Beranda blog Halaman 310

Gedung Rusak, Fauzan Berkantor di Gazebo

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Guncangan gempa yang terjadi berkali-kali mengakibatkan sejumlah banguna di kantor pemkab Lombok Barat mengalami kerusakan yang cukup parah.

PKS Tuntut Polri Segera Ungkap Dalang Spanduk Khilafah

HarianNusa.com, Jakarta — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta aparat kepolisian segera mengungkap aktor pemasangan spanduk khilafah yang masih ditemukan.

Ketua DPP PKS Bidang Humas Ledia Hanifa mengungkapkan, spanduk-spanduk fitnah PKS mendukung sistem khilafah sudah muncul berbulan-bulan lalu. Tetapi, ujar dia, sampai muncul lagi saat ini belum ada kemajuan berarti dari aparat kepolisian.

“Mabes Polri mengeluarkan pernyataan akan mengusut ini sejak tiga bulan lalu. Teman-teman PKS Jakarta juga sudah melaporkan spanduk fitnah khilafah ini ke polisi beberapa bulan silam. Sampai sekarang muncul lagi, belum ada laporan perkembangan kasus,” papar anggota DPR RI ini di Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Spanduk fitnah khilafah, papar Ledia, sangat mengganggu situasi berbangsa di tengah permasalahan ekonomi akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

“Spanduk-spanduk seperti ini wajib diusut aktornya jelang tahun-tahun politik dan permasalahan ekonomi seperti saat ini. Dampaknya jadi tidak kondusif,” papar dia.

Terlebih, ujar Ledia, spanduk juga tidak sesuai dengan visi PKS yang mewujudkan keadilan dan kesejahteraan dalam bingkai NKRI. “Bagi PKS, NKRI harga mati. Anggota-anggota MPR dari PKS selalu mensosialisasikan NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945 sebagai empat pilar kebangsaan ke berbagai wilayah di Indonesia,” paparnya.

Ledia juga menegaskan, PKS tidak memiliki afiliasi dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). “Tidak ada afiliasi PKS dengan Eks HTI termasuk saat dulu masih berdiri sebagai HTI. Jadi clear,” tegas Ledia.

Diketahui, muncul lagi spanduk fitnah khilafah yang dialamatkan kepada PKS di beberapa titik di Depok, Jawa Barat Jumat (7/9/2018) pagi. Kader PKS Depok pun langsung menurunkan spanduk fitnah tersebut.

Ledia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah di Depok, Bekasi dan Jakarta yang sigap turut menurunkan spanduk-spanduk fitnah karena melanggar peraturan daerah tentang pemasangan spanduk.

Pergantian Nama Bandara di Lombok Banjir Dukungan

HarianNusa.com, Lombok Timur –Turunnya SK Kementerian Perhubungan RI terkait pergantian nama Lombok Internasional Airport (LIA) menjadi Bandar Udara Zainuddin Abdul Majid Internasional Airport, tertanggal 5 September 2018 ini disambut suka cita warga NTB.

Gempa 5,1 Magnitudo Berpusat di Pulau Saringi Sumbawa

HarianNusa.com, Mataram – Gempa bumi berkekuatan 5,1 magnitudo berpusat di Pulau Saringi Sumbawa.

Prabowo Serap Aspirasi Pengungsi Gempa Lombok

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto disambut antusias dan sorak sorai kegembiraan para pengungsi korban gempa bumi di Desa Guntur Macan

Rupiah Makin Tergelepar, BBM dan TDL Siap-siap Naik

HarianNusa.com, Jakarta (4/9) – Sekretaris Bidang Ekonomi Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup (Ekuintek-LH) DPP PKS Handi Risza
menilai melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS akan berimbas pada kegiatan ekonomi satu sama lain.

“Hampir semua produk barang dan jasa yang berasal dari barang impor akan ikut naik. Obat-obatan impor, sparepart impor, barang-barang elektronik impor akan naik,” ungkap Handi di DPP PKS Jakarta Selatan, Selasa (4/9/2108).

Lebih lanjut, calon anggota legislatif DPR RI Dapil Sumbar 1 itu mengatakan bahan pokok yang punya hubungan dengan barang impor akan naik seperti pakan ternak dan vaksin ternak. Dampaknya, ujar dia, harga telur dan daging ayam akan naik.

Pelemahan rupiah yang menembus angka Rp 14.845 per dolar AS pada Selasa (4/9) pagi juga akan berdampak pada naiknya harga BBM. Sebab, menurut Handi, impor minyak mentah Indonesia pada Januari 2018 tercatat sebesar USD573,6 juta.

Jumlah tersebut naik signifikan sebesar 95,63 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya (year on year) USD293,2 juta. “Kalau BBM naik sudah pasti TDL akan ikut naik. Angka inflasi untuk volatile food relatif tinggi,” ungkap dia.

Saat ini, menurutnya, Indonesia belum bisa mengambil manfaat dari pelemahan rupiah, untuk mendorong kinerja ekspor nasional. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini telah menembus ambang batas psikologisnya, sebesar Rp14.900. Kondisi ini akan semakin terus berlanjut, jika Turki dan Argentina terus terperosok dalam krisis ekonomi.

PKS Sesalkan Intimidasi Pembatalan Pengajian Ustadz Abdul Somad

HarianNusa.com, Jakarta — Melalui akun resminya, Da’i Nasional Ustadz Abdul Somad menyebutkan jika ia terpaksa membatalkan pengajian di beberapa wilayah di Jawa karena ada intimidasi dan tekanan.

Ketua Bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah DPP PKS Ali Akhmadi menyayangkan intimidasi yang diungkap oleh Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad, papar dia, adalah figur dai yang berpengetahuan luas. Menurut Ali, ceramah-ceramah agama Ustadz Abdul Somad disampaikan dengan gaya sangat komunikatif sekaligus memiliki landasan ilmiah dari beberapa sudut pandang fikih.

“Makanya banyak umat yang suka dengan dakwah Ustadz Abdul Somad. Jika benar ada intimidasi dan tekanan sehingga beliau harus membatalkan itu yang sangat disesalkan,” papar Ali di kantor DPP PKS, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Ali melanjutkan dakwah Ustadz Abdul Somad juga diterima berbagai kalangan. Tak kurang beberapa instansi pemerintahan yang mengundang Ustadz Abdul Somad sebagai penceramah agama.

“Mabes TNI AD mendatangkan Ustadz Abdul Somad lengkap dengan pengawalan penuh. Beliau juga ceramah di Istiqlal di depan istri Wapres Jusuf Kalla. Jadi cukup aneh kalau ada yang tidak berkenan dengan ceramah Ustadz Abdul Somad,” ujar dia.

Ia pun meminta pemerintah, MUI dan aparat bisa mengungkap siapa yang melakukan intimidasi terhadap kegiatan pengajian. Sebab jika tidak diungkap, papar Ali, ke depan akan banyak pengajian-pengajian yang dibatalkan karena intimidasi tanpa alasan yang jelas.

“Kalau pengajian sudah diintimidasi untuk dibatalkan lalu umat ini mau mendapatkan ilmu agama dan akhlak spiritual dari mana?” tanyanya.

Pemerintah Pusat Diminta Serius Tangani Gempa

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Kedatangan Presiden RI, Joko Widodo ke Lombok Barat beberapa waktu yang lalu tidak hanya menyulut kegembiraan, namun juga memunculkan harapan agar Pemerintah Pusat bisa memberi perhatian maksimal terhadap penanganan bencana gempa bumi di Pulau Lombok.

Agustus 2018 NTB Alami Deflasi di Atas Nasional

0

HarianNusa.com, Mataram –Pada bulan Agustus 2018, Nusa Tenggara Barat mengalami deflasi sebesar 0,10 persen,

Prabowo dan Titiek Soeharto Kunjungi Pengungsi Gempa Lombok

HarianNusa.com, Lombok Barat – Calon Presiden Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto mengunjungi pengungsi gempa di Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat, Rabu, (05/09).