More
    Beranda blog Halaman 34

    Anggota DPR RI H. Abdul Hadi Hadiri Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami di NTB

    Lombok Tengah, 14 Juni 2025 — Dalam upaya membangun budaya tanggap dan tangguh terhadap bencana, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG) di Desa Awang, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI, H. Abdul Hadi, yang menyampaikan pentingnya edukasi dan sinergi lintas sektor dalam mitigasi bencana.

    SLG merupakan program unggulan BMKG dalam memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat, aparat desa, serta pemangku kepentingan terkait dalam menghadapi potensi bencana geofisika seperti gempabumi dan tsunami. Kegiatan ini sangat relevan mengingat Lombok dan wilayah NTB secara umum merupakan kawasan rawan bencana, dengan mengacu pada pengalaman tragis gempa Lombok tahun 2018 lalu.

    Kita tidak boleh lengah. Mitigasi bencana harus menjadi budaya. SLG ini adalah salah satu ikhtiar bersama agar masyarakat kita tidak hanya tanggap, tapi juga tangguh dalam menghadapi risiko bencana,” ujar H. Abdul Hadi dalam sambutannya.

    Menurutnya, Komisi V DPR RI terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan anggaran mitigasi bencana, termasuk penguatan sistem peringatan dini BMKG dan kapasitas BPBD di daerah. Infrastruktur tangguh bencana seperti jalur evakuasi, tempat evakuasi sementara, serta penguatan bangunan publik, juga menjadi perhatian penting dalam program legislasi dan penganggaran nasional.

    SLG di Desa Awang ini menghadirkan berbagai elemen—mulai dari BMKG, BPBD, aparat pemerintah, tokoh masyarakat, kalangan pendidikan, hingga media massa. Para peserta dibekali dengan materi kebencanaan, simulasi evakuasi, serta pengenalan alat deteksi dini.

    “SLG bukan sekadar pelatihan teknis, tapi sebuah gerakan sosial. Kami berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti di tataran seremoni, tetapi menjadi budaya kolektif. Masyarakat NTB harus menjadi pelopor budaya siaga bencana,” lanjut H. Abdul Hadi.

    Ia juga mendorong agar program SLG diperluas ke seluruh kabupaten/kota di NTB dan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk dengan simulasi rutin, pembaruan peta risiko, serta sosialisasi intensif kepada masyarakat pelosok.

    Mengakhiri sambutannya, Abdul Hadi menyampaikan doa dan harapan agar NTB senantiasa diberi keselamatan, dijauhkan dari segala bentuk bencana, dan seluruh peserta SLG menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing.

    “Kami mengapresiasi BMKG, BPBD, Pemda, dan seluruh peserta. Mari bersama kita bangun NTB sebagai provinsi yang siap dan kuat menghadapi bencana,” tutupnya.

    Sempat Sembunyi, Seorang Terduga Pencuri Ditangkap di Kos Temannya 

    HarianNusa, Mataram – Seorang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek Ampenan. 

    Terduga berinisial Y (18) alamat Pagesangan, Kota Mataram ini sempat bersembunyi setelah peristiwa pencurian itu diketahui dilaporkan ke Polisi. Namun persembunyian nya tidak lama. Berkat kemampuan Tim Opsnal Polsek Ampenan keberadaan terduga berhasil diketahui dan dilakukan penangkapan di wilayah Gomong, Kota Mataram, pada Selasa, 10 Juni 2025.

    “Terduga sempat bersembunyi di kos temannya di wilayah Gomong. Berhari-hari Terduga gak pernah pulang ke rumah nya di Pagesangan. Jadi kami amankan di persembunyian nya di kos temannya di wilayah Gomong,“ ungkap Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta, melalui Kanit Reskrim Polsek Ampenan Iptu Lalu Arfi K. R. SH., Rabu (11/06/2025). 

    Aksi pencurian itu terjadi 27 Mei 2025 sekitar pukul 03:00 wita lalu, dimana Saat itu terduga masuk ke rumah korban di Jl. Swakarya, Gang Metro, kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela melalui gerbang dengan mencongkel kunci gerbang menggunakan obeng. Lalu terduga masuk ke dalam rumah korban  yang diketahui dalam keadaan kosong dengan mencungkil pintu rumah menggunakan cukit. 

    “Di dalam rumah korban, terduga mengambil 2 unit AC  Outdoor serta satu unit sepeda listrik. Atas kejadian itu korban melapor ke Polsek Ampenan,” jelasnya.

    Dalam pemeriksaan terduga mengakui perbuatan tersebut. Ia juga mengakui sempat bersembunyi di kos temannya di Gomong untuk menghilangkan jejak. 

    Sementara proses penangkapan itu terjadi setelah tim Opsnal cukup lama melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengetahui keberadaan terduga. 

    “Saat ini terduga sedang ditangani penyidik kami. Selain terduga pelaku beberapa barang bukti tindak pidananya sudah kami amankan. Terduga akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” pungkasnya. (F3)

    Ket. Foto:

    Terduga pelaku curat (tengah) diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Ampenan. (Ist)

    Big Data untuk Perencanaan Pembangunan di Lombok Barat

    HarianNusa, Mataram – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar kegiatan Webinar dengan tema Inovasi Big Data Untuk Perencanaan Strategis dan Pengambilan Keputusan di Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan rabu, 4 Juni 2025 melalui zoom meeting. 

    Hadir sebagai narasumber Asisten 3 Setda Lombok Barat Fauzan Husniadi, Andrari Grahitandaru, Perekayasa Ahli Utama dari BRIN, dan Nimas Ayu Untariyati, Perekayasa Ahli Madya dari Pusat Riset Sains Data dan Informasi BRIN. Dalam kesempatan ini Asisten III setda Lombok Barat didampingi oleh Kadis Kominfotik Lombok Barat Maad Adnan dan Kepala Bidang Aptika Sumirah.

    Dalam pemaparannya Asisten 3 Setda Lombok Barat Fauzan Husniadi mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat menjadikan data sebagai rujukan utama dalam perencanaan.  Semua harus berbasis data. Hal ini sesuai dengan arahan dan instruksi Bupati dan wakil Bupati Lombok Barat. Ia mengatakan Pimpinan Daerah ingin agar perencanaan yang dilakukan benar benar matang sehingga hasilnya bisa maksimal dan dapat diukur. Salah satu langkah yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan melakukan inovasi big data sebagai dasar dalam melakukan perencanaan. 

    “Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sedang mengembangkan inovasi big data sebagai rujukan utama dalam perencanaan strategis dan pengambilan keputusan,” ujarnya. 

    Fauzan Husniadi melanjutkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat saat ini telah memanfaatkan data secara progresif untuk mendukung perencanaan pembangunan. Dengan Big Data, Pemerintah berusaha agar kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi riil masyarakat dan mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Hal ini juga akan mempermudah dalam mengukur keberhasilan pembangunan yang dilakukan. 

    “Tentu inovasi big data ini sebagai langkah maju dalam melakukan perencanaan, pemetaan hingga melihat keberhasilan pembangunan atau intervensi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah,” ujarnya.

    Sementara itu Perekayasa Ahli Utama Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andrari Grahitandaru, mengungkapkan empat aspek utama dalam pemanfaatan data pemerintah digital yang akan dinilai dan menjadi bagian dari indeks pemerintah digital mulai 2026. empat aspek utama dalam pemanfaatan data pemerintah digital. Pertama, manajemen data. Kedua, pengelolaan data. Ketiga, pemanfaatan big data, data analitik, dan business intelligence. 

    Kemudian terakhir, bagaimana instansi pusat dan pemerintah daerah melaksanakan keamanan data pribadi sesuai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. “Bagaimana setiap instansi pusat dan pemerintah daerah memanfaatkan data dalam pemerintah digital?,” tuturnya.

    Ia melanjutkan setiap instansi pusat dan pemerintah daerah wajib menyediakan data sesuai tanggung jawabnya, ditampilkan dalam portal satu data instansi atau dashboard untuk dibagi, kemudian menggunakan atau memanfaatkan data instansi lain namun harus ada penandanya. Serta yang terakhir, interoperabilitas atau berbagi pakai itu harus dilewatkan melalui sistem penghubung layanan pemerintah (SPLP), baik di lingkup internal atau eksternal. 

    Di akhir, Andrari mengemukakan bahwa dukungan teknologi apapun, teknologi big data, data analitik dan business intelligence ini tidak akan bisa terwujud kalau tidak kolaborasi. Kolaborasi dalam sistemnya, maupun kolaborasi datanya. “Bahwa data itu bukan milik sendiri, tetapi untuk dimanfaatkan lembaga lain, baik antar unit kerja internal dan eksternal antar instansi. Itulah tujuan kita saat ini untuk mewujudkan pemerintahan digital,” pungkasnya.

    Sementara Nimas Ayu Untariyati, Perekayasa Ahli Madya Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan terdapat tiga tantangan AI dan big data yang dapat dirinya susun.  Pertama yakni tantangan infrastruktur digital. Penerapan Big Data dan AI membutuhkan infrastruktur digital yang kuat, namun Indonesia masih menghadapi keterbatasan dalam hal konektivitas, kapasitas penyimpanan data, dan interoperabilitas antar instansi pemerintahan. Kedua, tantangan regulasi dan etika. Regulasi tentang penggunaan AI dan big data dalam layanan publik masih terbatas sehingga meningkatkan risiko penyalahgunaan data dan menimbulkan kurangnya kepercayaan masyarakat. Nimas menambahkan adanya peluang untuk smart governance, yaitu penerapan AI dan big data dapat mempercepat transformasi menuju pemerintahan cerdas (smart governance) yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

    Ia juga menyebutkan, big data analytics memberikan potensi besar untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan dan pengambilan keputusan publik yang berbasis bukti (evidencebased policy making). “Tantangan SDM serta partisipasi masyarakat, Adopsi teknologi tidak hanya tergantung pada infrastruktur dan regulasi, tetapi juga pada kapasitas sumber daya manusia serta partisipasi aktif masyarakat dalam ekosistem bagi e-Government,” jelas Nimas.

    Kepala Dinas Kominfotik Lombok Barat Maad Adnan mengatakan kegiatan ini sangat positif dan produktif Karena membahas tentang inovasi big data Lombok Barat. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta yang mengikuti secara zoom dapat memperoleh gambaran tentang pentingnya big data untuk perencanaan pembangunan. Selain itu terkait dengan inovasi big data dan tantangannya kedepan serta  aspek yang ada dalam pemanfaatan data digital. 

    Maad melanjutkan inovasi ini diharapkan dapat menjadi   kekuatan utama Lombok Barat dalam merencanakan pembangunan sehingga tepat sasaran dan efektif. “Kegiatan ini luar biasa dan kami apresiasi kolaborasi dari BRIN dalam mengangkat inovasi big data Lombok Barat. Kami berharap agar inovasi ini bermanfaat bagi kita semua,” harapnya. (F3)

    Ket. Foto:

    Webinar inovasi big data untuk perencanaan pembangunan. ( Ist)

    Semangat Berkurban,  Polresta Mataram Sembelih 12 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

    HarianNusa, Mataram – Dalam semangat perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Polresta Mataram menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dan pendistribusian daging kurban bagi masyarakat yang berhak menerima. Proses penyembelihan berlangsung di Markas Polsek Gunungsari, Sabtu (07/06/2025).

    Sebanyak 12 ekor sapi dan 3 ekor kambing disembelih sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian sosial jajaran Polresta Mataram dalam menyambut Idul Adha. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada warga melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

    Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko, SIK., MH., yang hadir langsung memantau proses penyembelihan dan pendistribusian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ikatan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

     “Penyembelihan hewan kurban ini merupakan wujud rasa syukur kita sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat. Kami berharap, semangat berbagi ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat di wilayah hukum Polresta Mataram,” ujar Kapolresta.

    Kapolresta menambahkan bahwa pendistribusian daging dilakukan secara terpadu dan terarah kepada masyarakat yang memang membutuhkan, dengan memanfaatkan jaringan Bhabinkamtibmas di tiap-tiap kelurahan dan desa.

    Selain di Polsek Gunungsari, kegiatan serupa juga digelar serentak di Polsek jajaran, di mana masing-masing Polsek turut melaksanakan penyembelihan 1 ekor sapi di wilayahnya.

     “Momentum Idul Adha ini kami jadikan sarana untuk memperkuat hubungan emosional dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin keberadaan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan warga,” imbuh AKBP Hendro.

    Kegiatan penyembelihan dan pendistribusian daging kurban tersebut turut dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Mataram serta para perwira, yang bersama-sama terlibat aktif dalam prosesi kegiatan. (F3)

    Ket. Foto:

    Pembacaan doa pada kegiatan penybelihan hewan kurban di Polresta Mataram. (Ist)

    Kapolresta Mataram Apresiasi Jajarannya, Rangkaian Idul Adha Berjalan Aman dan Lancar

    HarianNusa, Mataram — Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko, SIK., MH. memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polresta Mataram dan Polsek di wilayah hukumnya atas keberhasilan menjaga keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025.

    Dari Pawai Takbiran, pelaksanaan Sholat Idul Adha, hingga prosesi penyembelihan hewan kurban, pengamanan berjalan maksimal tanpa adanya gangguan Kamtibmas yang berarti. Hal ini disampaikan Kapolresta saat menghadiri silaturahmi Hari Raya Idul Adha, Sabtu (06/06/2025).

     “Saya, atas nama pimpinan Polresta Mataram, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H kepada seluruh masyarakat Kota Mataram. Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polresta dan Polsek jajaran atas kerja keras mereka yang telah menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif selama rangkaian kegiatan Idul Adha,” ujar AKBP Hendro Purwoko.

    Kapolresta menambahkan bahwa hingga Sabtu sore, tidak ada laporan mengenai gangguan keamanan yang terjadi di tengah masyarakat selama perayaan berlangsung.

    “Hingga saat ini, situasi Kamtibmas terpantau aman. Tidak ada informasi terkait gangguan yang kami terima. Ini berkat komitmen dan dedikasi seluruh anggota yang menjalankan pengamanan secara intensif,” lanjutnya.

    Pengamanan dilakukan secara all out, baik oleh personel di tingkat Polresta maupun jajaran Polsek, yang bersinergi dengan unsur TNI dan perangkat daerah. Fokus pengamanan tidak hanya pada lokasi keramaian dan tempat ibadah, tetapi juga di lokasi penyembelihan hewan kurban guna memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan rasa aman.

    AKBP Hendro juga menegaskan bahwa Polresta Mataram akan terus berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di setiap momentum penting, termasuk perayaan keagamaan seperti Idul Adha.

     “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idul Adha dengan penuh suka cita dan ketenangan. Pengamanan yang optimal adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat,”pungkasnya.

    Meski demikian, Kapolresta Mataram mengimbau kepada seluruh jajaran agar bekerja profesional terhadap penanganan berbagai kasus yang muncul di tengah masyarakat. Penindakan hukum terhadap aktivitas tindak pidana tetap terus dilakukan dalam rangka memberikan rasa keadilan kepada masyarakat. (F3)

    Ket. Foto:

    Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko, SIK., MH. ( Ist)

    Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram Berbagi Kebahagiaan Idul Adha dengan Masyarakat

    HarianNusa, Mataram – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram menggelar kegiatan pembagian daging kurban kepada masyarakat sekitar, Jumat (6/6). Tahun ini, sebanyak 3 ekor sapi dan 9 ekor kambing disiapkan untuk kegiatan kurban. Dari jumlah tersebut, 5 ekor kambing disembelih langsung di Kantor Imigrasi, sementara 4 ekor kambing lainnya disedekahkan kepada masjid-masjid di wilayah sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat. Proses penyembelihan dilakukan sesuai dengan syariat Islam, dilanjutkan dengan pengemasan daging kurban menjadi 300 paket yang kemudian dibagikan kepada masyarakat yang telah menerima kupon, guna memastikan penyaluran yang adil dan tepat sasaran. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Mirza Akbar, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia turut serta dalam proses pembagian daging kepada warga, menambah suasana kebersamaan dan kedekatan antara jajaran Imigrasi dengan masyarakat. “Kami berharap sedekah daging kurban ini dapat membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan, khususnya dalam merayakan Hari Raya Idul Adha,” ujar Mirza di sela-sela kegiatan.

    Kegiatan pembagian daging kurban ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram dalam rangka memperkuat komitmen sosial dan nilai-nilai keagamaan di lingkungan kerja serta masyarakat.

    “Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus terjaga dan memberikan manfaat yang luas bagi sesama,” harapnya. (F3)

    Ket. Foto:

    Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Mirza Akbar, menyerahkan daging kurban kepada penerima. (Ist)

    Polsek Ampenan Kawal Ketat Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1446 H di Seluruh Wilayah Hukum

    Mataram, NTB – Suasana perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah di wilayah Kota Mataram berlangsung khidmat dan tertib berkat pengamanan maksimal dari jajaran Polsek Ampenan, Jumat (06/06/2025).
    Sejumlah personel diterjunkan ke berbagai titik pelaksanaan sholat Idul Adha, baik di masjid maupun lapangan terbuka, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Ampenan, AKP Gede Sukarta., yang juga turun langsung ke lapangan melakukan patroli dan memantau kesiapan anggotanya di sejumlah lokasi strategis.

    “Seluruh personel, termasuk para Bhabinkamtibmas, dikerahkan untuk memastikan pelaksanaan sholat Idul Adha berjalan lancar tanpa gangguan. Kami ingin masyarakat merasa tenang dan fokus beribadah,” ungkap AKP Gede Sukarta dalam keterangannya kepada media.

    Langkah-langkah pengamanan yang dilakukan mencakup patroli mobile, penjagaan tetap di titik-titik keramaian, serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pelaksanaan salat. Tidak hanya itu, personel juga dikerahkan untuk mengawasi area penyembelihan hewan kurban pasca sholat Ied.

    Kapolsek Ampenan menambahkan, pemantauan langsung terhadap kinerja petugas di lapangan juga dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan setiap anggota menjalankan tugasnya secara profesional.

    “Kami ingin memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, saya turun langsung untuk memantau dan memberi semangat kepada anggota di lapangan,” tegasnya.

    Dengan pengamanan yang solid dan terorganisir ini, Polsek Ampenan berharap suasana Idul Adha tahun ini bisa menjadi momentum penuh kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.

    “Semoga masyarakat dapat menjalankan ibadah Idul Adha dengan penuh khidmat, aman, dan gembira. Kami, Polsek Ampenan, akan terus hadir untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” pungkas Kapolsek. (F3)

    ket. Foto:

    suasana Hari Raya idul Adha di wilayah hukum Polsek Ampenan. ( Ist)

    Kapolresta Mataram Serahkan Seekor Sapi Kurban untuk Warga Karang Taliwang 

    HarianNusa, Mataram – Moment Hari Raya Idul Adha 1446 H / 2025, Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko, SIK., MH. secara langsung menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada masyarakat Lingkungan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Kamis (05/06/2025).

    Penyerahan hewan kurban ini dilakukan di halaman Masjid Qubbatul Islam, dan dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polresta Mataram, Kapolsek Sandubaya, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengurus masjid setempat.

    Kapolresta Mataram menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus wujud nyata semangat Idul Adha sebagai momentum untuk mempererat hubungan antar sesama.

     “Hari ini kami bersyukur bisa berbagi. Semoga hewan kurban yang kami serahkan dapat membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi warga Karang Taliwang, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujar AKBP Hendro Purwoko usai penyerahan.

    Ia juga menekankan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.

    Sementara itu, warga Karang Taliwang menyambut hangat dan mengapresiasi penyaluran hewan kurban oleh Polresta Mataram. Mereka menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang belum mampu berkurban.

     “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolresta dan jajaran. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, dan semoga menjadi amal ibadah yang diterima di sisi Allah SWT,” ucap salah seorang tokoh masyarakat setempat. (F3)

    Ket. Foto:

    Penyerahan seekor sapi kurban dari Polresta Mataram untuk warga lingkungan karang Taliwang. (Ist)

    Wabup UNA Minta Kuatkan Kolaborasi Atasi Masalah Kesehatan

    HarianNusa, Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha meminta semua jajarannya untuk menguatkan kolaborasi dan koordinasi dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan, terutama eliminasi malaria dan TB (Tuberkulosisi). Hal tersebut disampaikan dalam Rapat koordinasi percepatan eliminasi malaria dan TB yang dilaksanakan di Ruang Rapat Jayengrane Kamis (05/06/2025). 

    Wabup UNA menyampaikan 

    bahwa berbagai masalah kesehatan perlu mendapatkan perhatian serius. Hal ini agar tidak menyebabkan masalah di masyarakat. Salah satunya adalah terkait dengan malaria dan TB. dari informasi yang disampaikan oleh sejumlah pihak, Kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang menjadi daerah eliminasi malaria dan TB. Artinya belum termasuk wilayah bebas malaria dan TB. sehingga meminta semua jajarannya untuk benar benar memperhatikan masalah ini. “Malaria dan TB ini perlu mendapat perhatian serius agar kita termasuk daerah bebas malaria dan TB,”ujarnya.

    Hj.Nurul Adha meyakini hal ini dapat diselesaikan dengan penanganan yang tepat sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh kementerian kesehatan. Selain itu untuk mengatasi hal tersebut diperlukan kolaborasi dan kerjasama yang erat antar berbagai pihak agar Lombok Barat dapat menjadi daerah bebas malaria dan TB. Ia mengatakan kolaborasi adalah kunci tepat dalam mengatasi berbagai hal. 

    “Untuk itu perlu dibangun sistem kerja terintegrasi bagaimana pola penanganannya? Yakni, pertama menangani daerah yang terjangkit dan kedua menjaga jangan sampai daerah-daerah terjangkit ini, meluas ke daerah yang belum terjangkit. Tentu ini butuh komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak,” ucapnya.

    Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Zulkifli mengatakan malaria dan TB ini menjadi perhatian serius pihaknya. Ia terus menguatkan koordinasi dan kolaborasi dengan semua pihak untuk mengatasi masalah malaria dan TB ini. Ia mengatakan apabila diperlukan tambahan obat-obatan, vitamin-vitamin segera dikonsultasikan dengan pusat pelayanan kesehatan terdekat.

    “Mari bersama-sama membangun sinergi dalam mengatasi hal ini. Kita susun jadwal dan jam kerja mengatasi ini agar tidak menyebar lebih luas,”ujarnya. Kegiatan rapat ini berjalan dengan lancar. Berbagai pihak menyampaikan tanggapan dan solusi dalam mengatasi masalah ini. 

    Kegiatan ini dihadiri oleh  Wakil Bupati Lobar UNA (Ummi Nurul Adha) Plt.Kadikes, Kepala DP2KBP3A, Kepala OPD dan undangan lainnya. (F2)

    Ket. Foto:

    Wakil Bupati Lombok Barat Hj Nurul Adha saat memimpin rapat koordinasi dg jajarannya. (Ist)

    Kamar Kos di Lingsar Digerebek Polisi, Jadi Sarang Pesta dan Transaksi Narkoba

    HarianNusa, Mataram – Sebuah kamar kos di Desa Kumbung, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat digerebek Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram  pada Rabu dini hari (04/06/2025) setelah diduga kerap dijadikan tempat pesta dan transaksi Narkoba.

    Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan empat pria berinisial J, I, MAS, dan DS yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah. Selain para terduga, polisi juga menyita Narkotika jenis sabu seberat 2,97 gram, alat konsumsi sabu, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung transaksi Narkoba.

    Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., membenarkan adanya pengungkapan kasus ini. Ia menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang mencurigai aktivitas di kamar kos tersebut.

     “Kami langsung tindak lanjuti laporan masyarakat dengan melakukan penyelidikan, dan setelah yakin, dilakukan penggerebekan. Hasilnya, empat pria asal Lombok Tengah kita amankan bersama barang bukti sabu,” ujar AKP Ngurah Bagus.

    Kuat dugaan bahwa kamar kos tersebut telah lama menjadi tempat berkumpul dan pesta Narkoba. Kini, keempat terduga telah diamankan di Mapolresta Mataram untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

    Menurut AKP Ngurah Bagus, berdasarkan hasil tes urine keempat terduga positif mengandung Methamphetamine (Shabu), dan terhadap para terduga dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) serta Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.

     “Kami masih dalami keterlibatan mereka, apakah sekadar pengguna atau bagian dari jaringan pengedar sabu diwilayah hukum Polresta Mataram. Penelusuran terhadap sumber barang juga sedang kami kembangkan,” pungkasnya.

    Kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan dilingkungan masing-masing demi menjaga wilkum Polresta Mataram tetap bersih dari peredaran Narkoba. (F2)

    Ket. Foto:

    Empat orang terduga penyalahguna narkotika yang digerebek di sebuah kamar kos di Lingsar kini diamankan di Polresta Mataram. (Ist)

    error: Content is protected !!