More
    Beranda blog Halaman 20

    Mutasi Pejabat, Bupati LAZ : Kuatkan Integritas dan Loyalitas Untuk Perubahan Lobar

    HarianNusa, Lombok Barat  – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Lombok Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati, Senin (8/9/2025), dengan dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lobar H. Ilham, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Camat, serta pejabat yang dilantik.

    Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

    “Pejabat yang dilantik hari ini adalah hasil dari proses panjang, mulai dari asesmen hingga seleksi akhir. Namun hasil asesmen juga menunjukkan hampir separuh pejabat masih perlu meningkatkan kualitas kinerjanya. Karena itu, gunakan waktu sebaik mungkin untuk menempa diri, mempercepat adaptasi, dan segera mengejar target kinerja,” tegasnya.

    Bupati LAZ juga menggarisbawahi sejumlah prioritas yang harus segera ditindaklanjuti oleh pejabat eslon 2 yang baru dilantik. Hal tersebut antara lain percepatan penyaluran modal usaha tanpa bunga bagi masyarakat pada dinas koperasi,  Dinas Lingkungan Hidup menuntaskan berbagai catatan pengelolaan lingkungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian: melakukan pembenahan menyeluruh dalam tata kelola dan Staf Ahli Bupati: menyampaikan masukan strategis secara rutin sesuai dengan tupoksi.

    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa loyalitas dan integritas menjadi kunci utama. Kompetensi tanpa integritas dan loyalitas, menurutnya, tidak akan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik. “Kompetensi saja tidak cukup. Loyalitas dan integritas menjadi syarat mutlak. Jika ada catatan dalam hal ini, maka tidak mungkin bisa melangkah lebih jauh,” ujarnya.

    Di akhir arahannya, Bupati LAZ mengajak seluruh pejabat untuk bekerja dengan cepat, tepat, dan inovatif. Ia menekankan bahwa hanya pejabat dengan kinerja terbaik yang akan bertahan, karena pola kerja rutin tanpa inovasi tidak akan membawa perubahan signifikan di Lombok Barat. “Setiap hari harus lahir inovasi baru. Dengan begitu, perubahan besar akan terjadi di Lombok Barat. Mari jaga kolaborasi, bangun komunikasi yang solid, dan jadikan jabatan ini sebagai amanah untuk mewujudkan perubahan nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

    Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan ini berlangsung aman, lancar, dan khidmat, dengan harapan pejabat yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak perubahan di Lombok Barat. 

    Sejumlah pejabat eslon 2 hasil pansel yang dilantik antara lain Subardi selaku Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Deny Arif Nugroho sebagai Kepala Bappeda, I Ketut Rauh sebagai Kasatpol PP, dan Afgan Kusumanegara sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Selanjutnya, M Busyairi mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Lalu Agha Farabi sebagai Kadis Perindustrian dan Perdagangan serta terakhir Baiq Mustika Dwiyatni Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. 

    Sementara untuk pejabat administrator yang dilantik antara lain Fitriyati Wahyuni yang menjabat sebagai Camat Gerung, Sapoan sebagai Camat Lembar, Andi Purnawan Camat Sekotong, Muktamat sebagai Camat Kuripan, Saepul Abubakar Camat Kediri, Lalu Pardita Utama sebagai Camat Labuapi, Anwar Jayadi Camat Narmada, Zulkifli sebagai Camat Gunungsari,  H.Iswarta Mahmuludin, M.Pd sebelumnya Camat Kediri menjadi Sekdis Diskominfotik, Arief Rachman, S.IP, M.Sos sebelumnya Kabid IKP diskominfotik dipromosi menjadi Sekretaris Inspektorat, Camat Labuapi Lalu Rifandani dilantik menjadi Kepala Bagian Umum Setda Lobar. Serta Ratusan Pejabat Eslon 3 dan 4 lainnya. (F2)

    Ket. Foto:

    Pelantikan Pejabat eselon 2 Pemkab Lombok Barat. (Ist)

    Rakor Percepatan Program Nasional, Bupati LAZ: Semua Harus Gerak Cepat dan Kolaborasi untuk Indonesia Raya

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mendukung percepatan pelaksanaan program strategis nasional yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden, yaitu Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat. Rakor berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (8/9/2025), dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), para asisten, kepala OPD terkait, camat, serta kepala desa dan lurah se-Kabupaten Lombok Barat.

    Dalam arahannya, Bupati LAZ menegaskan, keberhasilan program strategis nasional membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan kelurahan. “Dalam membentuk Koperasi Merah Putih di 119 desa dan 3 kelurahan, koperasi harus memiliki badan hukum, memahami persoalan spesifik di masing-masing desa, dan bergerak nyata membantu perekonomian masyarakat,” jelasnya.

    Bupati juga menekankan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sekadar dipandang sebagai pemenuhan gizi anak-anak, melainkan juga instrumen penting untuk menggerakkan roda ekonomi lokal. Ia mendorong agar penyediaan dan distribusi bahan baku pangan dilakukan melalui Koperasi Merah Putih, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. “Dengan sinergi ini, perputaran ekonomi bisa langsung dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat Lombok Barat,” tegasnya.

    Terkait program Sekolah Rakyat, Pemkab Lombok Barat telah menyiapkan fasilitas sementara di dua lokasi, yakni Sekolah Dasar di SKB Gunungsari dan Sekolah Menengah Pertama di Graha Paramita. Langkah ini menunjukkan kesiapan daerah untuk mendukung penuh kebijakan pusat. 

    “Kita siap mendukung penuh kebijakan pusat dan program strategis nasional dalam rangka berkolaborasi menyukseskan Asta Cita Presiden, NTB Mendunia, dan Lombok Barat Sejahtera dari desa,” ujarnya 

    Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat menentukan efektivitas pelaksanaan program pemerintah, baik pusat maupun daerah, sehingga hasilnya bisa lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat. 

    “Dengan koordinasi yang baik, kebijakan strategis daerah dapat berjalan optimal serta memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Kita Harus Gerak Cepat dan Kolaborasi untuk Indonesia raya,” tutupnya.

    Rakor ini berjalan lancar dan menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat implementasi program prioritas nasional di Lombok Barat, khususnya pembentukan Koperasi Merah Putih, pelaksanaan MBG, dan Sekolah Rakyat. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mendukung percepatan pelaksanaan program strategis nasional di Lombok Barat yang dipimpin langsung oleh Bupati LAZ. (Ist)

    Musda VI PKS Lombok Timur Meriah, Abdul Hadi Bagikan Sembako untuk Warga Lombok

    0

    HarianNusa, Lombok Timur – Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Timur berlangsung semarak dengan menghadirkan rangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satu agenda yang paling menarik perhatian adalah pembagian paket sembako oleh Anggota DPR RI, H. Abdul Hadi.

    Dalam kesempatan itu, Abdul Hadi menyerahkan secara langsung bantuan sembako kepada warga yang hadir. Aksi sosial tersebut disambut hangat masyarakat yang merasa terbantu di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.

    “Musda ini bukan hanya momentum konsolidasi partai, tetapi juga wujud kepedulian nyata PKS terhadap masyarakat. Kami ingin selalu hadir membawa manfaat,” ujar Abdul Hadi.

    Warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

    Tak hanya di Lombok Timur, pembagian paket sembako juga dilakukan serentak melalui seluruh DPD PKS se-Pulau Lombok yang menggelar Musda pada hari yang sama. Hal ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial PKS kepada masyarakat di berbagai daerah.

    Selain pembagian sembako, Musda VI PKS Lombok Timur juga diisi dengan agenda konsolidasi organisasi, penguatan struktur partai, serta diskusi strategis dalam menghadapi tantangan politik ke depan.

    Dengan menggabungkan kegiatan konsolidasi internal dan aksi sosial, PKS Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk senantiasa dekat dengan rakyat dan berkhidmat bagi kesejahteraan umat.

    Pemkab Lobar Bersama Bea Cukai Mataram Intensifkan Operasi Rokok Ilegal

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal di daerah. Bekerja sama dengan Bea Cukai Mataram, jajaran Satpol PP Lobar menggelar operasi terpadu pada Jumat (29/8/2025) di tiga kecamatan sekaligus, yakni Gerung, Kuripan, dan Gunungsari.

    Dalam operasi yang berlangsung serentak tersebut, tim berhasil menyita 87.444 batang rokok ilegal berbagai merek yang beredar tanpa pita cukai. Barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Bea Cukai Mataram untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran aktif Pemkab Lobar dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas penerimaan negara. Rokok ilegal selama ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga berpotensi mengganggu iklim usaha yang sehat serta membahayakan kesehatan masyarakat.

    Kabid Penegakan Perda Satpol PP Lobar, Wirya Kurniawan, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Lobar dalam menindak tegas peredaran barang ilegal di wilayahnya.

    “Rokok ilegal merugikan negara dan masyarakat. Karena itu, Pemkab Lobar bersama Bea Cukai terus berkolaborasi melakukan operasi, pengawasan, dan edukasi agar masyarakat tidak lagi terjebak dalam peredaran maupun konsumsi rokok ilegal,” ujarnya.

    Selain melakukan penindakan, Pemkab Lobar juga aktif dalam upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada pedagang, pemilik toko, dan masyarakat umum. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami bahaya dan konsekuensi hukum dari memperjualbelikan rokok ilegal.

    Melalui koordinasi lintas sektor, Pemkab Lobar terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, Bea Cukai, serta elemen masyarakat. Hal ini sejalan dengan arahan Bupati Lombok Barat, bahwa pemberantasan rokok ilegal bukan hanya tugas aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif seluruh masyarakat.

    Pemkab Lobar menegaskan akan terus meningkatkan intensitas operasi serupa di seluruh wilayah kecamatan. Pengawasan berlapis dilakukan untuk memastikan distribusi rokok ilegal bisa ditekan seminimal mungkin.

    “Langkah ini adalah bagian dari komitmen Pemkab Lobar dalam menjaga kedaulatan ekonomi daerah serta memastikan masyarakat terlindungi dari peredaran produk yang tidak sesuai aturan,” tambah Wirya.

    Dengan dukungan penuh dari Bea Cukai Mataram, diharapkan pemberantasan rokok ilegal di Lombok Barat dapat berjalan lebih optimal. Ke depan, Pemkab Lobar menargetkan tidak hanya menekan angka peredaran rokok ilegal, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mendukung upaya ini demi kepentingan bersama. (F2)

    Ket. Foto:

    Operasi pasar peredaran rokok dan tembakau iris ilegal di Lombok Barat. (Ist)

    Musda VI PKS Kota Mataram: Perkuat Sinergi, Hadirkan Solusi untuk Masyarakat

    HarianNusa, Mataram – Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Mataram menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI, Minggu (7/9/2025), di Ballroom Hotel Lombok Garden, Mataram. Dengan mengusung tema “Kokoh Bersama Membangun Kota Mataram untuk Indonesia”, Musda ini menjadi momentum penting bagi PKS untuk memperkuat sinergi lintas elemen dalam membangun kota yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.

    Musda ke-VI PKS Kota Mataram dihadiri oleh jajaran pengurus Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Pengurus Daerah (DPD), Dewan Etik Daerah (DED), Badan Pengurus Harian (BPH) DPC PKS se-Kota Mataram, hingga Ketua Dewan Pengurus Ranting. Hadir pula Wali Kota Mataram yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta perwakilan partai politik seperti Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kehadiran mereka menunjukkan semangat kebersamaan dan silaturahmi antarpartai di Kota Mataram.

    Ketua DPD PKS Kota Mataram, Hj. Istiningsih, S.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa Musda bukan hanya menjadi forum konsolidasi internal, tetapi juga ajang memperkuat peran PKS sebagai mitra strategis pemerintah.

    “Melalui Musda ke-VI ini, kita ingin memperkuat soliditas struktural partai dan merumuskan arah kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga Mataram. Kita ingin hadir sebagai kekuatan yang solutif dan melayani,” ujarnya.

    Ia juga menekankan pentingnya memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepemimpinan yang amanah, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

    “Dengan semangat kolektif Kokoh Bersama, PKS menatap masa depan Kota Mataram sebagai kota yang lebih maju, adil, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” tambahnya.

    Istiningsih menutup sambutannya dengan komitmen untuk terus menjadikan PKS sebagai partai produktif yang bekerja nyata, hadir dengan solusi atas persoalan masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak demi kemajuan bersama.

    Sementara itu, Bendahara Umum DPW PKS NTB, Eko Anugraha Aprianto, S.P., yang hadir mewakili Ketua DPW PKS NTB, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musda. Menurutnya, Musda ke-VI merupakan momentum penting dalam konsolidasi dan penguatan struktur partai di tingkat daerah.

    “Tema yang diangkat mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi ciri khas perjuangan PKS. Membangun daerah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan semua elemen, termasuk partai politik sebagai bagian dari demokrasi yang sehat,” ujarnya.

    Eko juga menilai DPD PKS Kota Mataram selama ini aktif menyuarakan aspirasi rakyat dan menghadirkan program pelayanan serta advokasi. Ia berharap kepengurusan yang terbentuk dapat melanjutkan bahkan meningkatkan capaian tersebut.

    “DPW PKS NTB akan terus memberikan dukungan dan arahan strategis agar DPD PKS Kota Mataram mampu menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat,” tegasnya.

    Musda ke-VI ini sekaligus menegaskan komitmen PKS Kota Mataram untuk hadir bersama rakyat, menjadi bagian dari solusi, dan berkontribusi membangun Mataram yang lebih baik demi Indonesia yang lebih maju.

    Musda VI PKS Kota Mataram: Hj. Istiningsih Pimpin DPD Periode 2025–2030

    HarianNusa, Mataram – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Mataram secara resmi mengumumkan jajaran Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) periode 2025–2030. Pengumuman itu berlangsung dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI PKS Kota Mataram, Minggu (7/9/2025), dan menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan partai di tingkat kota.

    Dalam struktur baru tersebut, Hj. Istiningsih, S.Ag. ditetapkan sebagai Ketua DPD PKS Kota Mataram. Penunjukan ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya, seorang perempuan dipercaya memimpin DPD PKS di Kota Mataram.

    Selain ketua DPD, turut diumumkan kepengurusan inti DPTD, yakni:

    • Majelis Pertimbangan Daerah (MPD): Ismul Hidayat, S.IP.
    • Dewan Etik Daerah (DED): M. Amri Amin, M.Pd.I.
    • Dewan Pengurus Daerah (DPD): Hj. Istiningsih, S.Ag.

    Ketua Panitia Musda, Irawan Aprianto, ST., menegaskan bahwa proses pemilihan berlangsung demokratis melalui musyawarah dan penjaringan sesuai arahan struktur wilayah maupun pusat.

    “Kepengurusan baru ini merupakan hasil kaderisasi berjenjang dan matang. Kami optimis DPTD periode 2025–2030 akan membawa semangat baru dan kinerja yang lebih solid,” ujarnya.

    Dalam sambutannya, Hj. Istiningsih menekankan bahwa kepengurusan DPTD merupakan wadah kolaborasi dan pelayanan bagi masyarakat.

    “Kami tidak akan bekerja sendiri. Ini adalah kerja kolektif. DPTD akan turun langsung ke masyarakat, memperkuat struktur partai, dan menghadirkan solusi konkret di tengah umat,” tegasnya.

    PKS Kota Mataram menargetkan sejumlah agenda strategis, antara lain konsolidasi kader hingga tingkat kelurahan, penguatan jaringan dakwah dan pelayanan sosial, serta persiapan menuju Pilkada dan Pemilu 2029.

    Hadir pula perwakilan DPW PKS NTB, Eko Anugraha Aprianto, SP., yang menyampaikan apresiasi atas jalannya Musda ke-VI.

    “Kepengurusan ini adalah amanah besar. Kita berharap PKS Kota Mataram di bawah struktur baru mampu menjawab tantangan zaman dengan semangat kolaboratif, profesional, dan tetap menjaga nilai-nilai dakwah,” ujarnya.

    Dengan terbentuknya kepengurusan DPTD baru, PKS Kota Mataram menegaskan komitmennya sebagai partai yang hadir di tengah masyarakat dengan pelayanan dan solusi nyata.

    Polresta Mataram Ringkus Empat Pengedar Narkoba di Pejarakan

    HarianNusa, Mataram – Polresta Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Tim Opsnal Satresnarkoba berhasil meringkus empat terduga pelaku di Kelurahan Pejarakan, Kecamatan Ampenan, pada Sabtu dini hari (6/9/2025).

    Keempat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial A (35), K (41), dan AH (38), warga Pejarakan, serta AJA (31), warga Sandik, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.

    Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., menjelaskan penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan, tim langsung melakukan penindakan dan mengamankan para pelaku beserta barang bukti.

    “Awalnya petugas mengamankan A di pinggir gang depan rumahnya. Dari penggeledahan di dalam rumah, kami temukan tiga orang lainnya yakni K, AH, dan AJA, serta sejumlah barang bukti,” ungkap AKP Bagus Suputra.

    Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sabu seberat 5,95 gram, alat konsumsi sabu, timbangan elektrik, telepon genggam, dan uang tunai yang diduga hasil transaksi narkoba.

    Keempat terduga saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mataram. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara.

    Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polresta Mataram dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di wilayah NTB, khususnya di Kota Mataram. (F2)

    Ket. Foto:

    Terduga pengedar Narkotika yang diamankan beserta barang bukti di Polresta Mataram. (Ist)

    Bupati LAZ: MBG Dorong Ekonomi Lokal dan Cegah Stunting

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar Rapat Koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis (4/9/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan dihadiri Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA), Sekda Lobar H. Ilham, Asisten I H. Saiful Akhkam, Kepala OPD terkait, Kepala BPOM Mataram, serta ketua SPPG se-Kabupaten Lombok Barat.

    Dalam arahannya, Bupati LAZ menegaskan bahwa program MBG tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan menyerap tenaga kerja. “Melalui program MBG, kita ingin memastikan seluruh sasaran di Lombok Barat memperoleh makanan bergizi. Pemenuhan bahan baku harus mengutamakan produk lokal agar dapat menyerap tenaga kerja, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kualitas gizi,” tegasnya.

    Menurut Bupati, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan, mulai dari penyediaan bahan pangan, distribusi, hingga pengawasan kualitas gizi. Ia berharap program MBG dapat menjadi langkah nyata dalam mengentaskan stunting, menekan angka kemiskinan, dan mengurangi pengangguran.

    Sementara itu, Wakil Bupati UNA menyampaikan bahwa program MBG berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan memberdayakan sumber daya manusia (SDM). “Sebisa mungkin bahan baku MBG kita ambil dari produk lokal Lombok Barat dengan berkoordinasi bersama OPD dan distributor. Dengan begitu, manfaat program ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

    Rakor ini menghasilkan sejumlah kesepakatan, antara lain pembentukan tim pelaksana tingkat kabupaten, penentuan mekanisme distribusi, serta evaluasi rutin setiap bulan. Selain itu, peserta juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang pola makan sehat. (F2)

    Ket. Foto:

    Kegiatan Rapat MBG kabupaten Lombok Barat. (Ist) 

    Abdul Hadi Tekankan Pentingnya Penyelesaian Tugas Pemerintah yang Melibatkan Masyarakat

    Hariannusa, Jakarta (04/09) – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS, Abdul Hadi, menegaskan pentingnya penyelesaian seluruh program pemerintah secara tuntas dan melibatkan partisipasi masyarakat. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja dengan Pemerintah di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (04/09).

    Menurut Abdul Hadi, keterlibatan masyarakat dalam berbagai program pemerintah bukan hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.

    “Selama ini kami juga tidak mengetahui adanya lucuran tambahan pada program yang disampaikan. Terima kasih Pimpinan dan Pak Menteri sudah menyampaikan hal itu. Dengan sisa waktu yang ada, kami menekankan agar penyelesaian tugas dari Pak Menteri ini bisa benar-benar kita tuntaskan,” ujar Abdul Hadi.

    Legislator asal Fraksi PKS itu menekankan, program pembangunan infrastruktur maupun karya nyata pemerintah harus dijalankan secara partisipatif. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari proses pembangunan itu sendiri.

    “Pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya pada karya, ataupun yang melibatkan masyarakat, harus benar-benar dituntaskan. Dengan begitu manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh rakyat,” tambahnya.

    Abdul Hadi menutup pernyataannya dengan ajakan agar pemerintah lebih konsisten dan transparan dalam melaksanakan program, sehingga keberhasilan pembangunan tidak hanya terukur dari serapan anggaran, tetapi juga dari dampak nyata bagi masyarakat.

    LAZ – Adha Ajak Bersama-sama Jaga Lombok Barat Agar Tetap Damai dan Aman

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Lombok Barat tercinta agar tetap damai, aman, dan kondusif. Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha saat kegiatan di Gerung, Rabu (3/9/2025).

    Bupati Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa Lombok Barat adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan penuh rasa memiliki. Menurutnya, semangat kebersamaan perlu terus ditumbuhkan agar suasana daerah tetap aman dan nyaman.

    “Mari kita rawat persatuan dan kedamaian di Lombok Barat. Kalau kita jaga bersama, insyaAllah daerah ini akan selalu aman, nyaman, dan menjadi tempat yang baik untuk generasi mendatang,” ujarnya.

    Wakil Bupati Hj. Nurul Adha menambahkan, nilai kekeluargaan dan gotong royong yang sudah melekat pada masyarakat Lombok Barat adalah modal besar dalam menjaga kedamaian. Ia mengingatkan pentingnya saling mengingatkan agar terhindar dari hal-hal yang dapat merusak keamanan dan kenyamanan bersama.

    “Kekuatan kita ada pada persatuan dan kebersamaan. Dengan saling menghormati dan menjaga, Lombok Barat akan selalu damai dan harmonis,” katanya.

    Hal senada juga disampaikan para tokoh agama dalam pertemuan antara Pemda Lobar, Forkopimda, dan tokoh masyarakat. Salah satunya datang dari TGH. Muhlis Ibrahim yang memberikan pesan menyejukkan.

    “Menjaga keamanan adalah bagian dari ibadah. Jika daerah kita aman, ibadah akan lebih tenang, anak-anak bisa belajar dengan baik, dan masyarakat hidup lebih tenteram,” tuturnya.

    Pemerintah Daerah berharap ajakan ini dapat menjadi semangat bersama. Dengan kebersamaan antara masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dan pemerintah, Lombok Barat akan tetap menjadi daerah yang damai, aman, dan penuh persaudaraan. (F2)

    Ket. Foto: 

    Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini  dan Hj. Nurul Adha (LAZ -Adha). (Ist)

    error: Content is protected !!