksanaan CFN edisi 28 Juni 2025, ribuan masyarakat dari beberapa kabupaten di NTB meramaikan kota gerung. Hadir dalam CFN ini Bupati Lobar H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha (UNA), Kepala OPD dan ribuan masyarakat dari beberapa Kabupaten serta mahasiswa UGM Jogjakarta.

    Dalam sambutannya Bupati LAZ mengatakan salah satu program prioritas dan ikhtiar pasangan LAZADHA untuk meramaikan kota gerung sudah mulai terlihat hasilnya. Ia mengatakan melalui kegiatan CFN ini kota gerung sebagai ibu kota Kabupaten sudah mulai ramai. Selain itu ekonomi masyarakat mulai berputar melalui umkm yang setiap pekan terus bertambah jumlahnya. Bupati LAZ mengatakan ia bersama Wakil Bupati memiliki cita cita untuk menjadikan Ibu Kota Lombok Barat menjadi Ibu Kota paling ramai di wilayah Nusa Tenggara Barat. 

    “Harapan dan cita cita besar kami adalah menjadikan Ibu Kota Lombok Barat menjadi ibu kota paling ramai di NTB. Ini Ikhtiar kami dan hal ini bisa diraih tentu dengan dukungan dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

    Lebih lanjut Bupati LAZ mengatakan CFN ini adalah ruang atau wadah bagi masyarakat untuk memperoleh hiburan dan wisata kuliner. Selain itu CFN ini sebagai media untuk menumbuhkan dan menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM. Bupati yang juga ketua DPW PAN NTB ini menambahkan CFN ini juga sebagai sarana untuk menghidupkan dan melestarikan kegiatan seni budaya di Lombok Barat. Hal ini karena pada CFN selalu ditampilkan atraksi tari dan seni budaya dari para siswa. 

    “CFN ini adalah wadah dan ruang publik bagi semua masyarakat yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelestarian seni budaya serta memberikan kebahagian masyarakat. Mari kita terus dukung bersama CFN ini,” ujarnya.

    Dalam CFN ini ditampilkan sejumlah pengisi acara yang menarik. Salah satunya adalah juara KDI 2020 Baiq Gita. Dalam CFN ini Bupati LAZ diberikan kejutan khusus oleh masyarakat berupa buket bunga dari beberapa masyarakat sebagai ucapan selamat Ulang Tahun ke 55. Bupati nampak bahagia dan terharu atas perhatian dari masyarakat. (F2)

    Ritual Mandian Keris Sasak, Bupati LAZ : Mari Lestarikan Budaya dan Kemas Jadi Even Pariwisata

    HarianNusa, Lombok Barat – Majelis Adat Sasak bersama  Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar ritual budaya mandian keris yang bertajuk “Keris Lombok Bewaran” di Taman Narmada, Lombok Barat, Sabtu 28 Juni 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Ketua DPRD Lombok Barat Abubakar Abdullah, Asda III Lombok Barat H. Fauzan Husniadi, Ketua Majelis Adat Sasak Lalu Sajim Sastrawan, Kadis Pariwisata Lobar Drs. Agus Gunawan, Kadis PMD Lobar Mahnan, Ketua Paguyuban Selaparang Mandalika Keris Fathul Mubin Abdullah, Camat Narmada Sumasno, para Kepala Desa se-Kecamatan Narmada, serta para tokoh budayawan dan para pecinta keris se-Kabupaten Lombok Barat.

    Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengucapkan terima kasih kepada seluruh budayawan yang sudah mempersiapkan acara ritual budaya yang sangat sakral dan perlu dilestarikan. Menurutnya, kegiatan-kegiatan seperti ini perlu di angkat sebagai even besar yang bisa dinikmati oleh dunia, sehingga akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi kepada seluruh masyarakat Lombok Barat. Ia mengatakan even ini harus ditata sedemikian rupa dan seluruh budaya dan tradisi leluhur ini diangkat ke permukaan kemudian dikemas dalam sebuah acara yang menarik. Hal ini tentu akan mudah untuk ditonton ataupun di nikmati oleh wisatawan dari seluruh dunia. Ia juga mengatakan kegiatan-kegiatan budaya seperti ini nantinya bisa masuk dalam kalender of Event Lombok Barat. 

    “Jika event-event ini masuk dalam kalender even pariwisata Lombok Barat tentu ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung sehingga dapat menghasilkan PAD bagi Lombok Barat,” ujarnya.

    Bupati LAZ mengungkapkan, ada mimpi yang harus kita wujudkan secara bersama dalam rangka melestarikan budaya leluhur kita. Ia ingin agar nantinya seluruh budaya leluhur bisa ditampilkan yang menjadi daya tarik wisatawan. Hal ini juga sebagai wadah untuk mempromosi agenda-agenda budaya tahunan sehingga akan bisa dinikmati oleh masyarakat maupun para wisatawan mancanegara. Ia juga mengatakan, kegiatan-kegiatan budaya dan tradisi seperti ini kedepan akan diberikan ruang yang lebih besar dan akan kemas dengan lebih menarik lagi.  

    “Mari kita semua mengambil peran dengan segala potensi dan kemampuan yang yang dimiliki, untuk mensosialisasikan serta mempromosikan kegiatan-kegiatan seperti ini sehingga akan memiliki daya tarik yang luar biasa untuk pembangunan Lombok Barat ke depan,” harapnya.

    Sementara itu Ketua Majelis Adat Sasak Lalu Sajim Sastrawan, mengatakan latar belakang pelaksanaan kegiatan ini adalah Keris memiliki nilai yang sangat luar biasa sebagai karya agung ciptaan manusia dan pada tanggal 25 November 2005 lalu, UNESCO telah mengakui keris Indonesia sebagai warisan dunia yang harus dilestarikan. Selain berakar dalam tradisi budaya sejarah bangsa Keris juga berperan sebagai jati diri bangsa Indonesi dan tentunya sebagai jati diri suku sasak Lombok. Dengan demikian Keris telah bergelar oral and incredible of humanity. Keris masih tetap dipergunakan untuk keperluan acara adat, ritual budaya hajatan keluarga maupun sebagai cenderamata atau hadiah.

    H. L. Sajim mengatakan pada setiap tahunnya pada bulan Muharam Keris mendapatkan perhatian khusus dari warga masyarakat sasak. Pada bulan ini keris dan benda-benda pusaka lainnya dimandikan dan ditempatkan pada tempat yang cukup tinggi dengan salah satu ritual yang disebut “Mandian Keris”. Ritual memandikan keris (Mandian keris) ini dilaksanakan pada setiap bulan Muharram setiap tahunnya dan tahun ini ritual yang ke-5 kalinya. Penyelenggaraan ritual ini sebagai salah satu ekspresi budaya dalam rangka melestarikan dan mengembangkan benda cagar budaya kekayaan intelektual milik suku bangsa Sasak yang merupakan salah satu daya tarik wisata budaya di Pulau Lombok. 

    “Kegiatan ini bukanlah milik pemerintah daerah komunitas maupun individu, ini merupakan gawe kita bersama. Jangan menjadi penonton di rumah sendiri, ikutlah berperan dalam membangun budaya untuk daerah Lombok Barat,” pungkasnya.

    Ritual mandian keris ini dilakukan pada awal Muharram pada setiap tahunnya, dimulai selepas Isya dan berlangsung hingga dini hari. Sesepuh dan para tokoh adat memimpin upacara pemandian keris dan benda-benda pusaka lain, seperti tombak dan pedang. Kegiatan ritual mandian Keris ini dibuka oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dirangkaikan dengan Penandatanganan prasasti seumur hidup sekaligus Lounching kemaliq bangsa sasak, sarasehan keris Lombok dan mandian pusake. Kegiatan pembukaan ini berjalan dengan lancar dan hidmat. (F3)

    Ket. Foto:

    Ritual Mandian keris Sasak di Taman Narmada Lombok Barat. (Ist) 

    Sebanyak 47 PLTS Diresmikan Presiden, 5.383 Rumah Tangga di Wilayah 3T Kini Nikmati Listrik Bersih

    HarianNusa, Jakarta- Pemerintah Indonesia terus meningkatkan utilisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai langkah strategis dalam menghadirkan pemerataan energi di seluruh penjuru tanah air. Terbaru, Pemerintah bersama PT PLN (Persero) dan mitra swasta meresmikan operasional 47 PLTS yang tersebar di 47 desa pada 11 provinsi di Indonesia.

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan bahwa pengembangan energi surya memiliki peran krusial dalam menjangkau wilayah yang selama ini belum teraliri listrik secara optimal, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

    “Dengan energi tenaga surya, setiap desa bisa swasembada energi, setiap kecamatan bisa swasembada energi, setiap kabupaten bisa swasembada energi, pulau-pulau terpencil akan punya energi, dan bisa swasembada desa-desa yang sangat terpencil, yang di gunung-gunung juga bisa punya akses terhadap energi, terhadap listrik,” ucap Presiden dalam peresmian 55 proyek EBT yang dipusatkan di PLTP Ijen, Bondowososo, Jawa Timur, Kamis (26/6).

    Presiden pun mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam pengembangan PLTS secara masif tersebut. Menurutnya langkah ini tidak hanya penting dalam mewujudkan swasembada energi tapi juga selaras dengan target Net Zero Emissions di tahun 2060.

    “Kita akan mungkin jadi negara di dunia mungkin yang bisa menuju zero carbon emissions tepat pada waktu yang direncanakan. Tetapi yang lebih penting adalah bahwa kita bisa menghasilkan energi dengan memotong jalur-jalur logistik yang mahal inilah dampak daripada program besar kita,” tegas Presiden.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menambahkan bahwa proyek PLTS akan menjadi tulang punggung pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di desa-desa yang belum terjangkau listrik.

    “Tadi, Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa dalam waktu 4-5 tahun, insyaallah desa-desa yang tidak ada listrik akan kita pasang listriknya lewat PLTS, kerja sama nanti swasta, PLN, sama negara. Inilah kabar baik dalam rangka memberikan pemerataan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang belum mendapatkan fasilitas listrik,” ujar Bahlil.

    Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen penuh PLN dalam mendukung  pemerintah untuk mewujudkan keadilan energi di wilayah 3T melalui pemanfaatan PLTS secara masif.

    “Program ini bukan sekadar menghadirkan listrik, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin dalam transisi energi global. Ini adalah bentuk gotong royong nasional untuk mewujudkan masa depan yang bersih, hijau, dan inklusif,” ujar Darmawan.

    Ia menjelaskan bahwa 47 PLTS yang diresmikan hari ini memiliki total kapasitas 27,8 megawatt (MW) dan berhasil memberi akses listrik bagi 5.383 rumah tangga di 47 desa, yang tersebar di 11 provinsi seluruh Indonesia.

    “Dulu, anak-anak belajar ditemani lampu minyak, layanan kesehatan terbatas, dan roda ekonomi desa berhenti saat malam tiba. Kini, listrik dari energi bersih mengubah segalanya, anak bisa belajar lebih lama, Puskesmas dapat melayani masyarakat dengan optimal, dan usaha rakyat tumbuh. Inilah keadilan energi. PLN siap menjalankan visi Presiden menuju kemandirian energi lewat akselerasi energi terbarukan,” tutup Darmawan. (F*)

    Ket. Foto: Petugas PLN berpose di lokasi PLTP Ijen Bondowoso. (Ist)

    Presiden Prabowo Resmikan 55 Proyek Pembangkit EBT, Termasuk Program Lisdes PLN di Berbagai Wilayah Indonesia

    HarianNusa, Bondowoso – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meresmikan pengoperasian dan pembangunan 55 proyek energi baru terbarukan (EBT) yang dibangun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), dan Swasta secara serentak di 15 provinsi di Indonesia. Peresmian serentak ini dilakukan terpusat di pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6). Langkah ini merupakan wujud keseriusan Indonesia dalam mengakselerasi transisi energi di tanah air sekaligus mencapai swasembada energi.

    Secara keseluruhan, peresmian kali ini mencakup 8 proyek PLTP dengan rincian 3 proyek dalam tahap commercial operation date (COD) dan 5 proyek tahap groundbreaking serta 47 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan total kapasitas gabungan mencapai 379,7 MW. 

    Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan EBT yang berkelanjutan sebagai bentuk kemandirian bangsa. 

    “Hari ini kita resmikan dan mulai pembangunan 55 pembangkit energi baru dan terbarukan. Kita resmikan PLTP sebagai bukti bahwa Indonesia menuju kemandirian. Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri dan kita akan mampu memberi energi untuk seluruh rakyat Indonesia dalam keadaan yang efisien dan ekonomis,” ujar Prabowo.

    Presiden menambahkan sebagai negara yang dikaruniai sumber daya EBT yang begitu besar, Indonesia terus menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan energi ramah lingkungan demi mencapai swasembada energi di Indonesia.

    “Kita bersyukur bahwa kita memiliki sumber-sumber energi yang juga luar biasa, sumber-sumber energi yang terbarukan ada di kita, tinggal kita mengelola dengan baik. Dan hari ini bukti kemampuan bangsa Indonesia untuk menuju swasembada energi yang sangat menentukan bagi masa depan kita,” imbuh Presiden Prabowo.

    Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan langkah progesif dalam utilisasi EBT ini merupakan wujud komitmen RI dalam menggenjot transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060.

    “Hari ini kita ingin melaksanakan apa yang Bapak Presiden arahkan bahwa transisi energi harus kita lakukan terus-menerus dan untuk di 15 provinsi, selain daripada PLTP, kita juga meresmikan PLTS di desa-desa yang belum mendapat listrik,” jelas Bahlil pada sambutannya.

    Bahlil menjabarkan total 55 pembangkit EBT yang diresmikan Presiden terdiri dari PLTP dan PLTS dengan total nilai investasi sekitar Rp25 triliun dan kapasitas terpasang sebesar 379,7 megawatt (MW).

    Untuk PLTP, terdapat tiga pembangkit yang  resmi beroperasi yakni PLTP Sorik Marapi Unit 5 kapasitas 41,25 MW, Salak Binary kapasitas 16,15 MW dan Ijen Unit 1 kapasitas 34,5 MW.

    Lalu, lima PLTP lainnya yang dalam tahap ground breaking yakni Muara Laboh Unit 2 kapasitas 80 MW, Ulubelu Ext Gunung Tiga kapasitas 55 MW, Wayang Windu Unit 3 kapasitas 30 MW, Salak Unit 7 kapasitas 40 MW dan Patuha Unit 2 kapasitas 55 MW.

    Kemudian ada 47 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diresmikan operasinya dengan total kapasitas 27,8 MW mampu melistriki 5.383 rumah tangga dan tersebar di 47 desa pada 11 provinsi.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan dalam kesempatan tersebut, ada sebanyak 13 unit PLTS milik PLN yang diresmikan. 13 PLTS ini tersebar di wilayah Papua Selatan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur. Peresmian serentak ini merupakan bentuk konkret kolaborasi bersama dalam mendukung transisi energi dan swasembada energi.

    “Listrik merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat. Karena itu, sebagai bentuk pengejawantahan sila ke-5 Pancasila, kami berkomitmen menyediakan listrik yang andal sampai pelosok negeri demi mewujudkan pemerataan energi sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” pungkas Darmawan.

    Ket. Foto:

    Presiden RI Prabowo Subianto. (Ist)

    Peringatan Tahun Baru Islam, Bupati LAZ : Mari Hijrah Menuju Kebaikan dan Kemajuan

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar peringatan tahun baru islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Kamis, 26 Juni 2025 di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Lombok Barat H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Forkopimda Lobar, Ketua MUI Lobar, Ketua Baznas Lobar, Ketua TP PKK Hj. Ayu Indra Rukmana, Ketua DWP Lobar Hj. Erni Zuhara, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Kemenag Lobar, para ASN dan masyarakat Lobar.

    Dalam sambutannya Bupati LAZ mengatakan tahun baru islam ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan perenungan atau muhasabah diri untuk mengetahui hal hal yang telah kita lakukan selama ini.  Menurutnya evaluasi ini diperlukan agar kita kita dapat melakukan perubahan dari yang belum baik menjadi yang baik. Muhasabah ini menjadi kekuatan bagi kita semua menuju pencapaian yang lebih baik. 

    “Mari kita jadikan momentum Tahun baru islam ini untuk melakukan muhasabah diri untuk menuju kebaikan dan kemajuan,” ucapnya.

    Bupati LAZ melanjutkan sebagai ASN kita perlu melakukan hijrah menuju kebaikan. Salah satunya adalah dengan melakukan perbaikan kinerja dari yang belum baik menjadi baik. Lebih lanjut Ketua DPW PAN NTB ini mengatakan Ia bersama Wakil Bupati Lombok Barat membutuhkan dukungan penuh dari para ASN dalam membangun Lombok Barat. Tentunya dengan semangat hijrah ini diharapkan para ASN dapat memberikan kinerja maksimal untuk membangun Lombok Barat. Karenanya Bupati LAZ mengajak semua ASN dan masyarakat untuk hijrah menuju kebaikan agar Lombok Barat bisa semakin maju dan sejahtera. Bupati LAZ juga mengatakan bahwa semangat hijrah adalah modal penting dalam mewujudkan Lombok Barat yang maju, mandiri dan berkeadilan dengan program utama sejahtera dari desa. 

    “Untuk mewujudkan harapan masyarakat yang telah dititipkan kepada saya dan ibu Wakil Bupati membutuhkan dukungan semua pihak. Karenanya semangat hijrah ini sangat penting untuk memajukan daerah,” ujarnya.

    Sementara itu Ust M. Ihsan, dalam tausiahnya mengatakan bahwa tahun baru islam ini harus dijadikan momentum untuk melakukan muhasabah diri dan introspeksi diri. Hal ini karena manusia tidak pernah luput dari dosa. Karenanya melalui kesempatan ini ia juga mengajak semua jama’ah untuk banyak berdoa dan membaca shalawat burdah agar diberikan kemudahan dan keberkahan oleh Allah SWT. “Mari kita perbanyak shalawat karena dengan shalawat akan menyelamatkan kita semua,” ujarnya.

    Dalam peringatan tahun baru islam ini juga dilaksanakan pembacaan doa akhir tahun serta doa awal tahun yang dipimpin oleh TGH Surur Ibrahim dari Baznas Lombok Barat. Selain itu dalam kegiatan ini juga dilaksanakan shalat Maghrib berjamaah. (F2)

    Ket. Foto:

    Peringatan tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H di hecingah kantor bupati Lombok Barat. (Ist)

    Seorang Sopir Grab Online di Mataram Sembunyikan iPhone Penumpang, Kini Diamankan Polisi

    HarianNusa, Mataram – Seorang pria berinisial MS (40), warga Kabupaten Lombok Tengah yang berprofesi sebagai sopir Grab Online, harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan pencurian terhadap barang milik penumpangnya. Kasus ini kini ditangani oleh Tim Resmob Satreskrim Polresta Mataram, dan MS telah resmi diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

    Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 5 Juni 2025. Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, S.Tr.K., S.I.K., korban diketahui memesan layanan Grab dari Epicentrum Mall menuju sebuah kos di kawasan Cakranegara, Kota Mataram.

    “Setibanya di lokasi tujuan, korban turun dari mobil tanpa menyadari bahwa handphone miliknya, jenis iPhone 14, tertinggal di dalam kendaraan. HP tersebut awalnya diletakkan di atas paha saat perjalanan,” jelas AKP Regi, Kamis (26/06/2025).

    Tak lama setelah turun, korban baru menyadari bahwa ponsel miliknya hilang. Ia segera mencoba menghubungi nomor ponselnya menggunakan HP milik temannya, namun nomor tersebut sudah tidak aktif—dugaan kuat kartunya telah dilepas atau HP dalam kondisi mati.

    “Korban juga mencoba menghubungi nomor sopir Grab melalui aplikasi, dan sempat tersambung. Namun, MS menyatakan tidak menemukan HP di dalam mobilnya,” imbuh AKP Regi.

    Merasa ada kejanggalan, korban pun melapor ke Polresta Mataram. Penyelidikan langsung dilakukan oleh tim Resmob, dan akhirnya MS berhasil diamankan untuk dimintai keterangan.

    “Awalnya, MS bersikukuh tidak mengetahui keberadaan HP tersebut. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan intensif, ia mengakui menyimpan HP tersebut di rumahnya dan berniat memilikinya,” ungkap AKP Regi.

    Polisi lalu membawa MS untuk menunjukkan lokasi penyimpanan HP. Barang bukti berupa iPhone 14 milik korban berhasil diamankan dan saat ini disimpan sebagai barang bukti.

    MS kini sedang menjalani proses penyidikan dan dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.

    Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, baik pengguna maupun penyedia layanan transportasi daring, untuk selalu menjaga kepercayaan dan integritas dalam setiap aktivitasnya. (F3)

    Ket. Foto:

    Oknum sopir grab online diamankan bersama barang bukti iPhone di Mapolresta Mataram. (Ist)

    error: Content is protected !!