HarianNusa.com, Lombok Timur – Warga Dusun Belanting Desa Belanting Kecamatan Sambelia Lombok Timur (Lotim) digegerkan dengan penemuan mayat yang tergeletak di dekat saluran irigasi, Rabu (31/01).
Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB yang Baru Temui Gubernur NTB
HarianNusa.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), DR. TGH M. Zainul Majdi, M.A menerima Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB yang baru, Achris Sarwani, di ruang kerja Gubernur, Rabu (31/1/2018).
Achris menemui Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) itu untuk bersilaturrahim sekaligus melaporkan beberapa hal, termasuk dirinya yang baru saja menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB yang baru, menggantikan Prijono.
Sebelum menjabat Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Achris merupakan Kepala Divisi Pengelolaan Kebijakan SDM Bank Indonesia Pusat.
Serah terima jabatan antara kepala Perwakilan BI Provinsi NTB yang baru, Achris Sarwani dengan pejabat yang lama Prijono dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2018 lalu.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa selama ini Bank Indonesia (BI) telah memberikan banyak dukungan terhadap pemerintah daerah salah satunya adalah dukungan terhadap pembentukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Gubernur NTB dua periode yang dikenal dengan sebutan TGB itu menilai selama ini BI telah memberikan andil bagi kestabilan inflasi di Provinsi NTB.
“Sehingga, pada tahun 2017 lalu, Inflasi di NTB tercatat sangat stabil,” kata Gubernur NTB.
Tak hanya itu, menurut TGB, apa yang dilakukan BI dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga dinilai telah menjadikan BI berhasil menjadi mitra pemerintah daerah dan masyarakat.Yaitu fokus pada pembinaan yang bersentuhan dengan masyarakat.
“Termasuk memberikan perhatian pada pengembangan UMKM masyarakat kecil. Sebab, UMKM yang dibangun oleh masyarakat memberikan kontribusi pada kestabilan ekonomi nasional.
Ke depannya Gubernur berharap BI semakin melebarkan sayapnya berkiprah dalam pembangunan NTB di masa yang akan datang dan terwujudnya peningkatan perekonomian masyarakat.
“Semoga BI bisa semakin melibatkan diri untuk bersentuhan langsung dengan pemerintah daerah dan masyarakat serta lebih terintegrasi dengan pembangunan nasional,” harapnya. (f3)
Polisi Ringkus Seorang Pencuri Kelapa di Desa Korleko
HarianNusa.com, Lombok Timur – Polsek Labuhan Haji bersama Subsektor Korleko melakukan penangkapan terhadap seorang pria yang mencuri kelapa di kebun milik warga, Selasa (30/01) sekitar pukul 23.30 Wita.
Dilaporkan Curi Motor, Perempuan di Bawah Umur di Mataram Ditangkap
HarianNusa.com, Mataram – Tim Reskrim Polres Mataram melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan di bawah umur yang diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku ditangkap Minggu (28/01).
Dua Pemuda Ditangkap Lantaran Curi Sepeda Karyawan Cafe TnT di Mataram
HarianNusa.com, Mataram – Dua pemuda asal Kekalik Barat Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram ditangkap Tim Opsnal Polsek Pagutan lantaran mencuri sepeda milik karyawan Cafe TnT di Jalan Majapahit Lingkungan Kekalik Kijang Kecamatan Sekarbela Kota Mataram.
Gubernur TGB Ingatkan Pentingnya Saling Memaafkan
HarianNusa.com, Mataram – Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) mengingatkan seluruh masyarakat mengenai pentingnya semangat saling memaafkan.
Kata TGB, dengan saling memaafkan lalu kemudian diikuti dengan kebaikan-kebaikan di tengah masyarat, serta menumbuhkan sifat kasih sayang antar sesama, maka sebanyak apapun kesalahan, kekeliruan dan kenangan tidak baik dari saudara yang lain, lambat laun akan terhapus dengan sendirinya.
Dengan saling memaafkan lanjut TGB, kehidupan akan lebih berkah, keamanan terjamin serta rezeki akan selalu tercurah dari Allah SWT.
Gubernur NTB yang juga merupakan Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia menyampaikan hal tersebut saat silaturrahim yang diawali sholat Subuh berjama’ah di Masjid Nurul Yaqin, Monjok Culik Bangket, Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Rabu (31/01/2018).
Selain mengingatkan pentingnya saling memaafkan, di hadapan ratusan jama’ah, TGB juga mengajak masyarakat untuk terus mengokohkan tali persaudaraan dan memperbanyak kesempatan yang menyatukan, tidak hanya ketika berada di tempat-tempat ibadah, seperti masjid. Namun juga di tempat-tempat lain, dimana masyarakat dapat membangun hubungan baik dan silaturrahim di antara sesama.
Sebab, mengokohkan persaudaraan dan membangun hubungan baik, tidak hanya kepada saudara yang memiliki ikatan darah, atau karena memiliki kesamaan iman. Namun, membangun persaudaraan itu menurut Gubernur Ahli Tafsir Al-Qur’an itu, juga berlaku kepada seluruh umat manusia.
“Kalau lahir batin kita satu, maka kita akan kuat, kokoh dan berkah. Rezeki itu datang, tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar kita punya kekayaan, atau seberapa keras kita bekerja. Namun juga, ditentukan oleh sejauh mana kita membangun hubungan baik dengan sesama,” tegas Gubernur NTB dua periode tersebut.
Lebih lanjut, TGB menguraikan bahwa salah satu jalan untuk membangun hubungan silaturrahim dan mengokohkan persaudaraan adalah dengan senantiasa berbuat baik kepada sesama.
Menurut Gubernur, kalau kita berbuat baik kepada orang lain, maka orang pertama yang merasakan manfaat dari perbuatan baik itu adalah diri sendiri. Kalau kita membangun persaudaraan dengan terus berbuat baik dan merawat kebaikan yang ada, tentu akan terasa nyaman dan aman untuk menjalani kehidupan. Namun sebaliknya, kalau kita tidak membangun persaudaraan, semegah apapun rumah kita, sebanyak apapun kekayaan kita miliki dan setinggi apapun jabatan kita, maka kehidupan akan terasa kering.
Di akhir tausyiahnya, Gubernur TGB mengajak para orang tua untuk menjadi contoh yang baik bagi anak-anak mereka.
“kita contohkan untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya, kita contohkan untuk selalu membangun silaturrahim, berbuat baik, tanpa panjang nasehat, Insya Allah, mereka akan menjadi orang baik,” ungkap TGB
Tak lupa TGB juga menegaskan bahwa memberi contoh untuk berbuat baik bagi anak-anak, secara tidak langsung membentuk karakter dan jiwa yang kuat bagi mereka. (f3)
Soal Wisata Syariah, Ali BD Justru Selamatkan NTB
Amaq Lupus
Masyarakat NTB bersyukur telah dianugerahi seorang Ali BD yang memiliki kejeniusan sekaliber Einstein. Bagaikan Gusdur di Indonesia, Ali BD memiliki pola berpikir selangkah lebih maju dari masa tempat dia bernapas saat ini.
